Kamis, 17 Agu 2017 13:02
Iklan Kota1
  • Home
  • Kesehatan
  • Kodim 0824 Kawal dan Sukseskan Imunisasi Measles Rubella

Kodim 0824 Kawal dan Sukseskan Imunisasi Measles Rubella

Jember (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 04 Agu 2017 10:14
Dibaca: 142 kali
Dok
Pemberian imunisasi measles rubella (MR) kepada anak-anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.

Bertempat di berbagai Posyandu maupun Puskesmas dan sekolah-sekolah di seluruh wilayah jajaran Kodim 0824 Jember, sejak beberapa minggu yang lalu, telah dilaksanakan pemberian imunisasi measles rubella (MR) kepada anak-anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.

Seperti yang dilakukan pada hari Selasa (2/8/2017), Babinsa Desa Sumberjambe Kec Sumberjambe melaksanakan Pendampingan pemberian imunisasi di Puskesmas Sumberjambe, Babinsa Desa Panduman Kec Jelbuk melaksanakan pendampingan pemberian imunisasi MR yang bertempat di Balai Desa.

Babinsa Lengkong melaksanakan pendampingan pemberian imunisasi MR di SDN 4 Lengkong Kec Mumbulsari, dan Babinsa Karang Kedawung melaksanakan pendampingan imunisasi MR di Posyandu Ds Karangkedawung Kec Mumbulsari dan Babinsa Desa Karang Anyar Ambulu melaksanakan pendampingan imunisasi MR di SDN 1 Karanganyar Kec Ambulu. 

Seperti yang dirilis di berbagai media pada Rabu, (19/7/2017), pernyataan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan M. Subuh yang mengatakan bahwa program imunisasi MR ini akan diberikan pada anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun tanpa terkecuali. Untuk tahap pertama, ditargetkan sebanyak 34,9 juta anak-anak di Pulau Jawa akan disuntik vaksin MR. Adapun 31 juta anak-anak lainnya di luar Jawa akan divaksin pada Agustus-September 2018.

Lebih Lanjut M Subuh menyatakan bahwa Vaksin MR dberikan untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Ini merupakan penyakit infeksi yang menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, bahkan kematian.

Ditegaskan pula bahwa Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella dan diperkuat Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 4 Tahun 2016 dijelaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar.

Menyikapi kegiatan anggotanya tersebut, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto dalam konfirmasinya membenarkan adanya pendampingan dari anggotanya dalam pemberian imunisasi measles rubella bagi anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

"Hal tersebut merupakan program pemerintah melalui Kementrian Kesehatan yang harus kita sukseskan, hal tersebut tentunya dalam rangka mewujudkan generasi kita menjadi generasi bangsa yang sehat da terhindar dari berbagai penyakit seperti komplikasi, diare, radang paru, radang otak, kebutaan dan lain-lain bahkan mengakibatkan kematian," tegas Letkol Inf Rudianto.

Lebih lanjut Letkol Inf Rudianto menjelaskan bahwa pada pelaksanaannya memang ada saja masyarakat yang kurang paham sehingga perlu diberikan pemahaman oleh petugas dari Puskesmas dan disitulah peran Babinsa untuk turut memberikan penjelasan terkait pentingnya imunisasi Measles Rubella tersebut.

Editor: Dian

T#g:Fatwa MUIMUIRubellaimunisasi
Berita Terkait
  • Minggu, 06 Agu 2017 21:06

    Parah, 2 Sekolah di Bekasi tolak Vaksin Rubella

    Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan, meminta klarifikasi atas peristiwa penolakan dua sekolah swasta yang dihuni kalangan siswa keluarga mampu atas program nasional Imunisasi Campak-Rubella 2017.

  • Jumat, 04 Agu 2017 09:14

    Kadis Kesehatan kecewa, Orangtua bayi penderita Rubella tolak alat medis dari rumah sakit

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Agustama, mengaku sangat kecewa dan prihatin dengan sikap orangtua pasien bayi penderita virus rubella yang menolak diberi alat bantu dengar (ABD) saat

  • Rabu, 02 Agu 2017 08:22

    Maruf Amin Minta Dzikir di Istana jadi Agenda Rutin

    Maruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia mengharapkan agar Dzikir Kebangsaan rutin diselenggarakan oleh pemerintah di Istana Kepresidenan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI.

  • Kamis, 27 Jul 2017 16:07

    Panglima TNI Harap MUI Perekat Kebhinnekaan Indonesia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai perekat kebhinnekaan Indonesia dan menjaga Pancasila, sehingga abadi.

  • Rabu, 19 Jul 2017 07:49

    MUI Humbahas dukung pembubaran Ormas pengusung ideologi selain Pancasila

    Bagaimana pun intoleransi di daerah lain, khususnya antar umat beragama, tidak berpengaruh pada kondusifitas di kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Hal ini disebabkan kentalnya adat istiadat di m

  • Selasa, 18 Jul 2017 09:08

    Ketua MUI Tapteng dukung Perppu No.2 tahun 2017

    Bukan hal yang mudah bagi para pejuang bangsa untuk mempersatukan dan menyatukan Visi Misi bangsa yang merdeka dan menghargai kemajemukan.

  • Kamis, 13 Jul 2017 10:23

    MUI Minta DPR Sikapi Perppu Pembubaran Ormas

    Zainut Tauhid Saadi, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan jangan terbit karena menyasar satu ormas saja.

  • Selasa, 11 Jul 2017 12:01

    Halal Bihalal MUI, Tengku Erry Ajak Ulama Senantiasa Rawat Kebhinnekaan

    Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw menghadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1438 Hijriah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut di aula gedung MUI Sumut Jalan Maj

  • Jumat, 07 Jul 2017 06:57

    Berhasil amankan Mudik 2017, MUI Apresiasi Polri

    Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Saadi menyatakan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi kinerja Polri dan instansi lain yang terlibat mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Mudik kali ini dinilai MUI lebih tertib dibanding sebelumnya.

  • Sabtu, 27 Mei 2017 07:27

    Assign Indonesian Ultimate Assembly into the Right Path

    Finally there is also a concrete action from the Government of President Jokowi to the commotion that occurred in the community due to MUI fatwa related to the ban on the use of non-Muslim attributes.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak