Selasa, 26 Sep 2017 01:42

Tim Saber Pungli Diminta Awasi Proyek Lift RS Haji Medan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 04 Sep 2017 05:44
Dibaca: 199 kali
Dok
RS Haji Medan

Indra Sanjaya, Direktur Komunitas Indonesia Bersih (KIB) meminta Tim Saber Pungli untuk mengawasi proses tender pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Haji Medan, khususnya pengadaan pemasangan lift gedung rumah sakit.

"Dari hasil investigasi yang kita lakukan di sejumlah rumah sakit milik pemerintah di Sumatera Utara, Rumah Sakit Haji Medan yang sangat rawan adanya dugaan praktik pungli terhadap para rekanan," ungkap Indra Sanjaya kepada wartawan di Medan, Minggu (3/9).

Sejauh ini, kata Sanjaya, apa yang diharapkan dengan nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum terlaksana dengan baik di rumah sakit. Pengadaan barang dan jasa di rumah sakit pemerintah belum maksimal sejalan dengan revolusi mental.

Seperti pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Haji Medan, khususnya pemasangan lift senilai Rp1 miliar, yang terindikasi adanya persekongkolan jahat untuk memuluskan satu perusahaan memenang proses lelang.

"Dugaan mark up dan rekayasa persyaratan serta kewajiban rekanan membayar fee kepada pejabat rumah sakit sangat kental terlihat untuk memenangkan perusahaan yang disiapkan mengerjekan proyek," tandasnya.

Dalam hal ini, lanjut Sanjaya, KIB melihat proses dan mekanisme paket pengadaan lift dan pemasangannya di Rumah Sakit Haji Medan perlu upaya dari pihak kejaksaan dan tipikor yang tergabung dalam Tim Saber Pungli untuk mengusut dugaan rekayasa persyaratan yang dilakukan oknum panitia beserta oknum yang terlibat dalam proses lelang.

"Perlu diingat khususnya kepada Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi selaku pemegang saham terbesar Rumah Sakit Haji Medan, bahwa para direktur-direktur di RS Haji Medan perlu diperiksa terutama yang bertanggungjawab proses tender lift ini. Begitu juga dugaan rekanan yang diduga memberikan fee untuk mendapatkan proyek pemasangan lift tersebut," terang Sanjaya.

Dari sejumlah perusahaan yang mendaftar pada lelang pengadaan pemasangan lift RS Haji Medan, hanya empat perusahaan yang penawarannya terekam LPSE yaitu CV Turena Gemilang dengan penawaran Rp872.000.000.

Kemudian, CV Bina Persada dengan penawaran Rp882.332.000, CV Putra Pertama senilai Rp889.454.000 dan CV Surya Mitra Abadi senilai Rp898.856.000.

"Karena diduga menerima fee, pengadaan pemasangan lift akan dimenangkan oleh perusahaan yang penawarannya bukan yang terendah. Ini sangat logika, karena untuk menutupi fee yang diminta dari rekanan. Oleh karena itu kita meminta tim saber pungli mengawasi proyek pengadaan pemasangan lift ini," tandas Sanjaya.

Editor: Budi

T#g:Korupsipungli
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Sep 2017 06:06

    Mendagri Minta Kepala Daerah Waspadai Area Rawan Korupsi

     Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta kepada seluruh kepala daerah di Sumut agar mewaspadai area rawan korupsi, sehingga ke depan tidak akan ada lagi kasus Operasi Tangkap Tangan

  • Kamis, 14 Sep 2017 13:14

    Dugaan Pemotongan Dana BOS Tingkat SD Kab. Nias Selatan

    Isu terjadinya pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di lingkup Dinas Pendidikan Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, dibantah oleh Kepala Bidang (Kabid)

  • Kamis, 07 Sep 2017 13:07

    Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

    Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap

  • Rabu, 06 Sep 2017 14:26

    GMKI minta KPK tuntaskan kasus suap DPRD Sumut

    Korwil PP GMKI Sumut-NAD, Swangro Lumbanbatu menegaskan bahwa GMKI menolak dengan tegas upaya-upaya DPR RI untuk memangkas kewenangan KPK.

  • Rabu, 30 Agu 2017 23:20

    Modus tunda eksekusi, Juru Sita PN Stabat peras warga Tanjung Pura

    Mengaku bisa menunda pelaksanaan eksekusi, juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Edy Syahputra, melakukan pungutan liar (pungli) terhadap masyarakat.

  • Rabu, 30 Agu 2017 02:30

    POM TNI Dampingi Tim Ahli KPK Cek Fisik Helikopter AW-101

    Polisi Militer (POM) TNI mendampingi Tim Ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan secara fisik Helikopter Augusta Westland (AW)-101 di Skadron Teknik (Skatek) 021 Lanud Halim Perd

  • Rabu, 16 Agu 2017 16:56

    Erry Berharap Tim Saber Pungli Perbanyak Sosialisasi

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan bahwa Pemprov Sumut sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Satgas Saber Pungli, atas pengaduan laporan/praktek pungli telah ditindaklanjuti dengan baik.

  • Rabu, 16 Agu 2017 07:56

    Cegah Pungli pakai sistem elektronik, Tengku Erry akui jadi sasaran kemarahan

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengaku terus terang bahwa dirinya paling banyak menjadi sasaran kemarahan ketika sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online diterapkan.

  • Rabu, 16 Agu 2017 06:56

    Kejari Tidak Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Alsintan dan DAK Pendidikan Langkat

    Hampir setahun perjalanan dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat bergulir di Kejaksaan Negeri Langkat. 

  • Selasa, 15 Agu 2017 15:55

    Aneh, dikonfirmasi soal dugaan pemotongan SPPD, Pejabat Pemprovsu marah-marah

    Drs. H M. Yusuf MM., Kabiro Binsos Pemprov Sumut mengusir wartawan ketika mengkonfirmasi dugaan adanya potongan SPPD pegawai Biro Binsos Pemprov Sumut sebesar 30 persen. Informasi diperoleh, keja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak