Rabu, 17 Okt 2018 00:39
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Wanita bawa 9.675 butir ekstasi ini lolos di Bandara Palembang, ketangkap di Bali

Wanita bawa 9.675 butir ekstasi ini lolos di Bandara Palembang, ketangkap di Bali

PALEMBANG (utamanews.com)
Oleh: John
Minggu, 11 Jun 2017 20:01
Tribratanews
Wanita cantik ini kurir narkoba dari Palembang ke Bali
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BNNP Bali terkait lolosnya ribuan butir pil ekstasi dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

"Memang benar ada penangkapan penumpang bernama Steffanni Anindiya Hadi, usia 26 tahun yang terbang dari Palembang," ujar Anthoni, pada Jumat (9/6/2017).

Telah dipastikan pula, perempuan ber-KTP Banyuwangi itu terbang ke Bali naik Garuda Indonesia nomor flight GA 266.

"Sekarang sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut di BNNP Bali," katanya.

Selain mengamankan Steffanni, lanjut Anthoni, BNNP Bali juga meringkus SW, 27 tahun, warga Banyuwangi. Pria itu merupakan orang yang akan mengambil bungkusan berisi 9.675 butir ekstasi dari Steffanni.

"Jadi, tersangkanya ada dua," sambungnya.

Kini, pihaknya tengah menyelidiki UN, yang menyuruh Steffanni ke Palembang dan BR, orang yang menyerahkan ekstasi di Bandara SMB II.

"Kami berharap, pengawasan di bandara lebih ditingkatkan lagi," ujar Anthoni.

Kasus itu kemarin diekspose langsung Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa, di kantornya.

Dia menegaskan, ekstasi yang dibawa tersangka bukan 5.000 butir, tapi 9.675 butir ekstasi warna hijau muda merek Bunga Tulip. Nilainya jika diuangkan mencapai Rp. 4,8 miliar.

Wanita bertato ini membawa narkoba sebanyak itu dalam empat bungkus plastik transparan yang beratnya 2.544, 45. Bungkusan itu disimpan dalam tas plastik hand carry warna orange milik tersangka.

"Kami membidik tersangka selama tiga bulan dan telah mengetahui bahwa tersangka akan menuju Bali pada Kamis (8/6/2017) itu," katanya.

Setibanya tersangka di Bandara Ngurah Rai, petugas melakukan pengintaian dengan bersama-sama mengantri mengambil koper bersama tersangka.

"Ketika tersangka mengambil hand carry dan kopernya, saat itulah petugas BNN Provinsi Bali menangkapnya. Saat interogasi awal, tersangka mengaku isi hand carry itu isinya obat sakit kepala. Setelah didesak, dia mengaku membawa ekstasi," beber Suastawa.

Disaksikan anggota BNNP Bali, tersangka menunjukkan barang bukti dalam kopernya itu. Saat itu, petugas juga menghadirkan pihak Aviation Security (Avsec) Bandara I Gusti Ngurah Rai dan seorang Polwan dari Unit Reskrim Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai sebagai saksi.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, Steffanni mengaku, 7 Juni lalu, dia ditelepon seseorang berinisial UN dari Palembang, untuk menemui BR yang menginap di sebuah hotel di kawasan Demang Lebar Daun Palembang.

Tersangka sempat menginap satu malam di hotel itu. Keesokan harinya, tersangka diantar oleh BR menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

"Di ruang tunggu bandara, BR menyerahkan empat bungkus plastik ekstasi yang disimpan di dalam tas plastik hand carry warna orange. Tersangka kemudian menuju Bali dengan menggunakan pesawat Garuda GA 266 tujuan Denpasar dan tiba di Bali pukul 12.05 wita," beber Suastawa.

Tersangka belum sempat mendapatkan upah karena tertangkap duluan oleh petugas.

Di Bali, informasinya akan ada seseorang yang mengambil ekstasi tersebut. Orang itu suruhan BR.

"Antara Steffanni dan orang itu belum pernah ketemu langsung. Diputuskanlah Hotel Fame di Jl Sunset Road, Kuta sebagai tempat bertemu," imbuhnya.

Sekira pukul 17.20 wita, petugas berhasil menciduk seorang pria dengan inisial SW yang ber-KTP Banyuwangi. Pria itu, tinggal di Kerobokan, Badung.

Petugas lalu menggeledah kediaman tersangka SW di Kerobokan, namun tak ditemukan barang bukti. Hanya ditemukan segepok kantong plastik klip warna putih.

Malam itu juga, kedua tersangka digelandang ke kantor BNNP Bali.

"Dia ini murni kurir, setelah kami tes urine, hasilnya dia negatif. Dia diberi upah Rp. 40 juta," katanya.

Tersangka sudah kedua kalinya membawa narkoba ke Bali. Yang pertama berhasil. Pertemuan SAH dengan SU berlangsung di penginapan ZIA di Uma Alas Kerobokan Badung.

Karena berhasil saat itu, Steffanni mendapat imbalan Rp. 40 juta, ditransfer secara bertahap.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto berharap, pasca kejadian ini, petugas di bandara bisa lebih teliti dan jeli.

"Pengamanan SMB II sangat penting. Lebih-lebih Sumsel, khususnya Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games XVIII Tahun 2018. Bandara objek vital dalam Asian Games nanti. Jadi, pengamanan harus ketat," ujar Kapolda.

Editor: Budi

T#g:Anthoni HutabaratBNNBandaraekstasi
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 09 Okt 2018 18:39

    PTPN 3 Dukung Pembangunan Bandara di Labuhanbatu

    Jajaran Direksi PTPN 3 sangat mendukung niat baik Pemkab Labuhanbatu untuk membangun lapangan terbang atau bandara di Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu.Respon positif dan dukungan

  • Minggu, 07 Okt 2018 20:07

    Ketum Dharma Pertiwi Tiba Di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu

    Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, bersama Ketum Jalasenastri Ibu Manik Siwi Sukma Adji, Ketum Pia Ardya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna, dan Wakil ketum Kartika Chandra Kirana Ib

  • Rabu, 03 Okt 2018 12:03

    346 Personel TNI-Polri Sterilkan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu

    Sebanyak 346 personel TNI-Polri berhasil mensterilkan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri dari kerumunan para pengungsi yang ingin keluar dari kota Palu, pasca bencana gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,7

  • Sabtu, 08 Sep 2018 11:58

    BNNK Gunungsitoli Ciduk Oknum Polisi Diduga Pengedar Shabu

    Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gunungsitoli, Sumut, mengamankan dua orang pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis shabu. Satu diantaranya, oknum polisi Briptu JAL alias Ucok Lubis, yang kerap k

  • Rabu, 05 Sep 2018 22:15

    Dukung Pemberantasan Narkoba, 16 Awak Media Tes Urine di BNNK Deli Serdang

    Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang tes urine 16 awak media saat melakukan tatap muka di Kantor BNNK Deli Serdang, Lubuk Pakam, Rabu (5/9/2018).Kepala BNNK Deli Serdang, AKBP Safwan

  • Kamis, 23 Agu 2018 12:23

    Antek Ibrahim Ditangkap, Perannya Menghantar Shabu dari Malaysia Ke Tengah Laut

    Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis perkembangan terbaru terkait kasus Ibrahim alias Hongkong, anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, tersangka yang menyelundupkan 105 kg sabu dan 30 ribu butir pil

  • Selasa, 21 Agu 2018 14:51

    Saat Ditangkap, Ibrahim DPRD Langkat Sangka Petugas BNN dari Bawaslu

    Ada yang unik dari pemaparan Irjen Pol Arman Depari, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) siang tadi.Arman yang juga pernah menjabat Kapolres Langkat tersebut menyatakan bahwa Ibrahim a

  • Selasa, 21 Agu 2018 10:01

    BNN Tangkap dan Sita 105 Kg Shabu & 30.000 Butir Ekstasi di perairan Aceh Tamiang

    Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Bea Cukai dan TNI AL kembali menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika sindikat Internasional di perairan Riau dan perairan Aceh Timur Tamiang.

  • Senin, 20 Agu 2018 11:50

    Heboh.. Anggota DPRD Langkat Turut Ditangkap Terkait Sabu-sabu 150Kg

    Masyarakat Sumatera Utara khususnya warga Kabupaten Langkat heboh atas beredarnya informasi bahwa salahsatu anggota DPRD mereka ditangkap petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN), diduga terlibat jaringan Narkoba internasional.

  • Kamis, 09 Agu 2018 07:59

    Pastikan Bebas Narkoba, Pengawak Kapal Patroli Bakamla RI Lakukan Tes Urine

    Untuk memastikan petugas penegak hukum di laut bebas dari narkoba, dilakukan tes urine (rapid test) terhadap belasan petugas dan awak kapal Patroli Bakamla RI yang terlibat dalam Latihan Bersama Bimbi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak