Jumat, 22 Feb 2019 10:01

Tim Saber Pungli OTT Uang Siluman Pengangkatan CPNS 2017 Pemkab Simalungun

SIMALUNGUN (utamanews.com)
Oleh: Tony Desmon
Selasa, 04 Jul 2017 09:14
Dok
Petugas memeriksa para pihak yang diamankan dan memasang "police line" di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Senin (3/7).
Pengangkatan tenaga medis di Pemkab Simalungun, Sumatera Utara dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) ternyata berbau busuk beraroma pungutan liar.

Kemarin siang, Senin (3/7), Tim Saber Pungli Polda Sumut melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, di Raya. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang berada di tempat mendadak dikejutkan dengan kehadiran sejumlah petugas kepolisian itu.
 
Informasi dihimpun, dari hasil penggeledahan yang dilaksanakan, ditemukan uang puluhan juta rupiah dan sejumlah barang bukti lainnya.
 
"OTT ini dilaksanakan atas adanya laporan masyarakat kepada Satgas Saber Pungli Polda tentang adanya pungutan liar senilai Rp.10.000.000,- sampai dengan Rp. 30.000.000,- terhadap para calon ASN tenaga medis di Pemkab Simalungun yang baru saja dilakukan pengangkatan dari PTT menjadi CPNS," ujar salah seorang polisi yang melakukan OTT.
 
Ditambahkannya, tim dipimpin Sekretaris Pokja Intelijen Satgas Saber Pungli IPDA Joy Sianipar, S.Tr.K langsung mengamankan seorang karyawan Koperasi Harapan di Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun bernama Flora Purba (FP), 48 tahun.
 
FP diketahui bukan berstatus PNS. Ia diduga hanya dijadikan sebagai eksekutor untuk menerima uang-uang siluman dari praktek busuk jajaran pimpinan Pemkab Simalungun.

Selain FP, didapati juga para pelaku yang melakukan suap, antara lain 4 PTT yang baru saja diangkat menjadi CPNS 2017 dari Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun, berinisial NMH, PM, MS, ND dan seorang honorer Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, berinsial NS.


 
Informasi dari petugas, saat berlangsungnya OTT, Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Lukman Damanik, melarikan diri. Namun salah seorang staf mengatakan bahwa pejabat tersebut bukan melarikan diri, melainkan mengikuti rapat dengan dewan di gedung DPRD Simalungun.
 
Adapun barang bukti yang disita berupa puluhan juta uang rupiah, sejumlah amplop bertuliskan nama-nama diduga PTT yang lulus CPNS, sejumlah amplop putih berisi uang puluhan juta tanpa nama, 1 buah Laptop Merk ACER milik FP, 1 buah tas ransel merk ACER, 1 buah flasdisk merek TOSHIBA 16 GB, 5 buah amplop kosong bertuliskan nama calon ASN diduga bekas tempat uang, 1 buah buku tulis bersisi daftar nama setoran dan 5 buah Handphone. Semuanya diboyong ke Mapolres Simalungun.

Belum diperoleh apakah kasus ini akan lanjut ke jajaran pejabat teras Pemkab Simalungun atau hanya berhenti di level honorer.

Editor: Sam

T#g:BidanCPNSDinkesOTTPTTSimalungun
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Feb 2019 15:15

    Diklat Alih Golongan PNS TNI Wujud Perhatian Dari Organisasi

    Diklat Alih Golongan PNS TNI dari Golongan II ke Golongan III, merupakan salah satu wujud perhatian dari organisasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM PNS TNI.Hal tersebut disampaikan Paban VI/Bin

  • Rabu, 13 Feb 2019 14:13

    Calon Personel Indonesian Coast Guard Timba Ilmu IMMP

    Sebanyak 200 calon personel Indonesian Coast Guard menjalani berbagai materi latihan, salah satunya adalah Ilmu Medan dan Membaca Peta (IMMP). Mereka adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bakamla R

  • Rabu, 30 Jan 2019 22:30

    CPNS Bakamla 2018: Besarkan Hati, Mengabdi untuk Negeri

    Meninggalkan orang terkasih dalam menjalankan tugas bukanlah perkara mudah. Namun hal tersebut harus dilakukan untuk memenuhi panggilan dalam rangka mengamankan lautan nusantara. Berbesar hati mengabd

  • Selasa, 15 Jan 2019 16:15

    Dugaan Kecurangan Kelulusan CPNS, BKD Panggil Pihak Terkait

    Pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Padang Lawas akan melakukan pemanggilan terhadap Darmaga Lubis (DL) untuk diinterogasi terkait berkas persyaratan CPNS.Pemanggilan tersebut guna me

  • Jumat, 11 Jan 2019 20:11

    Penerimaan CPNS Palas Diduga Sarat Kecurangan

    Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparturan Negara Reformasi Birokrasi (Permen PAN RB) nomor 36 dijadikan sebagai dalih memenangkan/meloloskan peringkat kedua pada penerimaan CPNS di Kab Padang Lawas. Se

  • Senin, 10 Des 2018 18:10

    Dinas Pendidikan Labuhanbatu Utara Diseser Tim Tipikor Polda Sumut

    Sempat senyap beberapa, hari ini, Senin (10/12/2018) publik Labura digegerkan informasi bahwa ternyata Tim dari Kepolisian melakukan kegiatan pengembangan Kasus OTT terhadap Tujuh orang oknum Dinas Pe

  • Jumat, 07 Des 2018 11:57

    OTT di Lingkungan Dinas Pendidikan UPT Aek Kuo, Labuhanbatu Utara

    Informasi yang sedang beredar bahwa telah terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Disdik UPT. Aek Kuo Labura, Kamis (7/12/2018).Dari narasumber yang dapat dipercaya bahwa Operasi Tangkap Ta

  • Jumat, 23 Nov 2018 10:23

    Guru Honorer Sebagai Komoditas Politik

    Berdasarkan data dari Kemenpan RB, sejak 2005 hingga 2013 pemerintah telah mengangkat langsung 1,1 juta pegawai honorer menjadi PNS. Jumlah tersebut merupakan 25% dari keseluruhan PNS yang ada di Indo

  • Kamis, 15 Nov 2018 19:15

    Terkait Dugaan Korupsi Rp33,336 Milyar, GEMASILA Seruduk Kantor Dinkes Labuhanbatu

    Kedua kalinya, Gerakan Mahasiswa Revolusi Labuhanbatu (GEMASILA) Kabupaten Labuhanbatu, melakukan Aksi demo damai, seruduk kantor OPD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/11/2018).Aksi dem

  • Kamis, 15 Nov 2018 09:25

    Kasus Penipuan Mengendap di Mapolres Simalungun

    Sampai saat ini kasus penipuan yang dialami oleh Amri Jhon Sitindaon masih mengendap di Mapolres Simalungun. Penipuan yang dilakukan oleh Tiermi Sidauruk atas pembelian lahan seluas 20 Rante di sekita

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak