Sabtu, 25 Nov 2017 06:46

Polisi tangkap admin akun penyebar kebencian, Ahmad Fatihul Alif

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian
Jumat, 09 Jun 2017 22:09
Dibaca: 1.143 kali
tribratanews
Tim Siber Mabes Polri saat memaparkan penangkapan terhadap Mohamad Said, tersangka penebar kebencian.
Tim Siber Mabes Polri kembali ungkap kasus tindak pidana penyebaran ujaran kebencian (Hate Speech) dan SARA.

Polisi tangkap admin akun Facebook atas nama Ahmad Fatihul Alif, yang memposting kalimat-kalimat yang ditujukan untuk menimbulkan permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).
 
Hasil penyelidikan tim Siber Mabes Polri yang dipimpin oleh Kasubdit 2 Tipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, diketahui terduga pelaku merupakan warga Ciganjur, jalan Raya SDN 224. Kebon 200 Kamal Cengkareng, Jakarta Barat dan dilakukan penangkapan terduga pelaku yang diketahui adalah MS, 39 tahun, beserta sejumlah Barang Bukti.

Selanjutnya Kombes Himawan membawa MS dan barang bukti ke kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Beberapa barang berhasil disita sebagai barang bukti yaitu :

1) 1 (satu) buah KTP Kabupaten Malang atas nama MS dengan NIK 3603960707770012;

2) 1 (satu) buah Tablet Advan X-7 warna hitam beserta simcard 08964691917728;

3) 1 (satu) buah akun facebook AHMAD FATIHUL ALIF dengan username +6281298926896 ;

4) 1 (satu) buah akun facebook ILHAM AL SYAHIDI dengan username +6287888689066

Pengungkapan kasus Kasus (Hate Speech) dan SARA menindaklanjuti dari Laporan Polisi Nomor : LP/585/VI/2017/Bareskrim, tanggal 03 Juni 2017. Saat ini MS sedang menjalani pemeriksaan untuk mengungkap lebih dalam.

"MS sementara masih menjalani pemeriksaan intensif dari tim Siber Mabes Polri, tersangka MS disangkakan pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) dan/atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 16 Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor: 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau pasal 156 KUHP, terang," Kombes Pol Himawan Bayu Aji, pada Jumat (9/6/2017).

Editor: Sam

T#g:ITEhoax
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 16:12

    KNPI Sumut: Usut Kasus Pencemaran Nama Baik Pejabat PDAM Tirtanadi

    Dugaan pencemaran nama baik pejabat PDAM Tirtanadi melalui media sosial berbuntut panjang. Pemilik akun fesbuk berinisial FFN dilaporkan ke kepolisian oleh Febby Milanie, pejabat Tirtanadi yang menjad

  • Selasa, 21 Nov 2017 03:51

    Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

    Per 31 Oktober 2017, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan lama maupun baru diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan memakai nomor NIK dan Kartu Keluarga. 

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Rabu, 18 Okt 2017 19:28

    Pegiat Literasi Sumut Pecahkan Rekor MURI

    Para pegiat literasi di Sumatera Utara (Sumut) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan pengguna Big Book terbanyak di Indonesia.

  • Sabtu, 23 Sep 2017 16:23

    Undangan Panglima TNI di Akun Twitter Ulama Lover ! "HOAX"

    Beredarnya undangan resmi yang mengatasnamakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di akun twitter Ulama Lover ! beserta video yang menggunakan profil Puspen TNI, untuk berkumpul di Monas (DKI)

  • Jumat, 15 Sep 2017 12:45

    TNI dan Sebaran Hoax di Medsos

    Maraknya penyebaran berita Hoax di jagat maya ternyata sudah tersusun secara rapi. Jika Anda membaca kabar miring yang bertebaran di media sosial jangan cepat percaya dan perlu memeriksa sumber inform

  • Kamis, 31 Agu 2017 01:20

    Terlalu, berita di media online soal Walikota Dzulmi Eldin tersangka, ternyata hoax

    Sejak Selasa malam, (29/8), sejumlah media online dari Medan menyebar informasi bahwa Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin tersangka kasus dugaan korupsi perizinan dan gratifikasi proyek Podomoro City Deli

  • Senin, 28 Agu 2017 06:58

    Media Massa Berperan Penting Sebarkan Kebhinekaan

    Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia bersama DPP PERADAH Indonesia Provinsi Sumatera Utara Gelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8).

  • Kamis, 24 Agu 2017 07:54

    Tersangka sindikat penyebar hoax di Facebook mahir IT

    Polisi memaparkan para tersangka penggerak sindikat penyebar hoax dan fitnah di media sosial facebook, "Saracen". Para tersangka ini berinisial JAS (32), MFT (43), dan SRN (32).

  • Minggu, 20 Agu 2017 06:40

    SOKSI Siap Menangkan Ngogesa Sitepu Jadi Gubsu

    Bertempat di Gedung Pegnasos Kabupaten Langkat, di gelar acara Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Soksi (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Periode 2016-2021, Sabtu (19/8/2017) sia

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak