Rabu, 17 Okt 2018 00:39
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Panglima TNI: Pembebasan Sandera di Papua Dilaksanakan Secara Senyap dan Teliti

Panglima TNI: Pembebasan Sandera di Papua Dilaksanakan Secara Senyap dan Teliti

Bandung (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Senin, 20 Nov 2017 23:00
Puspen TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Hasil kerja sama yang baik antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing telah berhasil menyelamatkan ratusan orang yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

"Keberhasilan itu merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan secara senyap dan teliti. Kepolisian menyiagakan dan mengamankan warga sekitar, TNI bergerak dengan senyap,"  kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media usai memberikan Orasi Ilmiah kepada 3.000 Civitas Akademika dan mahasiswa Unisba serta masyarakat umum, pada Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Bandung dalam rangka memperingati Milad ke-59 Universitas Islam Bandung (Unisba) tahun 2017, di Aula Utama Unisba, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/11/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa dalam operasi senyap dan teliti tersebut, pasukan gabungan dari Kopassus, Batalion 751 Raider dan Taipur Kostrad melakukan pergerakan sejauh empat setengah kilometer selama tiga sampai empat hari, kemudian melakukan serangan di dua tempat markas KKB.

"Setelah pasukan gabungan TNI dan Polri berhasil menguasai lokasi yang dikuasai KKB, saya perintahkan agar mengutamakan keselamatan sandera. Sebelum evakuasi, saya perintahkan agar kiri-kanan jalan harus aman," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa sandera yang merupakan warga asli tetap bertahan di kampungnya dengan penjagaan dari TNI dan Polri, sedangkan yang bukan berasal dari kampung tersebut telah diungsikan. "Soal KKB yang melarikan diri sedang dalam pengejaran, tapi fokus saya yang penting adalah sandera harus selamat," ujarnya.

Di hadapan awak media, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa Negara Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke merupakan Negara Kesatuan dan Negara yang berdaulat. "Segenap rakyat dan seluruh tumpah darah harus dijamin keselamatannya. Untuk itu, tidak boleh ada sejengkal tanah NKRI yang tidak aman bagi warganya," tegasnya.

Editor: Budi

T#g:PapuaSandera
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 14 Okt 2018 21:14

    Kunjungan Tim Pembinaan Masyarakat TNI di Pengungsian Perang Suku

    Jalinan komunikasi antara Kodim 1714/Puncak Jaya dengan masyarakat selalu terjaga, sekalipun ketika berada di pengungsian akibat perang suku yang terjadi di kampung Tingginambut Kabupaten Puncak Jaya.

  • Sabtu, 13 Okt 2018 15:13

    Masyarakat Puncak Jaya Datangi Pengobatan Massal Gratis dan Pembagian Sembako

    Kedatangan Tim Kesehatan di Kampung Tingginambut pagi itu membuat masyarakat berbondong bondong berkumpul di halaman Puskesmas, mereka bergegas datang untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis dari Ti

  • Kamis, 11 Okt 2018 13:11

    Pangdam I/BB Beri Arahan Pada Prajurit Yonif 126/Kala Cakti

    Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah memberikan pengarahan kepada 450 orang prajurit Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti yang akan diberangkatkan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Papua New

  • Rabu, 10 Okt 2018 09:10

    Tingkatkan Minat Baca Anak, Satgas Yonif 121/MK Sumbang Buku Bacaan Sekolah

    Membaca tidak dapat dipisahkan dalam dunia pendidikan, dan membaca merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa mulai di tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dalam proses belajar

  • Selasa, 09 Okt 2018 13:09

    Tarian Papua Kalaborasi dengan Tor Tor Batak, Tampil Memukau Di Pameran Alutsista HUT TNI

    Pameran Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI yang digelar dalam rangka HUT ke 73 TNI tahun 2018 menyita banyak perhatian dari kalangan masyarakat yang ada di kota Jayapura Provinsi Papua. Pa

  • Minggu, 30 Sep 2018 15:30

    Satgas Yonif 121/MK Bekali Pramuka Dengan Pengetahuan Kompas

    Praja Muda Karana (Pramuka) adalah suatu organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia dimana kata Pramuka itu sendiri memiliki arti Jiwa Mu

  • Minggu, 16 Sep 2018 19:16

    Satgas Yonif 121/MK Gagalkan Penyelundupan 1 Ton KKM

    Satuan Tugas Batalyon Infateri 121/Macan Kumbang (Satgas Yonif 121/MK) dari Kodam I/Bukit Barisan yang sedang bertugas batas negara antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) kembali mengamankan Kulit Ka

  • Jumat, 14 Sep 2018 15:14

    Sejarah Membuktikan, Papua adalah Indonesia Sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

    Tidak banyak orang Papua yang tahu bahwa saat anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) bersidang pada tanggal 14 Juli 1945, para founding fathers negara Indonesia

  • Jumat, 03 Agu 2018 12:33

    Polres Deli Serdang Ciduk Empat Pelaku Curas, Penyandera Satpam PT Palm Trimitra Indotama

    Empat pria pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) diamankan Sat Reskrim Polres Deliseedag dari lokasi dan waktu yang berbeda, masing-masing RS alias Ajo (45) warga Dusun I, Desa Tanjung Morawa Keca

  • Kamis, 26 Jul 2018 20:26

    SPKKL Merauke Bakamla RI Ikut Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018"

    Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Merauke, tepatnya yang berlokasi di Jl. Menara Lampu Satu, tidak luput dari Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018" yang digalakkan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak