Selasa, 22 Mei 2018 19:04

Mengaku bercanda bawa bom, penumpang Lion Air JT 291 "diproses"

Riau (utamanews.com)
Oleh: Dito
Rabu, 16 Mei 2018 18:56
Ist
Ilustrasi
Lion Air memberikan keterangan dan klarifikasi terkait terganggunya penerbangan Lion Air JT 291, Pekanbaru-Jakarta, hari ini, Rabu (16/5/2018), dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang penumpang laki-laki berinisial (DB) dengan nomor kursi 9C, yang ketika dalam proses masuk ke pesawat (boarding), DB mengaku kepada salah satu awak kabin (flight attendant/ FA) sebagai seorang teroris dan membawa bom dalam tas.

Pihak Lion Air menyatakan, dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures).

Danang Mandala Prihantoro,Corporate Communications Strategic of Lion Air mengatakan bahwa seluruh 200 penumpang dewasa, barang bawaan dan kargo, harus kembali ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening). "Atas kerjasama yang baik di antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec), maka proses pemeriksaan diselesaikan secara  teliti, tepat dan benar," ujarnya, Rabu sore.

"Hasilnya adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat berpotensi mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan," tukasnya.

Selanjutnya, sesuai prosedur atas sikap penumpang itu, Lion Air menurunkan (offload), DB, berikut bagasi dan barang bawaannya. Lion Air telah menyerahkan DB ke avsec airlines, avsec Angkasa Pura II cabang Pekanbaru, otoritas bandar udara serta pihak berwenang untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut.

Lion Air JT 291 telah diberangkatkan dengan jadwal terbaru pukul 15.54 WIB dari jadwal penerbangan semula pukul 13.35 WIB. Pesawat telah mendarat di Cengkareng pada 17.22 WIB.

Lion Air menginformasikan, kejadian tersebut mengakibatkan keterlambatan terbang dari Cengkareng menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) dan Bandar Udara Internasional El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (KOE). Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar jaringan penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu.

Editor: Herda

T#g:bomLion Air
Berita Terkait
  • Selasa, 22 Mei 2018 14:22

    Lion Air "Polisikan" 9 Pilot & 1 Karyawan

    Lion Air Group menyampaikan keterangan resmi mengenai sembilan (9) penerbang (pilot) serta satu (1) karyawan yang ditahan Polisi karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum sesuai ketentuan sebaga

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:15

    Teror, Tidak Akan Menjadi Teror Bila Masyarakat Tenang

    Indonesia kembali digemparkan dengan serangkaian aksi terorisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengharapkan timbulnya situasi mencekam di tengah-tengah masyarakat. Dalam satu pekan ini, aks

  • Selasa, 15 Mei 2018 09:35

    Ketua DPRD Sumut: Percayakan Penanganan Teroris Kepada Pemerintah

    Wagirin Arman, Ketua DPRD Sumut, menyatakan keprihatinannya atas pemboman yang terjadi di 3 gereja dan Mako Polrestabes Surabaya.

  • Senin, 14 Mei 2018 18:24

    DPC Partai Gerindra Paluta Kutuk Keras Aksi Bom di Surabaya

    Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) H. Hariro Harahap SE M.Si mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) pagi, disusul bom di Sido

  • Senin, 14 Mei 2018 18:04

    Aksi 2.000 Lilin di Medan, Warga Tolak Aksi Teror dan Paham Radikal

    Seluruh lapisan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya berduka atas tragedi teror bom di Kota Surabaya, dengan mengelar Aksi 2.000 Lilin di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (13/5/2018) malam.

  • Senin, 14 Mei 2018 17:54

    HMI: Negara Jangan Kalah Dengan Aksi Terorisme

    Dalam beberapa hari ini Negara sedang dihebohkan oleh aksi biadab terorisme yang beruntun. Dimulai dari aksi teroris yang terjadi di Mako Brimob beberapa hari yang lalu dan 5 kali bom bunuh diri yang

  • Minggu, 13 Mei 2018 15:33

    Cipayung Plus Kota Medan Kecam Teror Rumah Ibadah Surabaya

    Cipayung Plus Kota Medan menyatakan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban teror dan mengecam keras perbuatan teror terhadap 3 rumah ibadah di Surabaya. Demikian dikatakan oleh Hendra Manurung,

  • Minggu, 13 Mei 2018 13:43

    Relawan Kombatan Kutuk Keras Bom Surabaya

    Relawan Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Sumatera utara (Sumut) mengutuk keras aksi teror bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi.Relawan untuk Pilpres 2019 pemenangan Jokowi

  • Minggu, 13 Mei 2018 12:03

    PDIP: Tidak Ada Toleransi bagi Terorisme

    Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah pada aksi terorisme.

  • Minggu, 13 Mei 2018 11:53

    PBNU Mengutuk Keras 3 Bom Gereja di Surabaya

    Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H, kita dikejutkan dengan aksi narapidana Terorisme di Mako Brimob serta yang terbaru, ledakan bom di tiga Gererja di Surabaya, Ahad (13/5). Rangkaian keja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak