Jumat, 22 Jun 2018 08:23
Iklan Paslon Paluta
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Penumpang Sebut "Ada Bom", Lion Air JT280 Rute Cengkareng-Kuala Lumpur Delay 3 Jam

Penumpang Sebut "Ada Bom", Lion Air JT280 Rute Cengkareng-Kuala Lumpur Delay 3 Jam

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Minggu, 27 Mei 2018 22:27
Twitter
Selamat Puasa Paluta
Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi bahwa penerbangan bernomor JT280 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) telah diterbangkan dan kondisi aman, Minggu (27/5/2018).

Informasi diperoleh dari Corporate Communications of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Pesawat lepas landas pukul 14.15 WIB dari jadwal terbang semula pukul 11.40 WIB dan telah mendarat di Kuala Lumpur pukul 17.01 MYT, dengan membawa 127 penumpang dewasa dan enam anak-anak.

"Lion Air menyampaikan klarifikasi terkait JT280 yang mengalami keterlambatan terbang (delayed) dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang penumpang laki-laki berinisial YS (25) dengan nomor kursi sesuai boarding pass yaitu 9E. YS mengatakan kepada penumpang lainnya bahwa ada bom di pesawat ketika dalam proses masuk ke pesawat (boarding). Awak kabin dan beberapa penumpang lainnya mendengar ungkapan YS," tutur Danang, Minggu malam melalui pesan elektronik.

"Untuk memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures). Seluruh penumpang, barang bawaan dan kargo, dikembalikan ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening). Dengan kerjasama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec), maka proses pemeriksaan dapat diselesaikan secara teliti, tepat dan benar," jelasnya.

Danang menegaskan bahwa sesuai hasil pemeriksaan, adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain mencurigakan di pesawat, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan.

"Namun untuk lebih menjamin keselamatan, Lion Air mengganti pesawat pada penerbangan JT280 dari Boeing 737-800NG (B378) registrasi PK-LJV ke Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP. Lion Air menegaskan, bahwa kedua pesawat tersebut dinyatakan laik terbang dan aman (safety)," ungkap Danang.

Untuk memberikan kenyamanan penerbangan serta prosedur penanganan penumpang, lanjutnya, Lion Air tidak menerbangkan atau menurunkan (offload) penumpang YS, berikut barang bawaannya.

"Lion Air telah menyerahkan YS ke pihak berwenang (kepolisian) bandar udara, dengan didampinngi Avsec Lion Air Group serta Avsec Angkasa Pura II untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut," tegasnya.

"Lion Air Group menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun publik, masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau, bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan 'tindakan melanggar hukum', akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib," pungkas.

Editor: Erickson

T#g:bomLion Air
Berita Terkait
  • Kamis, 24 Mei 2018 01:24

    Wings Air akan Mengudara ke Pangkalan Bun dari Surabaya

    Mengangkat kembali kebudayaan Sungai Arut akan menambah pengalaman tersendiri karena kaya nilai historis, sangat ikonik sejak berabad lalu serta telah berperan penting sebagai urat nadi perekonomian m

  • Selasa, 22 Mei 2018 14:22

    Lion Air "Polisikan" 9 Pilot & 1 Karyawan

    Lion Air Group menyampaikan keterangan resmi mengenai sembilan (9) penerbang (pilot) serta satu (1) karyawan yang ditahan Polisi karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum sesuai ketentuan sebaga

  • Rabu, 16 Mei 2018 18:56

    Mengaku bercanda bawa bom, penumpang Lion Air JT 291 "diproses"

    Lion Air memberikan keterangan dan klarifikasi terkait terganggunya penerbangan Lion Air JT 291, Pekanbaru-Jakarta, hari ini, Rabu (16/5/2018), dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang pen

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:15

    Teror, Tidak Akan Menjadi Teror Bila Masyarakat Tenang

    Indonesia kembali digemparkan dengan serangkaian aksi terorisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengharapkan timbulnya situasi mencekam di tengah-tengah masyarakat. Dalam satu pekan ini, aks

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:35

    Ketua DPRD Sumut: Percayakan Penanganan Teroris Kepada Pemerintah

    Wagirin Arman, Ketua DPRD Sumut, menyatakan keprihatinannya atas pemboman yang terjadi di 3 gereja dan Mako Polrestabes Surabaya.

  • Senin, 14 Mei 2018 18:24

    DPC Partai Gerindra Paluta Kutuk Keras Aksi Bom di Surabaya

    Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) H. Hariro Harahap SE M.Si mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) pagi, disusul bom di Sido

  • Senin, 14 Mei 2018 18:04

    Aksi 2.000 Lilin di Medan, Warga Tolak Aksi Teror dan Paham Radikal

    Seluruh lapisan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya berduka atas tragedi teror bom di Kota Surabaya, dengan mengelar Aksi 2.000 Lilin di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (13/5/2018) malam.

  • Senin, 14 Mei 2018 17:54

    HMI: Negara Jangan Kalah Dengan Aksi Terorisme

    Dalam beberapa hari ini Negara sedang dihebohkan oleh aksi biadab terorisme yang beruntun. Dimulai dari aksi teroris yang terjadi di Mako Brimob beberapa hari yang lalu dan 5 kali bom bunuh diri yang

  • Minggu, 13 Mei 2018 15:33

    Cipayung Plus Kota Medan Kecam Teror Rumah Ibadah Surabaya

    Cipayung Plus Kota Medan menyatakan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban teror dan mengecam keras perbuatan teror terhadap 3 rumah ibadah di Surabaya. Demikian dikatakan oleh Hendra Manurung,

  • Minggu, 13 Mei 2018 13:43

    Relawan Kombatan Kutuk Keras Bom Surabaya

    Relawan Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Sumatera utara (Sumut) mengutuk keras aksi teror bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi.Relawan untuk Pilpres 2019 pemenangan Jokowi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak