Sabtu, 23 Sep 2017 07:16

Petugas temukan 4 ekor burung Cendrawasih Papua "tak bertuan" di Kualanamu

DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Iyus
Sabtu, 12 Agu 2017 18:12
Dibaca: 138 kali
Dok
Burung Cendrawasih kiriman dari Surabaya saat diamankan di Bandara Kualanamu

Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan menggagalkan penyelundupan empat ekor Burung Cendrawasih Kuning Besar (Paradisea Apoda) dari Surabaya, di Lini 1 Terminal Kargo Bandara Kuala Namu. 

Informasi diperoleh pada Sabtu (12/8/2017), penggagalan penyuludupan empat ekor Burung Cendrawasih ini pada Kamis (10/8/2017) berawal dari kecurigaan petugas Balai Karantina Pertanian berupa kotak dari Surabaya dengan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 979 saat pemeriksaan di Lini 1 Terminal Kargo Bandara Kuala Namu.

Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas pun melakukan pemeriksaan lebih teliti. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan ada burung yang ditaruh di dalam ruang dengan sekat yang sangat rapat.

Karena tidak dilengkapi sertifikat karantina selanjutnya petugas mengamankan kotak tersebut yang terdapat tulisan nama pengirim Arick Surabaya dan penerima Awaludin Medan. 

Ditunggu hingga pukul 21.00 Wib, pemilik atau penerima tidak kunjung datang. Selanjutnya kotak berisi burung ini pun diamankan ke Kantor Karantina Pertanian.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan Hafni Zahra kepada wartawan mengatakan saat isi kotak dibuka ternyata isinya adalah empat ekor burung Cendrawasih. 

"Karantina akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Burung Cendrawasih dibawa ke Kantor Karantina untuk dilakukan tindakan karantina," kata Hafni Zahra.

Dia menerangkan Burung Cendrawasih yang dilindungi diperlakukan sangat tidak baik karena dimasukkan dalam satu kotak bersekat dengan ukuran yang tidak sesuai dan layak untuk transportasi hewan hidup.

"Burung Cendrawasih merupakan hewan yang dilindungi dan terancam punah termasuk dalam appendix II CITES. Burung Cendrawasih sudah dimasukkan dalam daftar list merah (red list) IUCN yang bertujuan untuk menetapkan standar daftar spesies dan penilaian konservasinya," terangnya.

Hafni Zahra menjelaskan Burung Cendrawasih yang merupakan burung khas Papua terancam punah di alamnya. Dirinya pun mengajak masyarakat untuk terus melindungi keanekaragaman hayati Indonesia dari kepunahan. 

"Diharapkan masyarakat tidak memperjualbelikan satwa dilindungi dan melaporkan kepada petugas untuk memastikan hewan dan tanaman yang dibawa melalui bandara atau pelabuhan sehat dan layak," harapnya. 

Editor: Herda

T#g:CendrawasihIlegalPapua
Berita Terkait
  • Senin, 18 Sep 2017 04:28

    Pertama Kalinya Distrik Menyamur Mappi Terima Pelayanan Kesehatan

    Tim Pengabdian Masyarakat Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi melakukan pengobatan massal secara gratis di Kampung Sumur Aman, Distrik Menyamur Kabupaten Mappi, Sabtu (16/9).Selama 4 hari sejak Rabu (13/

  • Sabtu, 16 Sep 2017 13:46

    Bobby Dalimunthe: Jangan sebut siswa siluman

    Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum menemukan solusi pasti.Rekomendasi Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara untuk meminta orang tua siswa PPDB no online agar memindahkan anak mereka ke

  • Kamis, 14 Sep 2017 13:24

    BKKBN Bersama ekspedisi NKRI 2017 Cegah Penyebaran HIV di Papua Selatan

     Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Tim Pengabdian Masyarakat Ekspedisi NKRI Subkorwil-4/Mindiptana, melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi, penting

  • Senin, 28 Agu 2017 20:38

    JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

    Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya

  • Jumat, 25 Agu 2017 18:55

    Menggunakan Tandu, Tim Ekspedisi NKRI Evakuasi Pasien

    Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi  membantu proses evakuasi warga di pelabuhan Obaa, Kamis (24/8). 

  • Senin, 21 Agu 2017 15:53

    Panglima TNI Terima Kunjungan Pangab Papua Nugini

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Papua Nugini Brigadir Jenderal Gilbert Toropo, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/8).

  • Selasa, 15 Agu 2017 03:45

    Bukan hanya di Langkat, Warga Papua pun jadi korban UN Swissindo

    Misran Pasaribu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, mengaku sudah mengetahui sejumlah warga di Jayapura terindikasi menjadi korban United Nations (UN) Swissindo.

  • Selasa, 08 Agu 2017 19:38

    Anggota DPR RI dilaporkan selingkuh oleh istrinya ke MKD

    Yunike Howay, istri anggota Fraksi PDIP DPR Jimmy Demianus Ijie, melaporkan sang suami ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dengan dugaan membawa perempuan lain yang bukan istrinya saat dilantik menjadi anggota DPR. Jimmy baru dilantik 18 Juli lalu.

  • Jumat, 04 Agu 2017 13:14

    Ratusan Peserta Ekspedisi NKRI 2017 tiba di Merauke

    797 orang peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 menggunakan Kapal Perang TNI AL KRI Teluk Bintuni-520 dengan Komandan Kapal Letkol Laut (P) R Yusup Yanto, M.Tr.Hanla tiba di pelabuhan Yos Sudarso Merauke-Papua, Kamis, (3/8/2017).

  • Sabtu, 29 Jul 2017 11:49

    Polisi gagalkan penyelundupan tiga kontainer kain impor

    Aparat kepolisian dari Polda Kepulauan Riau mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor pada sebuah lahan kosong tidak jauh dari Sekolah Yos Sudarso Batam. Barang selundupan ini rencananya aka

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak