Sabtu, 20 Jan 2018 18:18

Pengerjaan Paket Proyek Peningkatan Jalan Rp6,1 Milyar, Diduga Amburadul

Palas (UtamaNews.com)
Oleh: Sofyan Siregar
Rabu, 20 Sep 2017 10:20
Dibaca: 294 kali
Dok
Paket Proyek Peningkatan Jalan SP-Provinsi-Tanjung Baringin Simarulak-Simpang Batang Bulu, yang pemasangan Pondasi bawah (Subbase course) menggunakan Batu bulat (Batu kali).

Pengerjaan Peningkatan Jalan SP-Provinsi-Tanjung Baringin Simarulak-Simpang Batang Bulu (Lanjutan) Rp6 millyar lebih, berukuran 4 x 2000 meter (4 m x 2 Km) dikhawatirkan tidak akan bertahan lama akibat kwalitas pengerjaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Razasa Karya, terkesan asal jadi.

Proyek peningkatan jalan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang prasarana jalan tahun anggaran 2017 dengan nomor kontrak  620/02WIL III-BM/DAK/SPKKHS/V/2017, dan waktu pengerjaan 120 hari kalender, hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

Proyek peningkatan jalan ini disebut-sebut paket proyek H. Fahmi Anwar Nasution, ST, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas dari Partai Kebangkitan Bangsa, yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).

Pantauan Awak media di lokasi, sebelumnya pengerjaan proyek peningkatan jalan tersebut tampak kurang memuaskan, seperti pemasangan lapisan pondasi bawah (Subbase course) hanya menggunakan batu batu bulat, sekarang batu batu bulat tersebut telah dilapisi pondasi atas (base).

Ahmad Ridwan, ST salah seorang masyarakat Padang Lawas, di Sibuhuan, mengungkapkan untuk pemasangan lapisan pondasi bawah seharusnya dibuat dari batu batu belah yang dipasang berdiri secara berdesakan,  dan pemasangannya menggunakan tangan.

"Katanya, Lapisan pondasi yang dibuat dari batu batu belah yang berukuran 10-15, sebaiknya berasal dari batu gunung atau batu yang dibelah, dan ini harus dipasang tegak lurus berdampingan satu sama lain dengan rapat yang  prinsipnya desak desakan yang dipasang berdiri dengan tangan," jelasnya.

Kalaupun peningkatan jalan tersebut mengunakan sistem "mac adam" menggunakan batu pecah/batu belah  yang disusun tegak untuk menjadi pondasi, selanjutnya diisi dengan batu pecah ukuran lebih kecil sehinga ketika diberi beban batu pecah lapisan teratas mendesak mengisi celah batu yang di bawahnya agar saling mengunci.

Ridwan, yang juga Alumni ITB Fakultas Teknik Sipil Transportasi mengatakan kalau pengerjaan peningkatan jalan SP-Provinsi-Tanjung Baringin Simarulak-Simpang Batang Bulu (Lanjutan) yang berukuran 4 x 2000 meter (4 m x 2 Km) dengan anggaran sampai Rp6 milyar lebih ini diduga terjadi mark-up anggaran pada proyek tersebut.

Sementara Kepala Dinas PU, Harry Rizal Hasibuan didampingi Kabid Bina Marga Pahrudin Alamsah Harahap, mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut memang seperti itu, dengan menggunakan batu bulat lebih kuat dan bagus, setelah itu baru masuk batu pecah ukuran 3 cm (base), pengerjaan peningkatan jalan ini merupakan pemasangan batu Macadam.

"Pengerjaan peningkatan jalan tersebut tidak semua mengunakan macadam karena ada yang dulunya sudah ditelford, kalau itu langsung masuk base B, jadi jalan yang masih tanah dipasang pondasi sistem pemasangan batu macadam, kalau kita memakai batu belah atau pecah akan turun atau hilang, yang benar itu adalah batu bulat atau batu kali yang berukuran 7-10 itulah lapisan pondasi bawah, dan paket proyek ini kepunyaan H. Fahmi Anwar," katanya.

Editor: Budi

T#g:Infrastruktur
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jan 2018 08:23

    Hitungan Bulan Paket Proyek Diduga Milik Sekretaris DPD Golkar Mulai Rusak

    Hanya dalam hitungan bulan paket proyek yang disebut-sebut warga masyarakat adalah milik sekretaris Dewan Pimpinan daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) senilai Rp3,5 milyar lebih, yang dikerjak

  • Senin, 08 Jan 2018 09:48

    Jalan Berlubang di Jalur Tebingtinggi-Medan Via Dolokmasihul Membahayakan

    Keselamatan pengguna jalan dari Medan ke Tebingtinggi dan sebaliknya, terancam oleh adanya sejumlah lubang menganga di sepanjang 3 Km jalan provinsi di Kecamatan Dolokmasihul, tepatnya di wilayah Desa

  • Jumat, 05 Jan 2018 11:45

    Diduga Paket Proyek Milik Kerabat Bupati Palas Amburadul

    Paket proyek drainase yang disebut-sebut milik kerabat dekat Bupati Padang Lawas dinilai amburadul, pasalnya diperbaiki pada satu titik namun di titik yang berbeda kembali mengalami kerusakan parah da

  • Jumat, 05 Jan 2018 10:15

    Ini Kata Kadis PU Kep. Selayar Soal Kerusakan Jalan Sasara-Rea-Rea

    Aspirasi dan keluhan warga masyarakat Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan terkait dengan kerusakan jalan ruas Sasara-Rea-Rea dan Rea-Rea Huluk, akhirnya mendapat respon

  • Selasa, 02 Jan 2018 21:42

    Warga Ujung Batu 5 Minta Akses Jalan Diperbaiki

    Warga masyarakat yang berdomisili di Desa Ujung Batu 5, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas) berharap besar perhatian dan kepedulian pemerintah daerah setempat untuk memp

  • Jumat, 22 Des 2017 21:52

    Koramil 0824/06 Ledokombo Karya Bakti Lebarkan Jalan Desa

    10 anggota Koramil 0824/06 dipimpin Kapten Inf Sumaryono, Satpol PP 4 orang, Polsek 2 orang, Kepala Desa Drs Samuji dengan Perangkat Desa 5 orang serta 53 masyarakat melaksanakan karya bakti TNI denga

  • Kamis, 07 Des 2017 19:47

    Kecewa pada Pemko Binjai, warga Umar Baki datangi kantor Lurah

    Mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kota Binjai yang hingga kini tak melakukan perbaikan jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Puluhan warga mendatangi Kantor Lurah Payaroba, jal

  • Kamis, 07 Des 2017 17:47

    Perubahan Status Jalan Nasional di Palas Terganjal Gubernur

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), lewat koordinasi kerja Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palas bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palas, terus mendorong perubahan status

  • Selasa, 05 Des 2017 20:05

    Warga Ujung Batu 1 Apresiasi Peningkatan Jalan Kabupaten

    Warga masyarakat yang berdomisili di Desa Ujung Batu 1 Kacamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengapresiasi pengerjaan peningkatan badan jalan kabupaten di desa itu yang di

  • Kamis, 30 Nov 2017 06:30

    Momentum Pernikahan Bobby-Kahiyang, Warga Mandailing Palas Minta Perbaikan Jalan

    Merujuk pada momentum pernikahan putri Presiden RI, Kahiyang "Boru Siregar" dan Bobby Nasution, yang begitu meriah dengan mengusung tema utama pagelaran resepsi pernikahan bernuansa adat Mandailing.&n

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak