Selasa, 17 Jul 2018 22:08

Polda Sumut: Akun Facebook Surya Hardyanto Putarbalikkan Fakta dan sebar Hoax

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Kamis, 29 Jun 2017 11:29
Capture
Pernyataan Polda Sumut atas berita hoax akun facebook Surya Hardyanto
Netizen pengguna facebook dibuat heboh oleh pernyataan sebuah akun facebook bernama Surya Hardyanto, yang menyatakan "...bahwa peristiwa di Mapolda itu karena masalah utang piutang dan pembunuh dan korban sama-sama non muslim. Warga di sekitar Mapolda saja heran, kenapa berita di TV jadi terkait masalah teroris.. Waallahu a'lam."

Tulisan itu dibuat oleh akun tersebut pada 27 Juni sekitar pukul 20.55 wib. 

Menanggapi hal ini Polda Sumut menyatakan bahwa Akun Facebook Surya Hardyanto membuat berita bohong dan memutar balikkan fakta.

Kabid Humas Polda Sumut menyatakan bahwa terkait adanya berita bohong di akun facebook terkait penyerangan terduga teroris ke Pos Jaga Polda Sumut yang mengakibatkan anggota Polri an. Ipda Anumerta Martua Sigalingging meninggal dunia, sama sekali tidak benar, dan hoax. 

"Hasil penyelidikan di TKP, identifikasi dan keterangan pelaku yang hidup, terungkap dengan jelas identitas mereka maupun motif mereka melakukan penyerangan terhadap Polda Sumut," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kamis (29/6).

Polisi telah dapat menyimpulkan bahwa para pelaku merupakan kelompok teroris yang ingin merebut senjata api dinas Polri, serta merencanakan aksi teror lanjutan.

"Pemilik akun ini (Surya Hardyanto) memutar balikkan fakta sebenarnya," tegas Kabid Humas.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan, tidak ada hubungan antara pelaku penyerangan dengan anggota Polri yang menjadi korban, bahkan mereka tidak saling mengenal, bagaimana ada masalah utang piutang.

"Di dalam akun ini disebutkan kalau pembunuh dan korban sama sama non muslim, itu juga BERITA BOHONG, karena para pelaku di KTP-nya tercantum Muslim," ungkapnya. 

Hal tersebut tidak terbantahkan lagi karena seorang pelaku yang ditembak mati oleh Polisi juga dimakamkan di kuburan Islam di Medan.

"Apa yang disampaikan pemilik akun adalah HOAX dan berbahaya bagi masyarakat yang kurang paham terhadap informasi yang sebenarnya," tegas Rina.

"Tim Cyber Crime Direskrimsus Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun yang memutar balikkan fakta tersebut," pungkas Rina.

Namun hingga kini, belum jelas apakah yang bersangkutan sudah diamankan atau belum, karena alamat rumah, identitas kerja, alamat sekolah anak dan nomor telepon pribadi terduga penyebar hoax itu masih jelas terpampang di akun facebooknya. Namun, status hoax yang sudah tersebar dan banyak 'dicapture' para pengguna facebook tersebut sudah dihapus.

Mari kita tunggu keseriusan Polisi memberantas hoax.

Editor: Sam

T#g:isisMartua Sigalingginghoax
Berita Terkait
  • Senin, 02 Jul 2018 21:02

    Kapuspen TNI: Satuan Penerangan TNI Merupakan Pilar Penting Dalam Komunikasi Publik

    Tugas TNI khususnya Satuan Penerangan TNI sebagai public relations yang merupakan salah satu pilar penting dalam komunikasi publik dalam upaya menciptakan citra positif TNI. Demikian disampaikan Kapus

  • Jumat, 08 Jun 2018 12:38

    Mengapa Djarot Sihar Terus Diserang Hoax?

    Sejak ditugaskan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Sihar seperti tak putus dirundung fitnah dan hoax. Alasannya sangat sederhana, pasangan ini berbahaya bagi kelompok tu

  • Minggu, 27 Mei 2018 08:27

    Ponpes Cadangpinggan Adakan Tausiyah Kebangsaan Untuk Keutuhan NKRI

    Dalam upaya untuk terus menguatkan persatuan NKRI, Ponpes Cadangpinggan, Indramayu dan Komunikonten mengadakan Tausiyah Kebangsaan dengan tema "Santri Melawan Hoax dan Penyalahgunaan isu SARA Untuk Ke

  • Jumat, 18 Mei 2018 15:18

    Insiden Surabaya, Momentum Bangsa Indonesia Untuk Memiliki Satu Musuh Bersama

    Setelah aksi penyanderaan di Markas Komando Brigade Mobil (MAKO) Brimob di Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) lalu, teror kembali terjadi dua hari berturut-turut. Kali ini teror dilakukan di Kota Surabay

  • Kamis, 10 Mei 2018 20:30

    PascaKerusuhan di Mako Brimob Depok, Kapoldasu Ingatkan Polres Deliserdang Siaga

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau Polres Deliserdang pada Rabu (9/5/2018) sekira pukul 23.45 Wib.

  • Minggu, 29 Apr 2018 03:29

    Pemilu yang semarak dan anti hoax berbasis transparansi informasi

    Diskusi publik yang berjudul "Peran Pers Dalam Mewujudkan Kampanye Pemilu Damai", telah diselenggarakan pada hari Kamis 26 April pukul 13.00-15.30 di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5 Kota Bandung.

  • Selasa, 17 Apr 2018 10:47

    Sikapi Isu SARA dan Berita Hoax, Sihar Ajak Masyarakat Berpikir Rasional

    Cawagub Sumatera Utara, Sihar Sitorus, mengajak masyarakat waspadai isu Suku Agama Ras dan Antar-golongan (SARA) dan berita hoax yang muncul. Namun, ia meyakini bahwa masyarakat saat ini sangat bijaks

  • Rabu, 11 Apr 2018 20:11

    Walikota Buka Diskusi Menjaga Kerukunan dan Antisipasi Ujaran Kebencian SARA di Medsos

    Walikota Tebing Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM membuka resmi kegiatan menjaga kerukunan dan antisipasi ujaran kebencian SARA di media sosial, Selasa (10/4) bertempat di Aula Kemenag Kota Tebing Tinggi.

  • Rabu, 28 Mar 2018 09:48

    Media diharapkan berperan ciptakan Pilkada Damai Sultra

    Kendari Focused Group Discussion (FGD) oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan Lembaga Studi Informasi Strategid Indonesia (LSISI), Selasa, mengharapkan

  • Selasa, 27 Mar 2018 04:27

    Bersama melawan hoaks yang merajalela

    Kemudahan dalam menyebar maupun mengakses segala informasi melalui media online, merupakan bagian dari kemajuan teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa. Tidak dapat dipungkhiri bahwa kemajua

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak