Kamis, 17 Agu 2017 13:02
Iklan Kota1
  • Home
  • Kesehatan
  • Kadis Kesehatan kecewa, Orangtua bayi penderita Rubella tolak alat medis dari rumah sakit

Kadis Kesehatan kecewa, Orangtua bayi penderita Rubella tolak alat medis dari rumah sakit

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 04 Agu 2017 09:14
Dibaca: 267 kali
Dok
Bayi penderita penyakit akibat virus Rubella
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Agustama, mengaku sangat kecewa dan prihatin dengan sikap orangtua pasien bayi penderita virus rubella yang menolak diberi alat bantu dengar (ABD) saat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik Medan, Kamis (3/8/2017) pagi.

"Kami kecewa, orangtua pasien menolak secara tertulis dengan membubuhi tandatangan sebagai bukti ketidaksediaan atas tawaran pihak rumah sakit," ucap Agustama saat dihubungi wartawan di Medan, Kamis malam.

Agustama mengatakan, orangtua pasien menolak pemasangan ABD yang disediakan rumah sakit. Padahal, ABD tersebut disediakan pemerintah melalui BPJS. "Orangtua pasien menolak ABD BPJS, padahal dokter spesialisnya yang menyarankan," tutur Agustama.

Agustama menjelaskan bahwa tim medis atau dokter spesialis lah yang tahu, alat apa yang mestinya dipakai sementara oleh pasien. "Bukan dilihat dari mahal tidaknya harga ABD tersebut. Namun, ABD disarankan sesuai kebutuhan. Kalau saran dokter tidak dituruti, apa boleh buat," terang Agustama.

Namun begitu pun, bisa saja nanti sudah besar, si penderita rubella mengenakan ABD yang baru, sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. "Intinya, kami Dinas Kesehatan menjadi pendamping dan akan mengawal terus perkembangan pasien Rubella tersebut. Jadi salah besar jika, ABD yang diberikan tidak sesuai spesifikasi. Seolah-olah orangtua pasien lebih tahu dari pada dokter, mana ABD yang tidak sesuai spesifikasi dan mana ABD yang sesuai," ucap Agustama.

Seperti diketahui, Iftiyah Ramadhan kini telah berusia setahun. Bayi mungil ini terjangkit virus rubella yang membuatnya tidak bisa mendengar dan berbicara.

Agustama menjelaskan, tentang penyakit ini memang harus diperiksa di RSUP H Adam Malik, karena rumah sakit ini yang bisa menangani kasus-kasus tertentu di Sumut.

"Penyakit ini bukan hanya menyerang telinga saja, namun mata dan jantung. Makanya Dinas Kesehatan memfasilitasinya untuk dirawat di rumah sakit Adam Malik. Kita bantu pelayanannya dengan meminta Direktur RSUP H Adam Malik agar si pasien dilayani istimewa tanpa harus masuk UGD untuk bisa langsung ke lantai 4 agar discreening oleh para spesialis THT," tutur Agustama.

Editor: Sam

T#g:RSUPRubellarumah sakit
Berita Terkait
  • Minggu, 06 Agu 2017 21:06

    Parah, 2 Sekolah di Bekasi tolak Vaksin Rubella

    Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan, meminta klarifikasi atas peristiwa penolakan dua sekolah swasta yang dihuni kalangan siswa keluarga mampu atas program nasional Imunisasi Campak-Rubella 2017.

  • Jumat, 04 Agu 2017 10:14

    Kodim 0824 Kawal dan Sukseskan Imunisasi Measles Rubella

    Bertempat di berbagai Posyandu maupun Puskesmas dan sekolah-sekolah di seluruh wilayah jajaran Kodim 0824 Jember, sejak beberapa minggu yang lalu, telah dilaksanakan pemberian imunisasi measles rubell

  • Minggu, 30 Jul 2017 16:10

    Presiden Palestina tinggalkan Rumah Sakit di wilayah yang diduduki Israel

    Presiden negara Palestina, Mahmud Abbas, dipulangkan dari rumah sakit di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Sabtu (29/7) setelah menjalani "pemeriksaan rutin" singkat, lapor kantor berita negara, Wafa.

  • Rabu, 26 Jul 2017 11:16

    Spin Off Rumah Sakit, Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

    PTPN III (Persero) sebagai induk perusahaan BUMN perkebunan semakin memantapkan langkah mendukung peningkatan mutu pelayanan dan profesionalisme rumah sakit di Indonesia.

  • Sabtu, 01 Jul 2017 17:21

    Aksi penembakan brutal di rumah sakit, seorang dokter tewas, 6 luka

    Rumah sakit Bronx-Lebanon Hospital Center, di New York, dilanda serangan brutal. Seorang pria melepas tembakan secara membabi-buta mengakibatkan seorang dokter terbunuh dan enam orang lainnya cidera, sebelum si pelaku akhirnya bunuh diri, Jumat (30/6).

  • Selasa, 24 Mar 2015 08:37

    Hasan Basri dan Marwanto Lingga Resmi Dipenjara Di Tanjung Gusta

    Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada bulan Oktober 2013, atas kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan di RSUP H Adam Malik Medan dari sumber dana APBN-P TA 2010 sebesar Rp 45.000.000.000 (e

  • Sabtu, 17 Jan 2015 23:00

    Walikota Medan Resmikan Gedung Baru RSU Maya Sari Marelan

    Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan kini terus berupaya untuk meningkatkan derajat kesehatan. Berbagai program mulai dari pencegahan sampai pengobatan, terus dimaksimalkan demi meningkatkan

  • Sabtu, 03 Jan 2015 07:33

    Sidak ke RSUP Pirngadi Medan, Walikota Tegur Kurangnya Pelayanan Petugas

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengawali hari pertama kerja di tahun 2014 dengan melakukan sidak ke RSUP Pirngadi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Tata Ruang d

  • Kamis, 25 Des 2014 14:41

    RSUP Adam Malik Medan kejar akreditasi Joint Commission International (JCI) pada Juni 2015

    Direktur Utama (Dirut) RSUP H Adam Malik Medan, Yusirwan, menargetkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan meraih akreditasi Joint Commission International (JCI) pada Juni 2015. Untuk

  • Jumat, 12 Sep 2014 13:33

    Pelayanan BPJS di RS. Haji Adam Malik Medan tidak maksimal

    Pelayanan terhadap masyarakat di Rumah Sakit haruslah ditingkatkan. Demikianlah program Pemerintah yang saat ini dikembangkan melalui BPJS Kesehatan, tapi banyak rumah sakit yang kurang tanggap terhad

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak