Minggu, 24 Sep 2017 15:28

Tim Saber Pungli OTT Uang Siluman Pengangkatan CPNS 2017 Pemkab Simalungun

SIMALUNGUN (utamanews.com)
Oleh: Tony Desmon
Selasa, 04 Jul 2017 09:14
Dibaca: 1.201 kali
Dok
Petugas memeriksa para pihak yang diamankan dan memasang "police line" di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Senin (3/7).
Pengangkatan tenaga medis di Pemkab Simalungun, Sumatera Utara dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) ternyata berbau busuk beraroma pungutan liar.

Kemarin siang, Senin (3/7), Tim Saber Pungli Polda Sumut melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, di Raya. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang berada di tempat mendadak dikejutkan dengan kehadiran sejumlah petugas kepolisian itu.
 
Informasi dihimpun, dari hasil penggeledahan yang dilaksanakan, ditemukan uang puluhan juta rupiah dan sejumlah barang bukti lainnya.
 
"OTT ini dilaksanakan atas adanya laporan masyarakat kepada Satgas Saber Pungli Polda tentang adanya pungutan liar senilai Rp.10.000.000,- sampai dengan Rp. 30.000.000,- terhadap para calon ASN tenaga medis di Pemkab Simalungun yang baru saja dilakukan pengangkatan dari PTT menjadi CPNS," ujar salah seorang polisi yang melakukan OTT.
 
Ditambahkannya, tim dipimpin Sekretaris Pokja Intelijen Satgas Saber Pungli IPDA Joy Sianipar, S.Tr.K langsung mengamankan seorang karyawan Koperasi Harapan di Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun bernama Flora Purba (FP), 48 tahun.
 
FP diketahui bukan berstatus PNS. Ia diduga hanya dijadikan sebagai eksekutor untuk menerima uang-uang siluman dari praktek busuk jajaran pimpinan Pemkab Simalungun.

Selain FP, didapati juga para pelaku yang melakukan suap, antara lain 4 PTT yang baru saja diangkat menjadi CPNS 2017 dari Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun, berinisial NMH, PM, MS, ND dan seorang honorer Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, berinsial NS.


 
Informasi dari petugas, saat berlangsungnya OTT, Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Lukman Damanik, melarikan diri. Namun salah seorang staf mengatakan bahwa pejabat tersebut bukan melarikan diri, melainkan mengikuti rapat dengan dewan di gedung DPRD Simalungun.
 
Adapun barang bukti yang disita berupa puluhan juta uang rupiah, sejumlah amplop bertuliskan nama-nama diduga PTT yang lulus CPNS, sejumlah amplop putih berisi uang puluhan juta tanpa nama, 1 buah Laptop Merk ACER milik FP, 1 buah tas ransel merk ACER, 1 buah flasdisk merek TOSHIBA 16 GB, 5 buah amplop kosong bertuliskan nama calon ASN diduga bekas tempat uang, 1 buah buku tulis bersisi daftar nama setoran dan 5 buah Handphone. Semuanya diboyong ke Mapolres Simalungun.

Belum diperoleh apakah kasus ini akan lanjut ke jajaran pejabat teras Pemkab Simalungun atau hanya berhenti di level honorer.

Editor: Sam

T#g:BidanCPNSDinkesOTTPTTSimalungun
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Sep 2017 06:06

    Mendagri Minta Kepala Daerah Waspadai Area Rawan Korupsi

     Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta kepada seluruh kepala daerah di Sumut agar mewaspadai area rawan korupsi, sehingga ke depan tidak akan ada lagi kasus Operasi Tangkap Tangan

  • Jumat, 15 Sep 2017 16:45

    Menkumham RI Kunjungi Kodam I/BB

    Dalam rangka pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kumham di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Sumatera Utara, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI D

  • Kamis, 14 Sep 2017 04:54

    Diduga terlibat suap proyek, KPK OTT Bupati Batubara, Sumut

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, Rabu (13/9/2017).Informasi diperoleh menyebutkan, KPK melakukan

  • Sabtu, 09 Sep 2017 17:09

    Ini Lokasi Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenkumham

    Setelah mengumumkan nama 211.538 pelamar yang lulus seleksi administrasi dari 1 juta lebih pendaftar, Kementeriam Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kini bersiap menyelenggarakan seleksi taha

  • Jumat, 08 Sep 2017 13:18

    Ayo Daftar CPNS di Kementerian PUPR, Butuh 1.000 CPNS

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan Pasca Sarjana (S2), Sarjana (S1), Diploma Empat (D4), serta Diploma Tiga (D3), baik pria

  • Selasa, 05 Sep 2017 18:45

    Temu Ramah Bupati Tapteng dengan Dokter dan Bidan PTT

    Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengadakan Temu Ramah dengan Dokter PTT, dokter Gigi PTT dan Bidan PTT Tapteng, di aula Dinas Kesehatan Tapteng, Selasa (5/9/2017).Pada kesempatan itu, Bupati Ta

  • Rabu, 30 Agu 2017 23:20

    Modus tunda eksekusi, Juru Sita PN Stabat peras warga Tanjung Pura

    Mengaku bisa menunda pelaksanaan eksekusi, juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Edy Syahputra, melakukan pungutan liar (pungli) terhadap masyarakat.

  • Sabtu, 26 Agu 2017 10:46

    Yayasan Pusuk Buhit sediakan 1000 Dolung-dolung gratis di Parapat

    Yayasan Pusuk Buhit menggelar kegiatan budaya di Open Stage, Parapat, Kecamatan Girsang Sirpanganbolon, Kabupaten Simalungun, Jumat, (25/08/2017).

  • Kamis, 24 Agu 2017 18:44

    HIMMAH Sumut: Usut "Mesin Uang JR Saragih"

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut Jaksa mengusut dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten S

  • Jumat, 18 Agu 2017 20:28

    437 PNS Diambil Sumpah Janji dan 349 Terima SK CPNS

    Guna pemenuhan kesehatan strategis di daerah terpencil dan sangat terpencil, serta untuk menyelesaikan masalah maldistribusi dengan menempatkan dokter, dokter gigi dan Bidan PTT, Bupati Padang Lawas U

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak