Sabtu, 25 Nov 2017 07:03

Pemerintah Minta Masyarakat Waspadai Serangan Virus Petya

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Budi
Jumat, 30 Jun 2017 04:50
Dibaca: 339 kali
infokomputer.grid.id
Ilustrasi Ransomware
Pemerintah meminta masyarakat untuk mewaspadai dan melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman virus ransomware bernama Petya yang sedang berlangsung secara global.

Demikian pernyataan dari Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diterima di Jakarta, Kamis, (29/6/2017).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan cara bekerja virus Petya ini mirip dengan ransomware Wannacry yang menyerang pada 13 Mei 2017 lalu.

Oleh karena itu, Kominfo menghimbau agar masyarakat yang memiliki komputer untuk melakukan antisipasi serangan Petya, dengan melakukan backup data, sebelum mengaktifkan komputer.

Kepada pengelola teknologi informasi di berbagai institusi, Kominfo meminta agar pengelola menonaktifkan atau mencabut jaringan lokal/LAN sementara sampai dipastikan semua aman. Selain itu, pengelola juga diminta untuk melakukan backup data ke tempat penyimpanan (storage) yang terpisah.

Kominfo menegaskan kepada penyedia layanan publik, masyarakat dan khususnya pihak yang menunjang layanan mudik Lebaran 2017, agar terus menjaga kewaspadaan sistem elektronik dari walware. "Apabila hal tersebut telah dilakukan, juga dibiasakan untuk melakukan backup data, menggunakan system operasi yang orisinal, install antivirus serta menggunakan kata sandi yang aman," tuturnya.

Secara keseluruhan, Kominfo memastikan akan terus memantau dan memitigasi pergerakan dari penyebaran virus Petya ini di Indonesia. Notifikasi telah dilakukan oleh ID-SIRTII (organisasi yang diampu oleh Kementerian Kominfo yang antara lain untuk menangani insiden seperti serangan siber) kepada para mitra yang bekerjasama.

Para mitra tersebut antara lain penyelenggara jasa akses Internet, penyelenggara NAP, dan juga kepada Kementerian/Lembaga. 

Editor: Elya

T#g:PetyaransomwareViruswannacry
Berita Terkait
  • Minggu, 02 Jul 2017 03:02

    Ransomware jenis GoldenEye lebih berbahaya dari WannaCry

    Dunia dikejutkan dengan munculnya ransomware jenis baru yang menyerang beberapa komputer. Menurut seorang pengamat, jenis baru ini lebih berbahaya daripada WannaCry yang sempat heboh beberapa bulan lalu.

  • Minggu, 11 Jun 2017 18:21

    Bagaimana bentuk Ransomware di masa depan?

    Ransomware identik dengan tindak kejahatan ekonomi dunia maya. Penjahat siber memperoleh jarahan hingga mencapai US$1 miliar berdasarkan uang yang masuk ke dompet Bitcoin yang berhubungan dengan ranso

  • Sabtu, 20 Mei 2017 23:40

    12 Institusi Terserang Virus Ransomware di Indonesia

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut sebanyak 12 institusi di Indonesia sistem perangkatnya terserang virus 'Ransomware' jenis 'WannaCry', yang sebelumnya menginfeksi setidaknya 200 ribu komputer di seluruh dunia.

  • Minggu, 14 Mei 2017 19:04

    Ini upaya Menkominfo terkait penyebaran ransomeware WannaCrypt

    2 rumah sakit di Indonesia menjadi korban serangan ransomeware WannaCrypt atau disebut juga WannaCry. Agar instansi pemerintah tidak mengalami hal serupa, Menkominfo telah menginformasikan ke seluruh kementerian untuk melakukan antisipasi.

  • Rabu, 16 Jan 2013 23:43

    10 Gejala Infeksi Virus HIV yang Sering Diabaikan

    Hingga saat ini Human Immunodeficiency Virus atau yang kita kenal dengan HIV masih menjadi penyakit mematikan dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya. Secara umum sulit sekali membedakan gejala

  • Rabu, 16 Jan 2013 23:07

    Virus Flu Burung ditemukan di Kab. Humbang Hasundutan

    Flu burung (avian influenza) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan virus influenza yang ditularkan oleh unggas. Jenis flu burung ini menyerang unggas dan dapat terjangkit pada manusia serta da

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak