Kamis, 19 Okt 2017 19:43
  • Home
  • Kesehatan
  • Serpihan besi dari cerobong asap perusahaan aspal curah resahkan warga Sibolga

Serpihan besi dari cerobong asap perusahaan aspal curah resahkan warga Sibolga

SIBOLGA (utamanews.com)
Oleh: MJC
Selasa, 04 Jul 2017 21:24
Dibaca: 289 kali
DOM
Warga menunjukkan serpihan besi limbah PT Multi Trading Group
Asap pekat dan limbah sisa pembakaran dari cerobong asap berbentuk serpihan besi milik perusahaan yang bergerak di bidang aspal curah di kota Sibolga menjadi momok menakutkan bagi warga sekitarnya. Mereka merasa terancam dan resah

Akibat limbah berupa serpihan ini terus meliputi setiap hari harinya, warga di jalan Jati Arah Laut, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, mendesak agar perusahaan tersebut, PT Multi Trading Pratama Group Sibolga, yang berada di dalam kompleks Pelabuhan Sambas Sibolga, ditutup saja.
 
"Dari cerobong asap keluar limbah aspalnya seperti hujan. Kami warga di sini terancam, tak bisa beraktifitas setiap kali keluar asapnya. Limbahnya seperti serpihan-serpihan besi panas, kan berbahaya kena kulit. Kalau jemur kain juga kami harus bawa masuk karena takut kena limbahnya itu, pokoknya kami disini terancam," ungkap salah seorang warga, Yusri, 25 tahun, kepada sejumlah wartawan, Senin (3/7/2017), sembari menunjukkan limbah tersebut di beberapa tempat di lingkungan itu.
 
Ibu rumah tangga Yusriani, 36 tahun, mengeluhkan hal yang sama. Menurut dia, aktifitas perusahaan tersebut telah merugikan warga sekitar. 

"Kayak kejadian yang barusan, kami terkejut, ini (cerobong-red) semacam knalpotnya, dari situ keluar limbah aspalnya, mendidih-didih, siapa gak takut," katanya.
 
Arianto, 45 tahun, juga terdengar tak kalah seru membeberkan dampak buruk keberadaan perusahaan itu bagi warga sekitar. Ia bahkan mengaku nyaris melakukan pelemparan ke dalam perusahaan tersebut.
 
"Udah mau dilempar tadi, apalagi tadi pas didatangi gak ada orang didalam, kayak dibiarkan gitu aja mesinnya hidup tanpa dijaga," ketusnya.
 
Kepala Lingkungan setempat, Karni Tanjung menambahkan, warga sekitar juga telah beberapa kali meminta agar perusahaan tersebut ditutup. Kendati, permintaan itu tak pernah digubris.
 
"Udah pernah audiensi dengan Polsek dan manajer namanya Indra. Yang jelas kami minta perusahaan ini tutup sebelum jatuh korban," tegasnya.
 

Sementara itu, Wakil Manajer PT Multi Trading Pratama Sibolga, Bayu dikawal seorang berseragam Satpol PP terlihat mendatangi warga. Kepada wartawan ia berkelit dan mengaku tak mengetahui melubernya serpihan besi itu.
 
"Kita kan cek lagi dulu, itu kan kecelakaan kerja. Sebelumnya kan belum ada kejadian kayak gini. Dulukan asap dan debu, kalau yang kayak gini belum ada, kita mau cek dulu, baru kita atasi," ucapnya disambut teriakan warga yang tak puas dengan jawaban itu. 
 
Pantauan wartawan, puluhan warga lingkungan itu berkumpul. Kemarahan warga nyaris memuncak. Dua botol bom molotov tampak sudah disiapkan. Beruntung botol yang sudah berisi minyak itu urung dilemparkan dan hanya tergeletak di pinggir jalan.
 
Editor: Sam

T#g:MJCSibolgalimbahpolusi
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Sep 2017 08:46

    Bupati Tapteng dan Walikota Sibolga ikuti aksi Unjukrasa Peduli Rohingya

    Walikota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah bersama masyarakat lintas agama Sibolga Tapteng mengikuti aksi unjukrasa Peduli Rohingya dengan melakukan long march keliling kota Sibolga yang dimulai dari de

  • Senin, 28 Agu 2017 21:08

    Kebakaran di jalan Murai Sibolga Selatan, kerugian ditaksir capai Rp500 juta

    Tiga unit rumah di jalan Murai Gg. Muslim kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan ludes terbakar dilalap sijago merah, Senin (28/8), sekitar pukul 18.00 WIB.

  • Jumat, 25 Agu 2017 09:55

    Diduga Lemah Tindak Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Negeri Sibolga Didemo

    Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi Sibolga-Tapanuli Tengah (AMPD-SITAP) berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Kamis, (24/8/2017).

  • Kamis, 24 Agu 2017 19:44

    Anak Wartawan Dibegal di wilayah Polsek Sunggal

    Raul Alexander Tambunan (13) pelajar di SMP Negeri 10 Medan, anak dari salah satu wartawan yang bertugas di Unit Pemerintahan Provinsi Sumut (Kantor Gubsu), Roland Tambunan, dirampok dua pria diduga b

  • Kamis, 24 Agu 2017 18:34

    Ini latar belakang MJC diskusikan soal infrastruktur

    Pembangunan infrastruktur secara nasional tahun 2017 ini terkesan jor-joran. Dan dari 248 proyek strategis nasional, Sumatera Utara mendapatkan jatah 17 proyek, di antaranya, yang cukup menarik perhat

  • Selasa, 22 Agu 2017 15:13

    Bedah Seluk-beluk Infrastruktur Sumut, MJC Gelar Diskusi Interaktif libatkan Perbankan

    Presiden Jokowi menjadikan tahun 2017 sebagai tahun infrastruktur. Tak melulu di Pulau Jawa, Sumatera Utara (Sumut) pun dapat jatah banyak untuk pembangunan.

  • Senin, 21 Agu 2017 14:33

    Ade Sandra Kunjungi MJC, Bahas Birokrasi Sampai Kesejahteraan Guru

    Hujan-hujan, Bakal Calon Gubsu Ade Sandra mengunjungi Sekretariat Medan Jurnalis Club (MJC) di Warkop Aspar Senin (21/8/2017).

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:02

    Menuju Medan, 33 Imigran dari Sri Lanka asal Nias transit di Sibolga

    Sebanyak 33 orang imigran asal Sri Lanka yang terdampar di Pulau Nias, Sumatera Utara, tiba di Kantor Imigrasi Sibolga dengan menggunakan kapal ASDP KMP. Belanak, Sabtu pagi, (12/8/2017).Ke 33 imigran

  • Rabu, 26 Jul 2017 18:56

    Tragis, pria ini tewas saat Polisi gerebek pesta sabu di Sibolga

    Seorang pria berusia 40an tahun, disebut bernama Heri, tewas peristiwa penggerebekan pesta sabu oleh polisi.

  • Jumat, 14 Jul 2017 22:24

    MJC Peduli Kesehatan Siti Khatijah

    Sekelompok jurnalis Sumut yang tergabung dalam Medan Jurnalis Club (MJC) menyerahkan tali asih kepada Siti Khatijah, 12 tahun, yang sedang menderita sakit Osteosarcoma (Tumor Tulang) di kediamannya, j

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak