Kamis, 19 Okt 2017 14:22
  • Home
  • Olahraga
  • Ini Kata PSSI Soal Penangguhan Pelaksanaan Liga 1 U-23

Ini Kata PSSI Soal Penangguhan Pelaksanaan Liga 1 U-23

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dehar
Minggu, 02 Jul 2017 01:12
Dibaca: 269 kali
Net
Ilustrasi
Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, memberikan tanggapan terkait spekulasi yang beredar mengenai penangguhan atau penghentian sementara pelaksanaan aturan pemain U-23 Go-Jek Traveloka Liga 1.

Salah satu spekulasi yang menyebar adalah penangguhan aturan ini dikeluarkan karena adanya pengaruh dari klub-klub tertentu. 

"PSSI tidak bisa menghalangi spekulasi dari siapapun. Latar belakang keluarnya keputusan tersebut sudah kami jelaskan dalam surat yang diberikan," ujarnya seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Jumat, (30/6). 

Sebelumnya, Presiden Madura Unite,d Achsanul Qosasi, sempat melontarkan spekulasi itu dalam pernyataannya di laman resmi klub. 

"Enak sekali ya mengubah aturan kompetisi, boleh diubah kapan saja. Atau jangan-jangan karena klub milik mereka pemainnya sedang dipakai timnas U-22?" tutur Achsanul. 

Joko Driyono merujuk pada surat resmi dari operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB), bernomor 155/LIB/VI/2017 bertanggal 29 Juni 2017 yang ditujukan kepada para klub peserta Liga 1 tentang penangguhan atau penghentian sementara implementasi aturan pemain U-23 di Liga 1. 

Dalam surat itu disebut bahwa alasan regulasi pemain U-23 ditangguhkan adalah "PSSI mempertimbangkan beberapa hal terkait keputusan tersebut yaitu karena tidak adanya proses seleksi untuk pemain karena skuat tim nasional untuk Sea Games 2017 dan AFC U-23 Champhionship 2018 Qualifiers Group H telah didaftarkan ke AFC". 

Kemudian, dalam surat itu juga disebutkan bahwa aturan pemain U-23 dihapus sementara karena mempertimbangkan "aspek fairness kompetisi", mengingat jumlah pemain yang diambil dari masing-masing klub tidak merata dan menjaga kualitas serta popularitas kompetisi akibat dari dipanggilnya pemain terbaik U-23 ke Tim Nasional. 

Menurut Joko, yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI, semua penjelasan yang tertera di surat resmi tersebut sudah cukup. 

"Keputusan sudah dibuat. Penjelasan PSSI dan operator liga juga sudah disampaikan, sudah cukup," kata Joko. 

Penghentian sementara regulasi pemain U-23 di Liga 1 mulai berlaku pada 3 Juli 2017-30 Agustus 2017. Peraturan U-23 akan kembali berjalan akan berjalan mulai 1 September 2017 hingga 2017 sampai berakhirnya kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017.

Dengan penangguhan ini, artinya sampai Agustus 2017, tidak ada lagi aturan seperti memainkan sedikit-dikitnya tiga pemain U-23 sejak "kick off" selama sekurang-kurangnya 45 menit, dua pemain U-23 di bangku cadangan dan pergantian maksimal lima pemain per-laga. 

"Konsekuensi dari implementasi penangguhan tersebut adalah berubahnya jumlah pergantian pemain menjadi tiga kali pergantian dan jumlah pemain cadangan menjadi tujuh pemain cadangan yang duduk di bench," tulis PT LIB dalam surat penangguhan regulasi pemain U-23 itu. 

Editor: Dian

T#g:gojekPSSIU-23
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Mei 2017 08:13

    Masyarakat Kota Medan ditakut-takuti pesan berantai rencana unjuk rasa berujung bentrok

    Masyarakat pinggiran kota Medan, Sumatera Utara, khususnya yang kerabatnya beraktifitas di inti kota, merasa ditakut-takuti oleh maraknya pesan berantai rencana aksi unjuk rasa pengemudi becak bermoto

  • Sabtu, 20 Mei 2017 06:50

    Mantan Ketua Umum PSSI merapat ke PPP

    Mantan Ketua Umum PSSI, Prof Dr Djohar Arifin mengembalikan berkas pendaftarannya ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Langkat, Jumat (19/5) siang.

  • Sabtu, 22 Apr 2017 06:59

    Ketua Umum PSSI Kontak Fisik dengan Yongki Haurissa

    Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi kecewa dengan pengurus PSMS Medan yang susah bersatu. Klimaksnya, Edy sempat kontak fisik dengan mantan dan pengurus 'Ayam Kinantan'

  • Rabu, 12 Apr 2017 11:33

    Dapat intimidasi dan aksi kekerasan, GoJek minta dukungan Polisi

    Driver GoJek kota Medan menganggap revisi Permen No.32 tahun 2016 belum berpihak secara adil terhadap keberadaan transportasi online roda 2, yang notabene sudah ada sejak dahulu, sejak jaman yang menyebut RBT sepeda dayung.

  • Rabu, 12 Apr 2017 11:01

    Driver GoJek: Kami juga masyarakat, warga NKRI

    Ratusan driver GoJek berunjuk rasa di kantor DPRD Sumut, jalan Imam Bonjol Medan, Rabu siang, (12/4).

  • Jumat, 07 Apr 2017 15:14

    Kisah Sopir Uber Pergoki Kekasih Selingkuh Ini Viral di Dunia Maya!

    Kisah supir taksi online yang dapat bertemu dengan orang yang berbeda setiap harinya tentu menginspirasi beberapa orang. Namun, kisah mengenai pertemuan yang terjadi pada salah seorang supir Uber wanita ini tentu tidak akan mau dialami oleh siapapun.

  • Kamis, 06 Apr 2017 06:56

    Panglima TNI Launching PS TNI Ikuti Liga 1 PSSI

    Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim pada hari ini tanggal 5 April, saya nyatakan PS TNI siap mengikuti Liga 1 PSSI tahun 2017.

  • Rabu, 05 Apr 2017 13:59

    Diduga Pengemudi Taksi Online Sengaja Menabrak Security Bandara Kualanamu

    Ridho Rhotama, sekuriti bandara Kualanamu, nyaris celaka akibat ditabrak secara sengaja di area parkiran pick-up sisi A Terminal Kedatangan Bandara Kualanamu, pagi tadi, Rabu (5/4).

  • Senin, 20 Mar 2017 11:33

    Seputaran DPRD Sumut Macet, Parbetor Demo

    Seribuan massa yang tergabung dalam Solidaritas Angkutan Umum (SATU) menutup jalan Maulana Lubis hingga jalan Imam Bonjol, saat ini, Senin (20/3). Kemacetan di seputaran kantor DPRD Sumut tak terhinda

  • Jumat, 03 Mar 2017 08:22

    Pemerintah Wajibkan Perusahaan Aplikasi Taksi Online Bayar Pajak

    Perusahaan-perusahaan aplikasi yang menaungi taksi daring wajib membayar pajak sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak