Minggu, 25 Feb 2018 06:38

Polda Sumut: Akun Facebook Surya Hardyanto Putarbalikkan Fakta dan sebar Hoax

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Kamis, 29 Jun 2017 11:29
Dibaca: 1.750 kali
Capture
Pernyataan Polda Sumut atas berita hoax akun facebook Surya Hardyanto
Netizen pengguna facebook dibuat heboh oleh pernyataan sebuah akun facebook bernama Surya Hardyanto, yang menyatakan "...bahwa peristiwa di Mapolda itu karena masalah utang piutang dan pembunuh dan korban sama-sama non muslim. Warga di sekitar Mapolda saja heran, kenapa berita di TV jadi terkait masalah teroris.. Waallahu a'lam."

Tulisan itu dibuat oleh akun tersebut pada 27 Juni sekitar pukul 20.55 wib. 

Menanggapi hal ini Polda Sumut menyatakan bahwa Akun Facebook Surya Hardyanto membuat berita bohong dan memutar balikkan fakta.

Kabid Humas Polda Sumut menyatakan bahwa terkait adanya berita bohong di akun facebook terkait penyerangan terduga teroris ke Pos Jaga Polda Sumut yang mengakibatkan anggota Polri an. Ipda Anumerta Martua Sigalingging meninggal dunia, sama sekali tidak benar, dan hoax. 

"Hasil penyelidikan di TKP, identifikasi dan keterangan pelaku yang hidup, terungkap dengan jelas identitas mereka maupun motif mereka melakukan penyerangan terhadap Polda Sumut," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kamis (29/6).

Polisi telah dapat menyimpulkan bahwa para pelaku merupakan kelompok teroris yang ingin merebut senjata api dinas Polri, serta merencanakan aksi teror lanjutan.

"Pemilik akun ini (Surya Hardyanto) memutar balikkan fakta sebenarnya," tegas Kabid Humas.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan, tidak ada hubungan antara pelaku penyerangan dengan anggota Polri yang menjadi korban, bahkan mereka tidak saling mengenal, bagaimana ada masalah utang piutang.

"Di dalam akun ini disebutkan kalau pembunuh dan korban sama sama non muslim, itu juga BERITA BOHONG, karena para pelaku di KTP-nya tercantum Muslim," ungkapnya. 

Hal tersebut tidak terbantahkan lagi karena seorang pelaku yang ditembak mati oleh Polisi juga dimakamkan di kuburan Islam di Medan.

"Apa yang disampaikan pemilik akun adalah HOAX dan berbahaya bagi masyarakat yang kurang paham terhadap informasi yang sebenarnya," tegas Rina.

"Tim Cyber Crime Direskrimsus Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun yang memutar balikkan fakta tersebut," pungkas Rina.

Namun hingga kini, belum jelas apakah yang bersangkutan sudah diamankan atau belum, karena alamat rumah, identitas kerja, alamat sekolah anak dan nomor telepon pribadi terduga penyebar hoax itu masih jelas terpampang di akun facebooknya. Namun, status hoax yang sudah tersebar dan banyak 'dicapture' para pengguna facebook tersebut sudah dihapus.

Mari kita tunggu keseriusan Polisi memberantas hoax.

Editor: Sam

T#g:isisMartua Sigalingginghoax
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 10:20

    Mari Jaga Rapat Redaksi Tim Medsos dari Godaan Setan Terkutuk

    Konten fitnah maupun hoax atau bohong lahir dari pikiran pendek. Tim sukses hanya memenangkan kandidatnya tanpa memikirkan kepentingan nasional.

  • Senin, 19 Feb 2018 04:19

    Djarot Minta Pendukung Berkampanye Dengan Santun

     Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus berboncengan sepeda motor menuju dan pulang dari Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) d

  • Minggu, 18 Feb 2018 14:18

    Komunikonten Gelar Diskusi Publik Cegah Kampanye Hitam dan Isu SARA di Pilkada

    Pilkada Serentak 2018 bukan hanya ujian berdemokrasi, tapi juga ujian dalam berbangsa dan bernegara. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria di Jakarta, Minggu (18/2

  • Sabtu, 17 Feb 2018 16:17

    Djarot: "Itu Kepala Kerbau"

     Cagubsu Djarot Saiful Hidayat mengajak semua pihak agar mendukung Pilkada damai yang santun dan beradab.Djarot mengaku sudah mendapat banyak informasi adanya pihak-pihak yang mengembangkan isu S

  • Jumat, 09 Feb 2018 21:49

    Gubernur Minta Insan Pers Sumut Ikut Luruskan Informasi Hoax Dan Hasutan

    Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama tokoh-tokoh Pers Sumut hadir pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, di kawasan Danau Cimpago dan Pantai Pada

  • Jumat, 19 Jan 2018 15:49

    Peran Masyarakat Melawan Kampanye Hitam

    Memasuki masa-masa Pilkada dan Pilpres terdapat banyak berita-berita yang tidak benar atau pun berita hoax yang disebarkan di berbagai media, terutama media online. Seperti yang baru saja beredar

  • Rabu, 17 Jan 2018 06:27

    Partai ini komit lawan hoax

    Dinilai berpotensi merusak nilai demokrasi Indonesia dalam Pilkada serentak 2018, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berkomitmen melawan kampanye hitam.

  • Minggu, 14 Jan 2018 17:14

    Daftar di Pilgub Sumut, Djarot Langsung Diserang Kampanye Hitam

    Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat langsung mendapat serangan black campaign sesaat setelah mendaftar di KPU Sumut, Rabu (10/1/2018).

  • Rabu, 03 Jan 2018 03:23

    Istana tanggapi "Pidato Presiden di Stadion Utama Senayan"

    Sejak kemarin, berita bohong atau hoax, tersebar luas di sosial media. Hoax ini berisikan pidato Presiden Jokowi tentang adanya ancaman terhadap kondisi keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok ma

  • Jumat, 15 Des 2017 12:05

    Tahun Baru dan Upaya Menjauhi Ujaran Kebencian

    Antusiasme dalam menyambut momen pergantian tahun sangat terlihat, baik anak-anak, remaja atau kaum muda, maupun orang dewasa. Pergantian tahun seakan menjadi hari besar yang ditunggu-tunggu oleh masy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak