Rabu, 19 Sep 2018 03:23

Teror di MAKO BRIMOB dan Bom Surabaya

PDIP: Tidak Ada Toleransi bagi Terorisme

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Iman
Minggu, 13 Mei 2018 12:03
Ist
Ilustrasi
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah pada aksi terorisme.

Kata Hasto, "PDI Perjuangan mengucapkan dukacita yang mendalam atas korban terorisme yang berturut-turut terjadi di Mako Brimob dan Bom Surabaya. Kedua peristiwa tersebut menjadi batas akhir bagi gerakan radikalisme yang anti Pancasila dan merongrong kewibawaan negara."

"Apa yang terjadi di Mako Brimob dan pengeboman di Surabaya merupakan satu rangkaian peristiwa yang nyata-nyata bertujuan melawan negara, dan intimidasi kolektif bagi rakyat dengan menyebarkan terorisme. Negara tidak boleh kalah dan harus melakukan mobilisasi seluruh instrumen negara untuk melawan terorisme," tegasnya melalui siaran pers yang diterima UTAMANEWS, Minggu siang (13/5).

Atas kedua kejadian "kejahatan kemanusiaan" tersebut, PDI Perjuangan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh upaya Pemerintahan Jokowi untuk melawan segala bentuk terorisme yang berawal dari paham radikalisme ini.

"Negara berkewajiban melindungi rakyat. Sebab hukum tertinggi dalam negara adalah kedaulatan negara itu sendiri. Siapapun yang merongrong kewibawaan negara harus dihadapi dengan menggunakan seluruh pendekatan hukum, politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan, serta menggalang kekuatan rakyat untuk terlibat aktif di dalam melawan paham radikalisme. Negara pun berhak menggunakan seluruh instrumen negara, baik hukum, POLRI dan TNI, serta birokrasi negara untuk melawan terorisme tersebut. Sebab Pembukaan UUD 1945 telah menegaskan bahwa pemerintahan negara dibentuk salah satunya bertujuan untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Perintah konstitusi inilah yang menjadi dasar hukum tertinggi di dalam memberantas terorisme," lanjutnya.

Dikatakannya lagi, korban yang terjadi di Mako Brimob dan korban Bom Surabaya harus menjadi yang terakhir. "Kedua peristiwa tersebut menjadi batas akhir bagi negara untuk tidak boleh kalah terhadap gerakan terorisme di Indonesia. Kekuatan mayoritas diam harus bangkit. Kita tidak boleh takut terhadap terorisme. Sebab mereka adalah para pengecut yang tidak boleh lagi mendapatkan hal hidup di negara cinta damai ini," pungkasnya.

Editor: Erickson

T#g:bomPDIP
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Agu 2018 07:08

    Panglima TNI Terima Kunjungan Prof. Dr. Rokhimin Dahuri

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Waaster Panglima TNI Brigjen TNI

  • Senin, 06 Agu 2018 10:06

    Dahlan Bukhari Gantikan Pangonal Harahap Selaku Ketua PDIP Labuhanbatu

    Dahlan Bukhari ditetapkan sebagai Ketua DPC PDIP Labuhanbatu menggantikan Pangonal Harahap yang dicopot dari jabatan ketua setelah terjaring OTT KPK pada Selasa (17/7) di Jakarta, terkait dugaan korupsi menerima suap fee proyek tahun 2018.

  • Rabu, 18 Jul 2018 05:58

    Masyarakat Labuhanbatu Pesimis Bupati Pangonal Harahap Jadi Tahanan KPK

    Kurang dari 24 jam beredarnya kabar penangkapan Bupati Labuhanbatu, H. Pangonal Harahap oleh KPK dan membuat gempar publik Kabupaten Labuhanbatu. Pantauan UTAMANEWS.COM, hal tersebut bukan tanpa

  • Kamis, 12 Jul 2018 09:22

    Polisi pastikan ledakan di Kebayoran Baru bukan bom

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar menyatakan bahwa ledakan di rumah toko Grand Wijaya II, Kebayoran Baru, disebabkan kebocoran tabung gas 12 Kilogram, bukan bom.

  • Minggu, 27 Mei 2018 22:27

    Penumpang Sebut "Ada Bom", Lion Air JT280 Rute Cengkareng-Kuala Lumpur Delay 3 Jam

    Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi bahwa penerbangan bernomor JT280 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) menuju

  • Rabu, 16 Mei 2018 18:56

    Mengaku bercanda bawa bom, penumpang Lion Air JT 291 "diproses"

    Lion Air memberikan keterangan dan klarifikasi terkait terganggunya penerbangan Lion Air JT 291, Pekanbaru-Jakarta, hari ini, Rabu (16/5/2018), dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang pen

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:15

    Teror, Tidak Akan Menjadi Teror Bila Masyarakat Tenang

    Indonesia kembali digemparkan dengan serangkaian aksi terorisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengharapkan timbulnya situasi mencekam di tengah-tengah masyarakat. Dalam satu pekan ini, aks

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:35

    Ketua DPRD Sumut: Percayakan Penanganan Teroris Kepada Pemerintah

    Wagirin Arman, Ketua DPRD Sumut, menyatakan keprihatinannya atas pemboman yang terjadi di 3 gereja dan Mako Polrestabes Surabaya.

  • Senin, 14 Mei 2018 18:24

    DPC Partai Gerindra Paluta Kutuk Keras Aksi Bom di Surabaya

    Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) H. Hariro Harahap SE M.Si mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) pagi, disusul bom di Sido

  • Senin, 14 Mei 2018 18:04

    Aksi 2.000 Lilin di Medan, Warga Tolak Aksi Teror dan Paham Radikal

    Seluruh lapisan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya berduka atas tragedi teror bom di Kota Surabaya, dengan mengelar Aksi 2.000 Lilin di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (13/5/2018) malam.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak