Senin, 19 Feb 2018 07:06

Panglima TNI Terima Audiensi Dirjen Bea dan Cukai

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Coky/rls
Selasa, 13 Feb 2018 20:03
Dibaca: 46 kali
Puspen TNI
Panglima TNI menerima audiensi Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI menerima audiensi Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi beserta Staf, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas keberhasilan TNI dalam mengungkap dan menangkap Kapal Sunrise Glory di Selat Philips, wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau, dan berhasil menggagalkan penyelundupan 1 (satu) ton 29 kg sabu.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi mengharapkan agar kerja sama Bea dan Cukai dengan TNI dapat ditingkatkan dan lebih intensif lagi, guna mencegah dan menangkal segala macam bentuk penyelundupan yang kerap terjadi  di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya menginginkan kerja sama yang erat antara Bea dan Cukai dengan TNI terus ditingkatkan, seperti pelatihan personel, latihan bersama bahkan latihan gabungan secara terpadu dengan TNI AD, TNI AL dan TNI AU dalam rangka mengamankan wilayah rawan berbagai macam penyelundupan yang masuk ke wilayah  NKRI," kata Heru Pambudi.



Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI bahwa prajurit TNI yang bertugas di wilayah-wilayah perbatasan Indonesia sangat membantu jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bertugas di perbatasan. "Kehadiran dan kerja sama prajurit TNI dengan Bea dan Cukai di perbatasan, sangat membantu tugas-tugas yang kita lakukan dan banyak kemajuannya," ungkapnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI selalu siap dan mendukung serta membantu Bea dan Cukai, khususnya dalam rangka mengamankan tindakan kejahatan dan berbagai macam penyelundupan yang akan memasuki wilayah Indonesia.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, letak wilayah Geografis Indonesia memang sangat memungkinkan bagi para pelaku kejahatan untuk memasok barang-barang illegal ke wilayah Indonesia, baik melalui jalur darat, laut dan udara maupun perbatasan yang dianggap rawan penyelundupan.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sinergitas dan kerja sama Bea dan Cukai dengan TNI perlu dibangun suatu sistem yang terintegrasi guna memberi efek deterens bagi pelaku kejahatan penyelundupan, sehingga tugas-tugas yang dilaksanakan dapat maksimal. "Ini semua kita lakukan demi menjaga keutuhan wilayah NKRI," katanya.
Editor: Tommy

T#g:Hadi Tjahjanto
Berita Terkait
  • Minggu, 11 Feb 2018 12:31

    TNI Jaga Keutuhan NKRI Pada Tingkat Keamanan Tinggi

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tingkat keamanan yang tinggi, sehingga pelaku bisnis dan perbankan semuanya bisa melaksanakan tuga

  • Sabtu, 10 Feb 2018 20:50

    Panglima TNI Bubuhkan Cap Telapak Tangan Deklarasi Pilkada 2018 Berintegritas

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua Bawaslu Abhan membubuhkan cap telapak tangan "Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untu

  • Jumat, 09 Feb 2018 21:39

    Panglima TNI Hadiri Puncak Peringatan HPN di Kota Padang

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, di Pantai Purus, Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018

  • Kamis, 08 Feb 2018 08:18

    Panglima TNI: Alkomlek TNI Telah Berfungsi Buka Jalur Komunikasi di Asmat

     Pemasangan dan gelar alat komunikasi dan elektronik (Alkomlek) TNI di Posko Satgaskes TNI telah berfungsi dan mampu membuka jalur komunikasiyang terhubung dengan seluruh distrik-distrik di Kabup

  • Rabu, 07 Feb 2018 19:27

    Panglima TNI: Siber, Biologi dan Kesenjangan Merupakan Ancaman Potensial

    Memasuki era distrupsi saat ini, ancaman potensial yang perlu dicermati adalah ancaman siber, biologis dan kesenjangan.  Ketiga ancaman tersebut meski berbeda ranah, namun secara prinsip memiliki

  • Senin, 05 Feb 2018 21:45

    Panglima TNI: Wujudkan TNI Yang Profesional Dan Berkomitmen Secara Global

    Kebijakan Panglima TNI kedepan mengacu kepada perkembangan lingkungan strategis, visi TNI ke depan adalah mewujudkan TNI yang profesional dan yang memiliki kemampuan proyeksi regional serta mampu berk

  • Minggu, 04 Feb 2018 17:04

    Panglima TNI Besuk KH. Salahuddin Wahid di RSPON

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta Staf, membesuk sekaligus bersilaturahmi dengan Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang sedang berbaring kar

  • Jumat, 02 Feb 2018 19:12

    Panglima TNI: Indonesia Akan Aman, Jika TNI dan Polri Tetap Solid

    Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan aman, damai, utuh dan tidak terpecah-pecah serta tidak akan dapat dimasuki oleh ideologi lain, apabila TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga NKRI sesua

  • Jumat, 02 Feb 2018 20:02

    Panglima TNI Tinjau Lokasi Pangkalan TNI di Papua

    Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah timur Indonesia tepatnya Provinsi Papua, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu

  • Kamis, 01 Feb 2018 16:21

    Panglima TNI: KLB Campak di Asmat Selesai

     Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang dibentuk sejak tanggal 16 Januari 2018, telah dapat melaksanakan tugas dengan optimal dan mencapai has

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak