Kamis, 19 Okt 2017 14:12

Pria ini ditemukan selamat setelah 3 hari terombang-ambing di laut

Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Roy S.
Jumat, 26 Mei 2017 17:36
Dibaca: 313 kali
Imron Nainggolan, 42 tahun, seorang nelayan ditemukan selamat setelah 3 hari terombang-ambing di laut.


Imron warga Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang dilaporkan tenggelam, Selasa (23/5/2017), akhirnya ditemukan di sekitar perairan Pulau Ilik, Kamis (25/5) sekira pukul 16.15 WIB.

Korpos Basarnas Sibolga, Adlin Buyung Nasution menerangkan, korban kapal tenggelam ini ditemukan terombang ambing dalam kondisi lemas oleh kapal nelayan yang turut melakukan pencarian. 

Setelah dievakuasi ke kapal Nakula milik SAR, Imron Nainggolan langsung dirawat dan diberikan makan.

"Korban kita temukan dalam keadaan selamat di perairan Pulau Ilik. Yang menemukan nelayan, kita sama-sama melakukan pencarian, tim kita turun dengan sekoci melakukan penyisiran di sekitar pulau," ujar Adlin Buyung 

Adlin mengungkapkan, Imron Nainggolan bukan ABK kapal yang tenggelam tersebut. Ia merupakan seorang nelayan kapal lain yang menumpang untuk pulang, karena kondisinya yang kurang sehat.

Namun naas, kapal pamuge jenis pompong bernama KM Rejeki yang ditumpanginya tenggelam setelah diterjang ombak, Selasa (23/5) dini hari sekira pukul 04.30 WIB di perairan Pulau Ilik sekitar 3 mil dari pesisir pantai Sibolga.

Dari empat orang di dalam kapal tersebut, tiga orang berhasil ditemukan selamat termasuk Imron Nainggolan. Sementara satu orang lainnya bernama Maju Napitupulu (kwanca kapal) masih dalam pencarian.

Sebelumnya Limsar Pakpahan (tekong) dan Ramli Silaban berhasil ditemukan selamat. Keduanya terpisah dari dua korban lainnya. Mereka terus berenang hingga ditemukan keesokan harinya sekira pukul 12.00 WIB oleh kapal nelayan, lalu melaporkan kejadian tersebut ke kantor Basarnas Sibolga.

Menurut keterangan Imron Nainggolan, lanjut Adlin, Imron berpisah dengan Maju Napitupulu sekira pukul 15.00 Wib, satu jam sebelum dirinya ditemukan.

Lebih lanjut Adlin menerangkan, setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam, Imron Nainggolan dan Maju Napitupulu sama-sama berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan sebuah tutup fiber sebagai pelampung. Namun mereka akhirnya berpisah karena kondisi Maju Napitupulu sudah sangat lemas.

"Mereka berpisah melepaskan tangan, karena kondisi Maju Napitupulu tidak kuat lagi. Dari kemarin mereka bersama terus di atas fiber, namun setelah bertahan hingga pukul 03.00 dini hari, Imron Nainggolan sempat mengatakan 'ayo teman kamu harus kuat, aku tidak punya teman sendirian di laut'. Jadi dia masih terus bertahan, dan jam 3 sore Maju Napitupulu melambaikan tangan. Imron sampai menangis menceritakan kejadian tersebut. Itu keterangan yang kita peroleh dari Imron," tandas Adlin Buyung.

Setelah dievakuasi, Imron Nainggolan kemudian diantarkan ke rumah keluarganya di Rawang 4, Sibolga menggunakan mobil Basarnas dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pondok Batu.

Editor: Sam

T#g:Sibolgatenggelam
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Sep 2017 08:46

    Bupati Tapteng dan Walikota Sibolga ikuti aksi Unjukrasa Peduli Rohingya

    Walikota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah bersama masyarakat lintas agama Sibolga Tapteng mengikuti aksi unjukrasa Peduli Rohingya dengan melakukan long march keliling kota Sibolga yang dimulai dari de

  • Rabu, 06 Sep 2017 11:16

    Personel KN Singa Laut 4802 Bakamla RI Evakuasi Korban Tenggelam di Perairan Serai

    Sebuah kapal penumpang tradisional tenggelam pada Selasa sore, satu orang korban meninggal dan satu orang lainnya hilang. Mendapat laporan dari warga setempat, personel KN Singa Laut 4802 Bakamla RI l

  • Senin, 04 Sep 2017 22:14

    2 Nelayan Balla Bulo Nyaris Tewas Terseret Arus Gelombang Laut

    Dua nelayan pesisir Dusun Balla Bulo Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan yang sementara memasang jaring ikan di pesisir pantai Biring Balang, Desa Lantib

  • Jumat, 01 Sep 2017 17:51

    Pekerja Tower SUTT PLN hilang di Toma, Nias Selatan

    Sumindar (30), hilang karena diduga terbawa arus saat mandi di Pantai Buaya Desa Hilindraso Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan, Rabu sore (30/8).

  • Senin, 28 Agu 2017 21:08

    Kebakaran di jalan Murai Sibolga Selatan, kerugian ditaksir capai Rp500 juta

    Tiga unit rumah di jalan Murai Gg. Muslim kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan ludes terbakar dilalap sijago merah, Senin (28/8), sekitar pukul 18.00 WIB.

  • Jumat, 25 Agu 2017 09:55

    Diduga Lemah Tindak Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Negeri Sibolga Didemo

    Aliansi Mahasiswa Pemuda Demokrasi Sibolga-Tapanuli Tengah (AMPD-SITAP) berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Kamis, (24/8/2017).

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:02

    Menuju Medan, 33 Imigran dari Sri Lanka asal Nias transit di Sibolga

    Sebanyak 33 orang imigran asal Sri Lanka yang terdampar di Pulau Nias, Sumatera Utara, tiba di Kantor Imigrasi Sibolga dengan menggunakan kapal ASDP KMP. Belanak, Sabtu pagi, (12/8/2017).Ke 33 imigran

  • Rabu, 26 Jul 2017 18:56

    Tragis, pria ini tewas saat Polisi gerebek pesta sabu di Sibolga

    Seorang pria berusia 40an tahun, disebut bernama Heri, tewas peristiwa penggerebekan pesta sabu oleh polisi.

  • Selasa, 25 Jul 2017 17:35

    Hanyut di Sei Belumai, Wahyudi ditemukan tewas

    Setelah dua hari melakukan pencarian, tim gabungan yang terdiri personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang, Polsek Talun Kenas, Tim SAR dan warga sekitar, akhirnya menemukan jenaz

  • Sabtu, 08 Jul 2017 03:58

    Pertama kalinya Lanal Sibolga jadi Panda seleksi calon Taruna AAL

    Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Rizal Musa Karim, SE memberangkatkan 6 calon Taruna dan Bintara untuk mengikuti seleksi akhir pusat di Malang. Keenam calon Taruna dan Bintara yang diberangkatkan itu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak