Rabu, 22 Nov 2017 09:03

Tim Saber Pungli Diminta Awasi Proyek Lift RS Haji Medan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 04 Sep 2017 05:44
Dibaca: 276 kali
Dok
RS Haji Medan

Indra Sanjaya, Direktur Komunitas Indonesia Bersih (KIB) meminta Tim Saber Pungli untuk mengawasi proses tender pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Haji Medan, khususnya pengadaan pemasangan lift gedung rumah sakit.

"Dari hasil investigasi yang kita lakukan di sejumlah rumah sakit milik pemerintah di Sumatera Utara, Rumah Sakit Haji Medan yang sangat rawan adanya dugaan praktik pungli terhadap para rekanan," ungkap Indra Sanjaya kepada wartawan di Medan, Minggu (3/9).

Sejauh ini, kata Sanjaya, apa yang diharapkan dengan nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum terlaksana dengan baik di rumah sakit. Pengadaan barang dan jasa di rumah sakit pemerintah belum maksimal sejalan dengan revolusi mental.

Seperti pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Haji Medan, khususnya pemasangan lift senilai Rp1 miliar, yang terindikasi adanya persekongkolan jahat untuk memuluskan satu perusahaan memenang proses lelang.

"Dugaan mark up dan rekayasa persyaratan serta kewajiban rekanan membayar fee kepada pejabat rumah sakit sangat kental terlihat untuk memenangkan perusahaan yang disiapkan mengerjekan proyek," tandasnya.

Dalam hal ini, lanjut Sanjaya, KIB melihat proses dan mekanisme paket pengadaan lift dan pemasangannya di Rumah Sakit Haji Medan perlu upaya dari pihak kejaksaan dan tipikor yang tergabung dalam Tim Saber Pungli untuk mengusut dugaan rekayasa persyaratan yang dilakukan oknum panitia beserta oknum yang terlibat dalam proses lelang.

"Perlu diingat khususnya kepada Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi selaku pemegang saham terbesar Rumah Sakit Haji Medan, bahwa para direktur-direktur di RS Haji Medan perlu diperiksa terutama yang bertanggungjawab proses tender lift ini. Begitu juga dugaan rekanan yang diduga memberikan fee untuk mendapatkan proyek pemasangan lift tersebut," terang Sanjaya.

Dari sejumlah perusahaan yang mendaftar pada lelang pengadaan pemasangan lift RS Haji Medan, hanya empat perusahaan yang penawarannya terekam LPSE yaitu CV Turena Gemilang dengan penawaran Rp872.000.000.

Kemudian, CV Bina Persada dengan penawaran Rp882.332.000, CV Putra Pertama senilai Rp889.454.000 dan CV Surya Mitra Abadi senilai Rp898.856.000.

"Karena diduga menerima fee, pengadaan pemasangan lift akan dimenangkan oleh perusahaan yang penawarannya bukan yang terendah. Ini sangat logika, karena untuk menutupi fee yang diminta dari rekanan. Oleh karena itu kita meminta tim saber pungli mengawasi proyek pengadaan pemasangan lift ini," tandas Sanjaya.

Editor: Budi

T#g:Korupsipungli
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Nov 2017 13:40

    Pembangunan Masjid Agung Palas Kekurangan Volume Fisik

    Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas perlu dilakukan pengawasan yang lebih, pasalnya tahap awal pembangunan telah jadi temuan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan

  • Selasa, 21 Nov 2017 13:10

    Orang Tua Ungkap Pengutipan Rp 50 Ribu Tiap Siswa

    Pengutipan uang dari hampir seratusan siswa terjadi di Madrasah Negeri Tingkat Tsanawiyah, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura dinilai sejumlah orangtua siswa sebagai pungutan liar (Pungli).Sep

  • Selasa, 21 Nov 2017 06:31

    Penegak Hukum Diminta Periksa Kadis PU Palas

    Penegak Hukum di Sumatera Utara diminta memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas, pasalnya pejabat itu membenarkan sejumlah pembagunan proyek peningkatan jalan yang pengerjaannya d

  • Rabu, 15 Nov 2017 20:55

    PPK dan PPS di Gunungsitoli disebut merupakan titipan partai tertentu

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan meminta sejumlah uang kepada calon penyelenggara tingkat bawah yakni PPK dan PPS.Selain itu, beredar juga k

  • Senin, 13 Nov 2017 15:23

    Pospera-Kiamat Geruduk Kejaksaan Soal Dugaan Korupsi Tower Wi-Fi yang menyentuh nama anak Bupati

    Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Labuhanbatu bersama Koalisi Independent Anti Mafia Terstruktur (KIAMAT) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Senin (13/11/2017

  • Jumat, 10 Nov 2017 05:50

    Satrekrim Polres Asahan OTT Kepala RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran

    Satreskrim Polres Asahan yang dipimpin oleh AKP Bayu Putra Samara, SH Sik telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap enam orang pimpinan dan anggota yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah

  • Jumat, 10 Nov 2017 08:40

    Mahasiswa: Tangkap Bupati Paluta, Usut Walikota Sidempuan

    Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sumut, jalan Imam Bonjol, Kamis siang (9/11).

  • Selasa, 07 Nov 2017 21:27

    Sidang Lanjutan Kasus korupsi Pengadaaan Alat Monitoring Satelit

    Sidang lanjutan korupsi kasus proyek pengadaaan alat monitoring satelit APBN-P tahun 2016 di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan agenda pemanggilan saksi-saksi di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi

  • Rabu, 01 Nov 2017 20:01

    Odmilti II Jakarta Bacakan Dakwaan Laksma TNI Bambang Udoyo

    Oditur Militer Tinggi (Odmilti) II Jakarta membacakan dakwaan terkait kasus proyek pengadaaan alat monitoring satelit APBN-P tahun 2016 di Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang dilakukan oleh oknum TNI a

  • Kamis, 19 Okt 2017 10:09

    Ditreskrimsus Poldasu Terima Banyak Laporan Penyelewengan Dana BOS SMP dan SMA

    Unit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut baru-baru ini menangkap sebelas orang pejabat di Dinas Pendidikan Langkat. Dari sebelas yang diamankan, empat orang sudah ditetapkan tersangka dan telah ditahan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak