Rabu, 26 Sep 2018 20:42

Telan obat kuat, oknum Jaksa ini tewas di depan selingkuhan

Makassar (utamanews.com)
Oleh: Ahmad
Jumat, 14 Jul 2017 12:24
rakyatku.com
Mobil korban dan saat petugas mengevakuasi jenazahnya dari kamar motel, Kamis (13/7).
Apes. Niat hendak senang-senang, seorang Jaksa di Kejati Sulselbar ditemukan meninggal di salah satu kamar di Wisma Benhil, Makassar, Kamis siang (13/7/2017).

Almarhum berinisial A ini diketahui meninggal sebelum sempat 'bercinta' dengan teman wanitanya, Dwi Endang (DE). 

DE kemudian digelandang ke Polsek Panakkukang, sementara jenazah A langsung dibawa ke RS Bhyangkara Makassar. 

Di Polsek Panakkukang, DE juga salah tingkah karena harus berhadapan dengan suaminya sendiri, D, seorang penjual bubur keliling. Saat kejadian, ternyata D sedang mengantar keluarganya ke rumah sakit. Ia sama sekali tak menyangka waktu yang sempit itu dimanfaatkan istrinya untuk berbuat zina.

"Sementara perjalanan ke rumah sakit, saya ditelpon istri saya. Saya pikir dia kecelakaan. Rupanya ada kasus begini," kata D memelas, Kamis malam.

Suami ini mengaku tidak pernah mencurigai istrinya bakal selingkuh. Saat mengenal DE, ia meyakini istrinya tipe perempuan yang setia. Meskipun waktu itu, dia menikahi DE yang berstatus janda yang ditinggal meninggal suaminya yang seorang pelaut.

"Saya tidak pernah curiga selama ini. Saya baru tiga tahun menikah namun belum ada anak dari saya, akan tetapi istri saya punya satu anaknya dari pernikahan pertamanya dengan seorang pelaut yang telah meninggal," tambahnya.

Di depan suaminya, DE mengakui perselingkuhan tersebut, dan mengaku mereka telah cukup lama menjalin hubungan. "Dulu memang pernah saya komunikasi tapi saya hapus programnya. Baru lagi saya download dan dia langsung chat," ungkap DE yang terlihat menggunakan baju terusan.

Dia mengaku dijemput pak Jaksa menggunakan mobil tak jauh dari rumahnya, di daerah Sudiang. Namun, DE berdalih, dirinya ke Wisma itu hanya untuk mengambil tiket pesawat yang dijanjikan A.

"Saya dijemput di Sudiang. Saya mau ambil tiket pesawat yang sudah dibelikan. Saya mau ke Surabaya," tambah DE.

Saat di kamar wisma, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini mengaku belum sempat ditiduri. Mengingat setelah meminum 'obat kuat', A tiba-tiba mengaku pusing dan langsung kejang-kejang.

"Dia buka bajunya. Dia mengaku pusing, saya kasih minum air yang ada di kamar, dan dia baring dan terlihat kejang," pungkas DE yang terlihat masih salah tingkah di depan suaminya.

Editor: Budi

T#g:JaksaSelingkuhtewas
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Sep 2018 20:26

    Mayat Wanita Diduga Korban Pembunuhan Teridentifikasi

    Petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang akhirnya berhasil mengidentifikasi mayat wanita yang ditemukan membusuk di dalam parit kebun PT Lonsum di Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten

  • Rabu, 26 Sep 2018 00:26

    JAM: "Kejaksaan Labuhanbatu Jangan Tutup Mata"

    Aksi yang dilakukan Jaringan Aktivis Mahasiswa (JAM) Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera, menggeruduk di depan kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (25/09/2018). Aksi geruduk itu dilakukan sebagai ben

  • Kamis, 20 Sep 2018 20:30

    Kejatisu Didesak Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Simalungun

    Puluhan massa yang tergabung dalam koalisi DPP Sumatera Transparansi dan Gerakan Masyarakat Membaca (Gema Baca) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), ja

  • Senin, 17 Sep 2018 11:37

    Kejaksaan Negeri Labuhanbatu diduga "Kangkangi" UU No 31/1999 dan UU No 14/2008

    Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Satyo Pranoto SH MH dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Muhammad Junaidi SH, diduga telah mengkangkangi secara nyata Undang Undang Nomor 14 tahun 2008

  • Sabtu, 08 Sep 2018 17:08

    Kajari Diminta Terbuka Soal Pemanggilan 10 Oknum ASN Pejabat Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Labuhanbatu Satno Pranoto SH MH beserta Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kajari M Junaidi SH, diminta lebih serius menangani terkait kasus pemanggilan ser

  • Senin, 03 Sep 2018 19:03

    Warga Pangkatan Heboh, Mayat Pria Berkalung Rantai Besi Putih Dalam Parit

    Masyarakat desa Pangkatan dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria berkalung rantai besi, yang ditemukan tewas mengapung di parit, Senin (3/9/2018). Korban diketahui bernama Andi alias Totok (40)

  • Jumat, 31 Agu 2018 21:41

    Kasus Korupsi Gardu Induk PLN, Mantan Kades Petangguhan Diciduk Jaksa

    Buron selama 4 tahun terkait kasus korupsi pengadaan lahan gardu induk PLN, mantan Kepala Desa Petangguhan Kecamatan Galang, Syamsir (60) diciduk Kejari Deli Serdang dari kediamannya, Kamis (30/08/201

  • Kamis, 30 Agu 2018 17:00

    Sudah Berkekuatan Hukum Tetap, Kejari Paluta Imbau Pemilik BB Ambil Miliknya

    Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengimbau masyarakat pemilik barang bukti yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap, agar mengambil barang-barang tersebut di kantor Kejari P

  • Kamis, 30 Agu 2018 18:30

    Kejaksaan Tinggi Bali Dukung Bakamla Gelar Workshop Internasional

    Kejaksaan Tinggi Bali menyatakan sikapnya mendukung Bakamla RI untuk menggelar workshop harmonisasi internasional keamanan dan keselamatan laut.Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala

  • Senin, 27 Agu 2018 11:17

    Kajari Rantau Prapat Enggan Dikonfirmasi Soal Dugaan 10 Pejabat Dinkes Labuhanbatu

    10 orang oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu sekitar 2 bulan yang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak