Sabtu, 21 Jul 2018 22:21

Rektor Tak Sangka Ada Teroris Di Kampus Unri

Riau (utamanews.com)
Oleh: Erickson
Minggu, 03 Jun 2018 08:33
Istimewa
Barang bukti perakitan bom yang disita Densus 88/AT dari kampus Unri, Sabtu (/6/2018).
Prof. Dr Aras Mulyadi, Rektor Universitas Riau (Unri), sangat tidak menduga adanya tindakan terkait teror di kampus universitas negeri di Kota Pekanbaru, Riau itu.

"Universitas Riau sangat menyayangkan karena tidak ada hal-hal yang mencurigakan selama ini. Apalagi kejadian yang mengarah ke teror ini," kata Aras pada jumpa pers di Mapolda Riau, Pekanbaru, Sabtu malam (2/6).

Ia mengatakan pihak universitas tidak pernah mendukung tindakan yang berkaitan dengan terorisme di kampus tersebut.

"Karena itu, kami seluruh civitas academica sangat mengutuk tindakan yang menjurus ke teror ini," kata Aras seraya memuji Polri yang telah mengungkap jaringan teroris di Kampus Unri.

Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris dan menyita sejumlah barang yang diduga bom dari kampus Universitas Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu.

"Terduga tiga orang (teroris) yang berhasil diamankan itu, yaitu berada di kampus Unri," kata Kapolda Riau Irjen Pol. Nandang saat jumpa pers di Mapolda Riau, Pekanbaru, Sabtu malam (2/6).

Bersama tiga terduga, kata Nandang, Densus 88 juga menyita sejumlah bom rakitan. Tiga orang yang ditangkap adalah alumni Universitas Riau.

Ketiganya adalah alumni Universitas Riau pada tahun 2002, 2004, dan 2005. Mereka berinisial Z, B, dan K.

Terduga Z disebut alumnus Jurusan Pariwisata, sedangkan inisial B dan K adalah alumni Jurusan Komunikasi dan Administasi Negara FISIP Unri.

"Terduga teroris ada tiga orang, barang yang diamankan berupa empat bom siap ledak. Yang merakit adalah alumni Universitas Riau Jurusan Pariwisata inisial Z," kata Nandang menyebut peran Z dalam aksi itu.

Ia mengatakan bahwa mereka sengaja menumpang tidur di mes Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) Sakai, dan merakit bom di dalam mes kampus itu.

Terduga mengaku bom tersebut akan diledakan di Gedung DPR RI dan DPRD Riau.

Namun, Kapolda belum bisa mengatakan apakah rencana itu ada kaitannya dengan pengesahaan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU.

"Wallahualam, nanti tanya mereka," kata Nandang.

Editor: Dito

Sumber: Antara

T#g:RiauterorisUnri
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Jul 2018 13:17

    Panglima TNI: Cyber Narcoterorism Gunakan Dunia Maya Biayai Terorisme

    Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism" yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menya

  • Selasa, 10 Jul 2018 17:10

    Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

    Terorisme merupakan musuh dunia yang tidak mengenal batas wilayah dan undang-undang suatu negara. Aksinya dapat terjadi di negara mana saja yang mereka targetkan, tidak terkecuali di negara Indonesia tercinta.

  • Minggu, 17 Jun 2018 12:17

    Kampus dan Radikalisme

    Belum lama ini, terjadi sebuah penggerebekan terkait teroris di Universitas Riau (Unri). Tertangkapnya terduga teroris beserta barang bukti yakni granat tangan, bahan peledak serta bom pipa siap ledak

  • Jumat, 08 Jun 2018 04:08

    Panglima TNI: Radikalisme Berujung Pada Tindakan Terorisme

    Selaku umat Islam dan bagian dari bangsa yang besar, sebagai warga negara Indonesia harus menyadari adanya radikalisme di sekitar kita. Radikalisme ini berawal dari pemahaman yang salah, yang kemudian

  • Minggu, 03 Jun 2018 20:23

    Seluruh Kader PMII Sumut Harus Jadi "Pagar" Kampus Dari Paham Radikal

    PMII SUMUT meminta seluruh pengurus Cabang, Komisariat, dan Rayon menjadi "pagar" terhadap masuknya paham radikal ke kampus-kampus.

  • Kamis, 31 Mei 2018 13:31

    Pancasila Menyatukan Keberagaman Kita

    Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai banyak bahasa, budaya, suku ,kepercayaan dan semua itu disatukan oleh Pancasila sebagai pendoman bagi warga negara Indonesia dengan semboyannya adalah

  • Selasa, 29 Mei 2018 01:29

    BEM NUS Dukung Kapolri & BIN Berantas Terorisme Sampai ke Akarnya

    Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM-NUS) Wilayah Sumatera meminta dan mendukung langkah Kapolri dan BIN untuk memberantas teroris hingga ke akarnya.Hal ini disampaikan Kordinator BEM NUS Wilayah

  • Minggu, 27 Mei 2018 14:27

    Bersatu Melawan Aksi Terorisme

    Terorisme identik dengan kekerasan. Tindakan teroris menyebabkan keresahan, rasa takut di tengah masyarakat, melukai atau mengancam kehidupan, kebebasan, atau keselamatan orang lain dengan tujuan tert

  • Minggu, 20 Mei 2018 11:00

    Polres Nias Selatan Deklarasi Anti Terorisme

    Polres Nias Selatan menggelar deklarasi anti terorisme yang dirangkai dengan buka puasa bersama puluhan anak anak yatim, di Aula Mapolres Nias Selatan, Jumat sore (18/05).

  • Jumat, 18 Mei 2018 15:18

    Insiden Surabaya, Momentum Bangsa Indonesia Untuk Memiliki Satu Musuh Bersama

    Setelah aksi penyanderaan di Markas Komando Brigade Mobil (MAKO) Brimob di Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) lalu, teror kembali terjadi dua hari berturut-turut. Kali ini teror dilakukan di Kota Surabay

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak