Minggu, 20 Mei 2018 17:17

PNS BPN Karo dilaporkan ke Polisi oleh teman satu grup Whatsapp

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: DM
Selasa, 18 Jul 2017 06:38
Dok
Agus Salim menunjukkan bukti laporan terkait dugaan penistaan agama dan screenshoot kalimat bermuatan diduga penistaan agama oleh Manaek Hutabarat di grup whatsapp Warkop Gimin Sumut.
Manaek Hutabarat, yang diketahui bekerja sebagai PNS di BPN Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan ke polisi oleh Ketua Keluarga Besar Marhaenis (KBM) Kota Medan, Agus Salim, Senin (17/7).

Agus melaporkan bahwa Manaek Hutabarat dengan pasal dugaan penistaan agama.
 
Kata Agus, dugaan penistaan agama itu dilakukan Manaek dalam/melalui sebuah pesan singkat di grup whatsapp bernama 'Warkop Gimin Sumut.'
 
"Manaek mengunggah sebuah foto berisikan press release Kementrian Agama berisikan poin-poin yang perlu diperhatikan dalam merubah arah kiblat. Kemudian menjadi soal adalah kalimat dia (Manaek-red) dengan menyebut sesuatu yang menurut kami telah melecehkan dan menista agama Islam. Unsur penistaannya pada kalimat yang bersangkutan menuding umat Islam salah arah, dan kalimat menyembah siapa," ungkap Agus, dalam keterangan pers usai menyampaikan laporannya, Senin malam.
 
Ia menuturkan, Manaek telah diminta untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya di grup tersebut, namun Manaek tak melakukannya.
 
"Yang bersangkutan tak mengklarifikasi apa maksud kalimatnya, karena itu kami menilai bahwa ia dengan sadar dan dengan niat bermaksud menistakan agama Islam," tegas Agus.
 
Agus yang juga berprofesi sebagai pengacara dan berkantor di jalan K. H. Wahid hasyim nomor 53/28 Kota Medan ini menuturkan, langkah hukum yang dilakukannya diharapkan dapat direspon pihak kepolisian secara cepat. 
 
"Harapan kepada pihak kepolisian agar dapat memproses laporan ini secara profesional," katanya.
 
Ia juga berharap, kasus jangan sampai pada adanya upaya pengerahan massa dan memicu inkondusifitas di Medan dan Sumatera Utara.
 
"Jangan menunggu ada desakan dan dorongan massa, sehingga Sumut dapat tetap kondusif. Tidak boleh ada alasan bagi siapapun untuk melakukan penistaan terhadap agama, menistakan agama berarti menistakan keberagaman yang telah dirajut di Medan dan Sumut selama ini," tegas Agus.
 
Dalam laporan Agus bernomor 839/VII/2017 tersebut, Agus juga menyertakan sejumlah saksi, yakni Syam Firdaus sebagai Sekretaris Cabang GMNI Kota Medan dan dan Daudsyah selaku alumni GMNI.

Editor: Sam

T#g:551AhokManaek HutabaratMarhaen
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Mei 2018 18:30

    Berbalik.... Survey Terkini, Djarot-Sihar Tinggalkan ERAMAS dengan selisih 5,6%

    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 2, Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus mengungguli pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dalam survei di media sosial, yang dilakukan di website http://pilkada.org/survey/

  • Selasa, 13 Feb 2018 07:43

    Batalnya Pencalonan Incumbent Hingga Gagalnya J.R Saragih, Eko Marhaendy: Konspirasi Politik Telah Menciderai Demokrasi

    Bukan kali pertama kabar "mengejutkan" mewarnai tahun politik di Sumatera Utara jelang pemilihan kepala daerah.

  • Kamis, 14 Sep 2017 05:34

    Rumah Konstituen: Petahana Masih Diunggulkan Netizen

    Ada yang unik dari poling Rumah Konstituen yang mengambil tema "Memetakan Masa Depan Pembangunan di Sumatera Utara: Survei Harapan Netizen Melalui Pilgub 2018."

  • Sabtu, 29 Jul 2017 23:59

    Lebih Cepat 2 bulan, Menteri Apresiasi Pembangunan Simpang Susun Semanggi

    Rini Sumarno selaku Menteri BUMN, memberikan apresiasi atas progres pembangunan simpang susun Semanggi. Menurutnya, pembangunan simpang susun Semanggi cukup cepat.

  • Kamis, 29 Jun 2017 18:59

    Video 45 detik untuk #HBDAhok51

    Selebriti Indonesia melantunkan doa dan ucapan selamat ulang tahun untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melalui sebuah video yang diunggah seorang netizen melalui akun twitter @RHasfinanda.

  • Sabtu, 24 Jun 2017 05:24

    Ahok Masih Dipenjara di Rutan Brimob, IPW: Itu Pelanggaran Hukum

    Indonesia Police Watch (IPW) berharap Polri tidak membiarkan pelanggaran hukum menempatkan Basuki Tjahaja Purnama dalam Rutan Brimob Kelapa Dua, dan meminta Menteri Hukum dan HAM segera memindahkan Ah

  • Sabtu, 10 Jun 2017 06:20

    Jokowi akan lantik Djarot jadi Gubernur DKI tanggal 15 Juni

    Sumarsono, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melantik Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta

  • Selasa, 06 Jun 2017 14:36

    Haul Bung Karno, Marhaenis di Gunungsitoli Nias gelar aksi bagi-bagi bunga

    Sejumlah pengurus organisasi Marhaenis di Kota Gunungsitoli, pulau Nias, menggelar aksi pembagian seribu tangkai bunga kepada masyarakat, di depan Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli, Selasa ( 6/6/2017).

  • Kamis, 01 Jun 2017 20:51

    Kaum Marhaenis Kota Gunungsitoli Gelar Apel Kebangsaan

    Empat organisasi Marhaenis di Kota Gunungsitoli menggelar Apel Kebangsaan dalam memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke-72 Tahun 2017 di Taman Yaahowu Kota Gunungsitoli, Kamis (1/6/2017).

  • Selasa, 23 Mei 2017 14:43

    Ini alasan Ahok cabut memori banding

    Melalui pasangan hidupnya, Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan alasan pencabutan memori banding.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak