Kamis, 19 Jul 2018 16:21
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Polri dan Polisi Interpol Tiongkok Amankan 78 Imigran Gelap Asal Tiongkok dan Taiwan

Polri dan Polisi Interpol Tiongkok Amankan 78 Imigran Gelap Asal Tiongkok dan Taiwan

DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Joan
Rabu, 17 Mei 2017 08:27
78 imigran gelap asal Tiongkok dan Taiwan diamankan Reskrimsus Polda Sumut yang bekerja sama dengan Mabes Polri dan Interpol Tiongkok.


Para imigran gelap yang juga pelaku tindak pidana cybercrime ini diamankan dari salah satu pergudangan eks PTPN2 di Gang Sopoyono, Pasar VI, Dusun III, Desa Telagasari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Selasa (16/5) dinihari.

Informasi yang diterima UTAMANEWS dari lokasi penangkapan, ke 78 orang imigran gelap itu, pria berjumlah 49 orang dan wanita berjumlah 29 orang dipekerjakan di gudang milik Adul, warga Medan.

Selain WNA, turut diamankan juga seorang WNI, Wagimin 38 tahun, warga Tebing Tinggi, yang berperan sebagai supir. Ia dibawa oleh Fredy warga Jakarta.

Dari tangan para imigran, polisi menyita paspor, telepon genggam dan surat-surat penting lainnya sebagai barang bukti. 



Penggerebekan ini dipimpin langsung Dir Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Drs Toga Panjaitan yang didampingi Kasubdit Cyber Crime Polda Sumut, AKBP Heri Jhoni Saragih, Wadir Krimsus Polda Sumut, AKBP Roni Santana, Imigrasi Kelas I Provsu, serta aparat kepolisian dari Interpol Tiongkok sebanyak 5 orang yang dipimpin MR.Ceny.

Menurut Dir Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Drs Toga Panjaitan yang didampingi Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa, , para imigran gelap yang diamankan tersebut kerap melakukan penipuan sistem online.

"Yang menjadi korban para ulah imigran yang diamankan tersebut pada umumnya warga negara Tiongkok dan Taiwan yang dikategorikan Cybercrime," ujarnya.



Ditambahkan, akibat ulah para imigran gelap tersebut, puluhan warga Tiongkok dan Taiwan menjadi korban penipuan dengan kerugian sekira 1 miliar dolar perbulan.

Kegiatan yang dilakukan imigran itu sudah berlangsung sebulan lebih. Dari para Imigran itu diamankan paspor dengan tujuan visa wisata dan bukan sebagai pekerja.

Hingga berita ini dilaporkan, ke 78 orang imigran gelap itu masih dilakukan proses pengembangan oleh Polda Sumut, guna menunggu dilakukan proses deportasi ke negara masing-masing.



Editor: Sam

T#g:378ChinacybercybercrimeIlegalPtpn2
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Jul 2018 16:09

    Tiga Kasus Menonjol Berhasil Diungkap Polres Nias Dalam Sepekan

    Kepolisian Resort Nias, Sumatera Utara berhasil mengungkap tiga kasus menonjol yang terjadi di wilayah hukum Polres selama sepekan terakhir, yakni curanmor, judi online dan pengungkapan aktor pembobol

  • Rabu, 18 Jul 2018 12:48

    RRC Jalin Kerjasama dengan Pemkab Deli Serdang Kembangkan Kerajinan Bambu

    Tim The Belt and Road Bamboo Art Development Aliance Sichuan China sebuah Organisasi dari Pemerintah China yang mengembangkan pemberdayaan masyarakat desa khususnya pengrajin dan petani bambu di jalur

  • Selasa, 17 Jul 2018 13:17

    Panglima TNI: Cyber Narcoterorism Gunakan Dunia Maya Biayai Terorisme

    Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism" yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menya

  • Sabtu, 30 Jun 2018 12:40

    Taksi di China Sediakan Jajanan Untuk Penumpang

    Sebuah perusahaan di China telah mengubah sedikitnya 400 taksi menjadi lebih menarik. Jika banyak warga yang merasa bosan dengan situasi macet dan sebagainya, mereka bisa mengisi waktu dengan berbelanja sejumlah barang-barang termasuk makanan.

  • Selasa, 19 Jun 2018 19:19

    Dir Ops: 106 Hektare Lahan Eks HGU PTPN 2 Helvetia Belum Dicoret dari Daftar Aktiva Perusahaan

    106 hektare lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 di Pasar II Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara diyakini belum dicoret dari daftar aktiva perusahaan.

  • Selasa, 05 Jun 2018 17:05

    Gubernur Sambut Baik Rencana CHSR Bangun Rel Kereta Di Sumut

    Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyambut baik rencana China High Speed Railway (CHSR) untuk membangun infrastruktur jalur kereta api di Sumatera Utara (Sumut). Karena, infrastruktur transportasi dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah ini.

  • Minggu, 27 Mei 2018 11:27

    KN Belut Laut Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan Kabel Optik Ilegal

    KN Belut Laut 4806 Bakamla menangkap sebuah kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah utara Tg. Berakit, Bintan, Sabtu (26/5/2018).Kejadian bermula sa

  • Selasa, 22 Mei 2018 14:22

    Lion Air "Polisikan" 9 Pilot & 1 Karyawan

    Lion Air Group menyampaikan keterangan resmi mengenai sembilan (9) penerbang (pilot) serta satu (1) karyawan yang ditahan Polisi karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum sesuai ketentuan sebaga

  • Rabu, 09 Mei 2018 08:09

    Bakamla RI Tangkap Kapal dengan Bom Ikan di Selat Makassar

    Kapal Angkatan Laut (KAL) Suluh Pari 1.6-60 yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, menangkap sebuah Kapal Ikan Indonesia (KII) yang diduga menangkap ikan menggunakan bahan peledak atau Bom Ika

  • Minggu, 06 Mei 2018 07:46

    Kunjungan PM China dan Peluang Masa Depan Ekonomi Indonesia

    "Kita harus bekerja sekeras-kerasnya untuk membangun Indonesia menjadi Negara maritim. Samudera, laut, selat, dan teluk adalah masa depan peradaban kita. Ini saatnya Jalesveva Jayamahe, di laut kita j

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak