Minggu, 24 Sep 2017 15:36

Polisi gagalkan penyelundupan tiga kontainer kain impor

BATAM (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 29 Jul 2017 11:49
Dibaca: 313 kali
Fajar Bali Online
Ilustrasi

Aparat kepolisian dari Polda Kepulauan Riau mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor pada sebuah lahan kosong tidak jauh dari Sekolah Yos Sudarso Batam. Barang selundupan ini rencananya akan dikirimkan ke sejumlah perusahaan garmen di Jakarta.

"Kain ini diselundupkan oleh A, seorang karyawan sebuah perusahaan penyalur bahan baku industri garmen. Dia menyelundupkan kain tersebut atas nama perusahaan. Dari empat kontainer, tiga berisi produk tekstil," kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, di Batam Centre, Batam, Jumat malam, (28/7).

Atas temuan tersebut, kata dia, A sudah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan kejahatan mengatasnamakan perusahaan.

"Perusahaan tidak mengetahui sama sekali bahwa A memasukkan barang atas nama perusahaan dan dijual kepada pihak lain," kata dia.

A, kata Sam, diketahui sudah tiga kali melakukan impor kain dalam jumlah besar melalui jalur resmi mengatasnamakan perusahaan tempatnya bekerja, namun kemudian dijual sendiri.

"Pengakuan pelaku, setiap kilogram kain dibeli dengan harga satu dolar Amerika Serikat. Jadi nilai barang ini sangat besar," kata Sam.

Saat ini, kata dia, kasus tersebut ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri.

"Kasus ini masih dikembangkan untuk mencari dugaan keterlibatan pihak-pihak lain. Tersangka sudah dibawa ke Polda Kepri," kata dia pula.

Hingga Jumat malam, kontainer tersebut masih berada di lokasi dengan pengamanan pihak kepolisian.

Wilayah Kepri, khususnya Batam, yang berbatasan dengan sejumlah negara seringkali dimanfaatkan berbagai pihak untuk memasukkan barang secara ilegal kemudian dikirimkan ke daerah lain di Indonesia.

Sebelumnya, Direskrimsus Polda Kepri Kombes Budi Suryanto mengatakan pihaknya bekerjasama dengan berbagai instansi akan terus melakukan pengawasan termasuk produk-produk impor melalui Batam.

Pihaknya sudah melakukan rapat dengan berbagai pihak untuk melakukan pengawasan dimaksud.

Editor: Elya

T#g:BatamIlegal
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Sep 2017 13:46

    Bobby Dalimunthe: Jangan sebut siswa siluman

    Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum menemukan solusi pasti.Rekomendasi Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara untuk meminta orang tua siswa PPDB no online agar memindahkan anak mereka ke

  • Senin, 28 Agu 2017 20:38

    JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

    Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:12

    Petugas temukan 4 ekor burung Cendrawasih Papua "tak bertuan" di Kualanamu

    Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan menggagalkan penyelundupan empat ekor Burung Cendrawasih Kuning Besar (Paradisea Apoda) dari Surabaya, di Lini 1 Terminal Kargo Bandara Kuala Namu. Inform

  • Jumat, 28 Jul 2017 21:18

    2 TKI Ilegal dan 2 Bayi Dipulangkan dari Malaysia

    Bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia, Yulia Novita, 26 tahun, warga Desa Pagu Dalam, Kecamatan Kurai, Padang Pariaman dan Bagus anaknya yang masih balita serta Indah, 34 tah

  • Sabtu, 22 Jul 2017 10:22

    Bakamla RI Bekali Personel Zona Barat

    Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Laksma TNI Isbandi Andrianto, S.E., M.M. secara resmi membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kemampuan Teknis Jaringan Sumber Daya Manusia (SDM) Wilayah Zona Bara

  • Rabu, 12 Jul 2017 18:42

    Impor Beresiko Tinggi Berdampak Bagi Ekonomi dan Penerimaan Negara

    Impor Beresiko Tinggi adalah impor yang dilakukan secara illegal sehingga dapat merusak daya saing industri dalam negeri, karena harga produk yang dihasilkan menjadi lebih mahal dari pada barang-baran

  • Jumat, 30 Jun 2017 22:30

    Mulai malam ini, Malaysia Gelar Razia Besar-besaran Pekerja Ilegal

    Dirjen Imigrasi Malaysia Datuk Seri Mustafar Bin Haji Ali dalam jumpa pers berakhirnya program pendaftaran E-Card atau Kartu Pekerja Ilegal Sementara di Kantor Imigrasi Putrajaya menyatakan bahwa Jawa

  • Senin, 19 Jun 2017 22:59

    Rambah Hutan Lindung, Dishut Sumut amankan alat berat Pemkab Humbahas

    Program penanaman Jagung di areal 100 hektar oleh Pemkab Humbang Hasundutan ternyata menabrak undang-undang yang mengatur lingkungan hidup dan kehutanan.

  • Rabu, 14 Jun 2017 22:34

    Simpan bahan pangan ilegal, BBPOM Medan gerebek ruko di Cemara Residen

    Aparat penegak hukum dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan gerebek sebuah rumah toko (ruko) di Komplek Cemara Residen, nomor B-14, jalan Metal, Medan.

  • Jumat, 02 Jun 2017 18:32

    Oknum Dinas Kehutanan Diduga Tebang Pohon Mahoni Tanpa Ijin di jalan menuju Danau Toba

    Penebangan 3 (tiga) pohon Mahoni di jalan raya menuju Parapat, danau Toba, tepatnya di depan Polsek Dopan jalan Parapat Km 17 oleh oknum pegawai Dinas Kehutanan An. Anton Sinaga, diduga ilegal.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak