Jumat, 23 Feb 2018 07:24

Tim Advokasi: Vonis Oknum TNI AU Penganiaya Array harus bebas Intervensi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Senin, 04 Sep 2017 05:24
Dibaca: 248 kali
Dok
Peradilan Militer
Tim Advokasi Pers Sumut meminta kepada Majelis Hakim dapat menjatuhi hukuman kepada tersangka tanpa ada intervensi dari manapun.

Aidil Aditya menyatakan hal ini berkaitan dengan oknum Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) penganiaya jurnalis, yang akan menjalani sidang putusan pada Selasa (6 September 2017) di Pengadilan Militer I-02, Jalan Ngumban Surbakti Medan, Sumatera Utara. 

Tersangka yang akan menjalin sidang putusan bernama Romel P Sihombing dengan korban Array  A Argus Jurnalis Tribun Medan. Putusan ini terjadi, setelah kasus yang dialaminya berjalan setahun, saat melakukan peliputan kerusuhan di Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia pada Agustus 2016 lalu.

Tim Advokasi Pers Sumut dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Aidil Aditya mengaku kecewa melihat proses persidangan yang sudah berjalan, dimana seolah telah dikondisikan sedemikian rupa oleh institusi TNI AU. 

"Hal itu dapat dilihat mulai dari proses penyidikan di Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) Lanud Soewondo yang memakan waktu seharian hanya untuk pemeriksaan korban. Walaupun begitu kami tetap mengapresiasi, karena laporan dapat ditindaklanjuti," terang Aidil di Medan, Minggu (3/9).

Aidil pun berharap bahwa dengan adanya kasus ini, maka dapat menimbulkan efek jera, dan tidak mengulang kasus yang sama. "Semoga nantinya majelis hakim dapat melihat secara bijak dan jernih bahwa hari ini kekerasan terhadap wartawan terus berulang sehingga perlu kiranya agar putusan nantinya juga dapat menimbulkan efek jera bagi terdakwa," 

"Kami akan tetap memantau proses sidang berikutnya dan kami harap proses sidang jauh dari Intervensi oknum tertentu," jelasnya kembali.

Adapun sidang perdana penganiayaan jurnalis yang dialami Array A Argus pertama kali digelar pada 19 Juni 2017 lalu. Selama proses persidangan yang telah berlangsung hingga 18 Agustus 2017, terungkap bahwa anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU) Landasan Udara Soewondo Medan, Prajurit Satu (Pratu) Rommel P Sihombing mengakui dirinya telah menganiaya jurnalis Tribun Medan, Array A Argus saat terjadinya kerusuhan antara masyarakat dengan sejumlah prajurit TNI AU di Kelurahan Sari Rejo, Polonia pada 15 Agustus 2016 silam. 

Dalam sidang lanjutan dengan agenda keterangan saksi di ruang utama Pengadilan Militer I Medan, Rommel yang mengenakan seragam dinas harian tak menyanggah keterangan yang disampaikan oleh saksi Teddy Akbari, jurnalis SumutPos yang saat kejadian turut melihat langsung aksi penganiayaan yang dilakukan Rommel.

"Bagaimana saudara terdakwa? Apakah ada yang saudara sanggah dari keterangan saksi (Teddy). Atau ada yang ingin saudara sampaikan lagi," kutipan kata Ketua Majelis Hakim, Kolonel CHK Budi, pada persidangan Selasa (18 Juli 2017). 

Menjawab pertanyaan hakim, Rommel mengamini kesaksian Teddy. "Tidak ada (yang saya sanggah) yang mulia. Cukup," katanya sembari berdiri tegak di samping dua penasehat hukumnya. 

Dalam keterangannya, saksi Teddy mengatakan Rommel tiga kali menghajar Array dengan menggunakan pentungan dan kursi plastik. Kata Teddy, penganiayaan Array terjadi saat mereka berdiri di rumah salah satu warga tak jauh dari persimpangan Jl Teratai, Medan Polonia.

"Yang saya lihat, terdakwa ini memukul Array dengan pentungan hitam. Kemudian, dia memukul Array dengan kursi plastik sebanyak dua kali setelah korban terjatuh," jelas Teddy pada persidangan saat itu.

Untuk diketahui, beberapa jurnalis yang memberikan kuasa hukum kepada Tim Advokasi Pers Sumut dan sudah melakukan pelaporan ke POM AU yaitu Array Argus (Harian Tribun Medan), Teddy Akbari (Harian Sumut Pos), Fajar Siddik (medanbagus.com), dan Prayugo Utomo (menaranews.com), dan Del (matatelinga.com) satu-satunya korban wanita yang mendapat pelecehan.

Perkara yang dilaporkan Tim Advokasi Pers Sumatera Utara, yakni pelanggaran Pasal 351 jo Pasal 281 KUHP Jo Pasal 170 KUHP Jo. Pasal 18 ayat 1 UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Dian/Rel)

Editor: Budi

T#g:Array A ArgusTNI AU
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 20:40

    Panglima TNI Resmikan Masjid Besar At-Taqwa Lanud Atang Sendjaja

     Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Masjid Besar At-Taqwa yang sudah direnovasi dan Tugu Helikopter S-58T Twin Pac, bertempat di Komplek Lapangan Udara (Lanud) Atang Send

  • Senin, 19 Feb 2018 23:19

    Rapat Koordinasi Menentukan Arah Organisasi IKKT PWA di Era Milenial

    Pelaksanaan rapat koordinasi menjadi penting, sebagai proses penyiapan bahan Musyawarah Pusat yang akan dilaksanakan untuk menentukan arah organisasi IKKT Pragati Wira Anggini pada masa mendatang yait

  • Kamis, 15 Feb 2018 21:45

    SDM PIA Ardhya Garini Harus Mandiri Dalam Segala Bidang

    Pelaksanaan Musyawarah Pusat harus mencerminkan aspirasi seluruh lapisan anggota PIA Ardhya Garini yang membawa misi untuk berperan serta secara berkesinambungan dalam peningkatan peranan wanita Indon

  • Rabu, 14 Feb 2018 08:14

    Ketum Dharma Pertiwi Berikan Pembekalan Kepada Anggota PIA Ardhya Garini

     Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto memberikan pembekalan kepada 321 Pengurus PIA Ardhya Garini dari tingkat Pusat sampai tingkat Ranting yang akan mengikuti Musyarawah Pu

  • Rabu, 17 Jan 2018 23:17

    Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat Kasau

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor

  • Rabu, 17 Jan 2018 16:47

    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Kasau

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. menghadiri upacara pelantikan dan kenaikan pangkat Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M. menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) oleh Preside

  • Rabu, 17 Jan 2018 07:27

    Tugas Para Taruna-Taruni adalah Belajar dan Berlatih

    Tugas para Taruna-Taruni adalah belajar dan berlatih agar sukses dalam meniti karier serta harus mempunyai prinsip belajar sepanjang hayat. Untuk itu, gunakanlah kesempatan yang ada untuk terus meneru

  • Jumat, 05 Jan 2018 18:45

    10 Pati TNI AU Terima Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

    Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama melalui seleksi secara ketat, cermat dan dinilai dengan penuh ketelitian, tidak hany

  • Sabtu, 30 Des 2017 10:40

    TNI Hargai dan Dukung Emansipasi Wanita

    Sampai saat ini TNI Angkatan Udara sudah melahirkan empat generasi penerbang Wanita Angkatan Udara (Wara), yaitu generasi pertama penerbang Letda Pnb Lulu Lugiyati dan Letda Pnb Herdini, generasi kedu

  • Minggu, 17 Des 2017 17:17

    Panglima TNI Hadiri Peluncuran Buku Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara peluncuran dan penyerahan 100 buku kepada TNI Angkatan Udara oleh Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim di Skadron Udara 31 Halim Perdana K

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak