Kamis, 23 Nov 2017 10:57

Soal Sengketa Tanah, Kelompok Tani di Asahan Minta Perhatian Jokowi

Asahan (utamanews.com)
Oleh: SM
Minggu, 17 Sep 2017 19:07
Dibaca: 140 kali
Dok
Targun Sinaga, Ketua KT 6 Saroha, di Bandar Pasir Mandoge, Asahan

Sengketa tanah antara masyarakat Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dengan perusahaan perkebunan swasta, PT Jaya Baru Pratama (JBP), hingga saat ini masih terus berlanjut. 

Padahal, Ombudsman Republik Indonesia, melalui suratnya Nomor : 0409/SRT/1153.2014/HN.49/Tim.5/V/2015 tanggal 18 Mei 2015, yang ditujukan kepada Kelompok Tani (KT) Saroha Desa Sei Kopas, dengan jelas menyatakan bahwa PT JBP belum memiliki HGU (Hak Guna Usaha). 

Penegasan Ombusdman ini didasarkan dari klarifikasi yang dilakukannya ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara.

Hal ini sudah disampaikan Targun Sinaga, Ketua KT 6 Saroha, di Bandar Pasir Mandoge, Asahan, Kamis (14/9/2017), terkait adanya undangan mediasi dari Camat Bandar Pasir Mandoge, Jutawan Sinaga, ke KT yang dipimpinnya.

"Masalah ini bermula saat masuknya PT Aceh Mekar dan PT Persada Raya ke Desa Sei Kopas, pada tahun 1986 yang kemudian tanpa kami ketahui perusahaan ini berganti nama jadi PT. Jaya Baru Pratama. Awalnya, kami sudah mengusahai tanah yang disebut mereka sebagai miliknya, pada tahun 1980. Entah bagaimana, datanglah Pangulu desa kami saat itu, Israel Sitorus, meminta kami untuk meninggalkan tanah kami karena akan dikuasai oleh perusahaan tersebut. Namun kami menolak permintaan Pangulu (Kepala Desa-red). Dan karena kami menolak, kami diusir secara paksa oleh Pangulu itu yang dibantu oleh polisi dan tentara serta centeng-centeng perusahaan itu," kenang Targun, ayah empat anak, yang saat ini berusia 57 tahun, dengan mata berkaca-kaca, Minggu (17/9).

Targun yang turut didampingi enam orang pejuang awal tanah tersebut yakni, Tiurma Br Sitorus, Tiomsi Br Sitorus, Tiodor Br  Sitorus, Nurmi Br Sitorus, Sainim Br Sinaga, dan Pintaomas Br Simbolon, serta anggota KT 6 Saroha lainnya menyebutkan bahwa tanah seluas 62 hektar yang mereka pertahankan itu, adalah tanah yang dikuasai keluarga.

Perjuangan ini, sambungnya, sudah berlangsung lama. "Karena kami memang takut saat itu dipaksa dan diancam oleh Pangulu dan kelompoknya, kami terpaksa meninggalkan tanah kami itu. Tahun 2004, kami ambil kembali tanah kami itu. Tapi perusahaannya sudah ganti jadi PT Jaya Bangun Pratama. Hal ini kami lakukan sebab tidak pernah kami menerima ganti apapun terhadap tanah kami itu," terangnya.

Ia mengakui bahwa saat pengambilan kembali tanah itu sempat terjadi bentrok berulangkali. Bahkan ada beberapa anggotanya yang ditangkap pihak kepolisian saat itu akibat saling lapor antara masyarakat KT dengan pihak PT JBP, dan ada sampai di pengadilan.

Soal alas hak yang dimiliki KT yang dipimpinnya, Targun mengatakan bahwa tanah itu sudah mereka kuasai selama puluhan tahun. "Banyak tanaman yang sudah kami panen saat itu karena itu perladangan kami. Di atasnya saat itu kami tànam gambiri, durian, mangga, rambutan, rambung, maupun padi. Tapi semuanya didoser perusahaan tanpa ada kami siberikan ganti apapun," ungkapnya.

Tahun 2006 sampai 2007, tambahnya, KT sudah punya Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan oleh Camat saat itu. "Ada sekitar 18 SKT yang sudah kami peroleh dengan luas sekitar 20-an hektar," terangnya.

Sekarang, katanya lagi, kami mulai mendapat panggilan dari pihak Polres Asahan atas nama pelapor Herman Ali. "Padahal, tak ada satupun warga masyarakat di Sei Kopas mengenalnya,"ucapnya.

Targun dan KT 6 Saroha berharap agar masalah yang dihadapi kelompoknya, dapat menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. "Kami masyarakat desa sangat takut dengan panggilan-panggilan dari pihak Polres Asahan ini. Tak tahu kami, entah apa salah kami. Kami mohon supaya Pak Jokowi dapat membantu penyelesaian masalah kami secepatnya," pungkasnya. 

Editor: Budi

T#g:AsahanJokowikonflik
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Nov 2017 21:57

    Presiden Jokowi dan Tengku Erry Mampir Di Gubernuran

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendarat di Kualanamu International Airport (KNIA) dalam rangka kunjungan kerja meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHM

  • Jumat, 17 Nov 2017 21:27

    Jokowi Buka Munas KAHMI

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ditandai dengan pemukulan Gordang Sambilan di Hotel Santika Dyandra Medan

  • Jumat, 17 Nov 2017 14:57

    Presiden Hadiri Munas KAHMI di Medan

    Usai menghadiri acara Sarasehan Nasional DPD RI, Presiden Joko Widodo langsung bertolak menuju Provinsi Sumatera Utara guna melakukan kegiatan kunjungan kerja.Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakus

  • Kamis, 16 Nov 2017 08:56

    Danrem 022/Pantai Timur Pimpin Sertijab Danyonif 126/KC

    Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Arm Khoirul Hadi memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) 126 Kalacakti dari dari Letkol Inf Taufik Rizal, S.E. kepada Mayor Inf Muly

  • Rabu, 15 Nov 2017 14:55

    PT. SSL Diduga Lakukan Pengerusakan Terhadap Tanaman Masyarakat

    Sengketa lahan dan hutan antara masyarakat lokal dengan perusahaan menyebabkan pendapatan masyarakat mengalami penurunan drastis, karena sumber-sumber ekonomi masyarakat dari hutan hilang akibat dari

  • Rabu, 15 Nov 2017 03:55

    Bijak Menyikapi Pembangunan di Era Presiden Jokowi

    Negara kurang ini, negara kurang itu. Banyak hal yang menjadi tuntutan kita kepada Negara. Hal ini menjadi wajar apabila didasari oleh motif kepentingan bangsa dan negara. Namun, apa kita sudah bersyukur dengan kondisi yang ada saat ini?

  • Senin, 13 Nov 2017 08:41

    Surya Paloh Sebut Dirinya & Jokowi Sepakat Dukung Tengku Erry

    Ketua Umum Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) H Surya Paloh tidak dapat menutupi kegembiraannya menyaksikan belasan ribu masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Medan, Minggu (12/11/2017).Di hadapan

  • Senin, 13 Nov 2017 08:33

    Bertemu Presiden Jokowi, PM Abe Puji Iklim Investasi Indonesia

    Menjelang perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, kedua negara sepakat untuk melakukan kegiatan bersama.

  • Minggu, 12 Nov 2017 16:12

    Tiba di Filipina, Presiden Hadiri KTT ASEAN di Manila

    Tarian massal yang diikuti ratusan penari sambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandar Udara Clark Pampanga, Filipina, Minggu, (12/11/2017). Info diperoleh dari B

  • Sabtu, 11 Nov 2017 19:31

    Presiden Jokowi Bertemu dengan PM Australia di Viet Nam

    Mengawali kegiatan hari kedua berada di Da Nang, Viet Nam, Sabtu, (11/11/2017), Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Furama Resort Da Nang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak