Selasa, 24 Apr 2018 19:49
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Wanita bawa 9.675 butir ekstasi ini lolos di Bandara Palembang, ketangkap di Bali

Wanita bawa 9.675 butir ekstasi ini lolos di Bandara Palembang, ketangkap di Bali

PALEMBANG (utamanews.com)
Oleh: John
Minggu, 11 Jun 2017 20:01
Tribratanews
Wanita cantik ini kurir narkoba dari Palembang ke Bali
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BNNP Bali terkait lolosnya ribuan butir pil ekstasi dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

"Memang benar ada penangkapan penumpang bernama Steffanni Anindiya Hadi, usia 26 tahun yang terbang dari Palembang," ujar Anthoni, pada Jumat (9/6/2017).

Telah dipastikan pula, perempuan ber-KTP Banyuwangi itu terbang ke Bali naik Garuda Indonesia nomor flight GA 266.

"Sekarang sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut di BNNP Bali," katanya.

Selain mengamankan Steffanni, lanjut Anthoni, BNNP Bali juga meringkus SW, 27 tahun, warga Banyuwangi. Pria itu merupakan orang yang akan mengambil bungkusan berisi 9.675 butir ekstasi dari Steffanni.

"Jadi, tersangkanya ada dua," sambungnya.

Kini, pihaknya tengah menyelidiki UN, yang menyuruh Steffanni ke Palembang dan BR, orang yang menyerahkan ekstasi di Bandara SMB II.

"Kami berharap, pengawasan di bandara lebih ditingkatkan lagi," ujar Anthoni.

Kasus itu kemarin diekspose langsung Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa, di kantornya.

Dia menegaskan, ekstasi yang dibawa tersangka bukan 5.000 butir, tapi 9.675 butir ekstasi warna hijau muda merek Bunga Tulip. Nilainya jika diuangkan mencapai Rp. 4,8 miliar.

Wanita bertato ini membawa narkoba sebanyak itu dalam empat bungkus plastik transparan yang beratnya 2.544, 45. Bungkusan itu disimpan dalam tas plastik hand carry warna orange milik tersangka.

"Kami membidik tersangka selama tiga bulan dan telah mengetahui bahwa tersangka akan menuju Bali pada Kamis (8/6/2017) itu," katanya.

Setibanya tersangka di Bandara Ngurah Rai, petugas melakukan pengintaian dengan bersama-sama mengantri mengambil koper bersama tersangka.

"Ketika tersangka mengambil hand carry dan kopernya, saat itulah petugas BNN Provinsi Bali menangkapnya. Saat interogasi awal, tersangka mengaku isi hand carry itu isinya obat sakit kepala. Setelah didesak, dia mengaku membawa ekstasi," beber Suastawa.

Disaksikan anggota BNNP Bali, tersangka menunjukkan barang bukti dalam kopernya itu. Saat itu, petugas juga menghadirkan pihak Aviation Security (Avsec) Bandara I Gusti Ngurah Rai dan seorang Polwan dari Unit Reskrim Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai sebagai saksi.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, Steffanni mengaku, 7 Juni lalu, dia ditelepon seseorang berinisial UN dari Palembang, untuk menemui BR yang menginap di sebuah hotel di kawasan Demang Lebar Daun Palembang.

Tersangka sempat menginap satu malam di hotel itu. Keesokan harinya, tersangka diantar oleh BR menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

"Di ruang tunggu bandara, BR menyerahkan empat bungkus plastik ekstasi yang disimpan di dalam tas plastik hand carry warna orange. Tersangka kemudian menuju Bali dengan menggunakan pesawat Garuda GA 266 tujuan Denpasar dan tiba di Bali pukul 12.05 wita," beber Suastawa.

Tersangka belum sempat mendapatkan upah karena tertangkap duluan oleh petugas.

Di Bali, informasinya akan ada seseorang yang mengambil ekstasi tersebut. Orang itu suruhan BR.

"Antara Steffanni dan orang itu belum pernah ketemu langsung. Diputuskanlah Hotel Fame di Jl Sunset Road, Kuta sebagai tempat bertemu," imbuhnya.

Sekira pukul 17.20 wita, petugas berhasil menciduk seorang pria dengan inisial SW yang ber-KTP Banyuwangi. Pria itu, tinggal di Kerobokan, Badung.

Petugas lalu menggeledah kediaman tersangka SW di Kerobokan, namun tak ditemukan barang bukti. Hanya ditemukan segepok kantong plastik klip warna putih.

Malam itu juga, kedua tersangka digelandang ke kantor BNNP Bali.

"Dia ini murni kurir, setelah kami tes urine, hasilnya dia negatif. Dia diberi upah Rp. 40 juta," katanya.

Tersangka sudah kedua kalinya membawa narkoba ke Bali. Yang pertama berhasil. Pertemuan SAH dengan SU berlangsung di penginapan ZIA di Uma Alas Kerobokan Badung.

Karena berhasil saat itu, Steffanni mendapat imbalan Rp. 40 juta, ditransfer secara bertahap.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto berharap, pasca kejadian ini, petugas di bandara bisa lebih teliti dan jeli.

"Pengamanan SMB II sangat penting. Lebih-lebih Sumsel, khususnya Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games XVIII Tahun 2018. Bandara objek vital dalam Asian Games nanti. Jadi, pengamanan harus ketat," ujar Kapolda.

Editor: Budi

T#g:Anthoni HutabaratBNNBandaraekstasi
Berita Terkait
  • Kamis, 12 Apr 2018 08:12

    Panglima TNI: TNI Dukung Program BNN

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Drs. Heru Winarko, S.H., bertempat di Mabes TNI,Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/4/2018).

  • Rabu, 17 Jan 2018 22:07

    AirAsia Pindah Ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta

    AirAsia akan memindahkan operasional penerbangan internasional dari Terminal 2E ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 22 Januari 2018 pukul 03.00 WIB. Adapun seluruh penerbangan dom

  • Minggu, 07 Jan 2018 21:57

    Tahun 2017, Bandara Soekarno-Hatta Layani 63 Juta Penumpang

    63.015.620 jiwa telah tiba dan berangkat di bandara Bandara Internasional Soekarno-Hatta sepanjang 2017.

  • Senin, 25 Des 2017 05:25

    Tengku Erry Siap Perjuangkan Bandara Di Labuhan Batu Raya

    Di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kabupaten Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan dan Labuhan Batu Utara (Labuhan Batu Raya), daerah yang paling lama jarak tempuh perjalanan dari ibukota (Medan). Karenanya pembangunan Bandara menjadi satu keinginan warga.

  • Sabtu, 23 Des 2017 23:33

    Tandatangani Prasasti Bandara Bukit Malintang Madina, Tengku Erry Berharap Pembangunan Segera Terlaksana

     Gubsu Tengku Erry Nuradi menandatangani prasasti dimulainya pembangunan Bandar Udara (Bandara) Bukit Malintang di Kecamatan Bandar Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (22/12/20

  • Rabu, 20 Des 2017 15:50

    Sopir Angkutan Umum Kena Tes Urin di Terminal Lubuk Pakam

    Puluhan personil Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Dinas Perhubungan Deli Serdang, Sat Pol PP Deli Serdang, Sat Lantas Polres Deli Serdang dan Polsek Lubuk Pakam mel

  • Senin, 18 Des 2017 22:18

    Bakti Sosial Sapma & Satpel IPK Kota Medan Bantu Panti Asuhan

    Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) dan Satuan Pelajar (Satpel) DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan bekerjasama dengan BNNP Sumut melaksanakan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Bait Allah, jalan Pendidi

  • Jumat, 15 Des 2017 23:45

    Satgas BNN USM: Mahasiswa harus mampu membuat lingkungannya bebas Narkoba

    Banyak hal yang mendorong kawula muda menjadi pencandu Narkoba, antara lain coba-coba karena penasaran, kemudian senang-senang, alasan untuk menghilangkan kepenatan akibat masalah pribadi, mengembalik

  • Minggu, 10 Des 2017 05:40

    406 Pegawai Angkasa Pura Cabang Bandara Kualanamu Jalani Tes Urine

    PT Angkasa Pura (AP) II Cabang Bandara Kualanamu bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, melaksanakan tes urine bagi 406 karyawan operasional di Bandara Kualanamu.Ma

  • Minggu, 03 Des 2017 16:13

    BNN Gerebek Rumah Diduga Pabrik Narkoba di Semarang

    Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah di Jalan Halmahera Nomor 27, Kota Semarang, yang diduga sebagai pabrik tempat produksi pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol), Minggu (3/12)

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak