Minggu, 22 Okt 2017 16:58

Kejari Palas Akan Koordinasi Dugaan Korupsi DD Hatongga 2016 ke Inspektorat

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 12 Okt 2017 04:02
Dibaca: 168 kali
Dok
Kasi Intel Kejari Palas, Dafit Riadi, SH

Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas (Kejari Palas) akan berkordinasi dengan Inspektorat Palas, terkait dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2016, yang diduga dilakukan Kepala Desa Hatongga Kecamatan Batang Lubu Sutam (Batam).

Pernyataan ini disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Palas, Dafit Riadi, SH saat menerima surat laporan keberatan dari masyarakat Desa Hatongga, Rabu (11/10/2017).

"Laporan dari masyarakat ini kami terima, tapi kami akan berkordinasi dengan Inspektorat Palas untuk melakukan kajian atas laporan dari masyarakat ini," sebut Dafit juga selaku Ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Palas.

Disebutkannya, bila dari hasil kajian yang dilakukan oleh Inspektorat Palas ditemukan indikasi tindak kejahatan atau korupsi, tentu kasusnya akan diteruskan ke proses hukum. "Kita tunggu sajalah hasil kordinasi dengan Inspektorat Palas nanti, ya," ujarnya. 

Dalam surat keberatan tertanggal 10 Oktober 2017, yang ditandatangani oleh sebanyak 69 warga masyarakat Desa Hatongga, masyarakat menduga, Kepala Desa Hatongga diduga telah menilep anggaran dana Desa (DD) tahun 2016, terutama pada kegiatan pipanisasi air bersih.

Di mana, sesuai dengan RAB dana desa tahun 2016 tersebut, untuk kegiatan bidang pelaksanaan pembangunan desa pipanisasi air bersih sepanjang 4.273 meter dengan biaya sebesar Rp423.380.000.

Namun masyarakat Hatongga menduga, kegiatan pipanisasi itu hanya dibuat sepanjang 3000-an meter saja. Kemudian, pengerjaan parit untuk saluran pipanisasi yang seyogyanya digali sedalam 40 sentimeter tetapi yang dilakukan hanya digali sedalam 25 sentimeter. 

Selain itu, dituliskan dalam surat juga, proses pengadaan pipa untuk kegiatan pengerjaan pipanisasi air bersih, tidak melibatkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  dan tidak merujuk pada Peraturan Bupati Palas nomor 8 tahun 2016 tentang pengadaan barang dan jasa.

Sebelumnya, Kepala Desa Abdul Gani Lubis, saat dihubungi wartawan via seluler mengakui, memang kegiatan pengerjaan pipanisasi air bersih di tahun 2016 tidak sesuai dengan rencana awal. 

"Memang rencana awalnya pengerjaan pipanisasi saluran air bersih dibuat sepanjang 4.273 meter. Tapi, karena tanahnya tidak diberikan warga, makanya gak jadi dibuat sesuai rencana awal," ungkapnya. 

"Tapi, ada sekitar 4.000-an meter juga kita buat pengerjaan pipanisasi saluran air bersih itu. Masih ada sisa pipa yang masih disimpan," klaim Abdul Gani.

Menurutnya, sisa pipa dari kegiatan pipanisasi air bersih itu, akan dijual pihaknya kepada siapa saja yang mau membeli dan uang dari hasil penjualan pipa akan digunakan untuk keperluan di desa. 

"Kalau pengadaan pipanya itu, sudah kita lakukan proses lelang. Kebetulan, bendahara desa kita punya CV, makanya menggunakan perusahaan punya bendahara desa untuk pengadaan pipanya," jelasnya.

Editor: Budi

T#g:JaksaKorupsiPalas
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Okt 2017 19:52

    Bupati Palas Hadiri Hari Santri Ke-22 dan Lantik Pengurus BSPPL

    Bupati Kabupaten Padang Lawas (Bupati Palas) H. Ali Sutan Harahap didampingi Wabup Palas, H. Ahmad Zarnawi Pasaribu dan Sekdakab Palas, Arpan Nasution bersama sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Palas, meng

  • Kamis, 19 Okt 2017 21:09

    Ketua MPC Pemuda Pancasila: Sekretaris DPD Partai Golkar "Tampar" Bupati Palas

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas (Palas) "tampar" Bupati Palas, pasalnya pengerjaan paket proyek yang dikerjakannya nyaris setiap tahun didu

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:47

    PTPN III (Persero) Tandatangani Nota Kerjasama dengan Kejatisu dan Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja

    Dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) tandatangani nota kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Suma

  • Selasa, 17 Okt 2017 19:17

    Pendaftar PPK-PPS Terus Serbu KPU Palas

    Memasuki hari kelima tahapan masa pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, sejumlah pendaftar terus "menyerbu" ka

  • Selasa, 17 Okt 2017 15:37

    Diduga Pungli Rekrutmen Panwascam, Panwaslih Palas Didemo Massa

    Diduga kuat telah terjadi praktek pungutan liar (Pungli) pada saat proses rekrutmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), serta diduga seorang komisioner Panwaslih Palas merupakan kader salah satu p

  • Senin, 16 Okt 2017 18:56

    Wabup Palas Buka Kegiatan Pelatihan Kerja

    Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Wabup Palas) H. Ahmad Zarnawi Pasaribu membuka kegiatan pelatihan kerja yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palas kerjasama dengan Balai Besar Pendidik

  • Senin, 16 Okt 2017 05:46

    KNPI: Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Dinilai Tidak Miliki Rasa Malu

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas dinilai tidak miliki rasa malu, terkait dengan pengerjaan proyek peningkatan jalan yang diduga nyaris setia

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:14

    KPU Palas Buka Pendaftaran PPK/PPS

    Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas (KPU Palas), membuka prosedur pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Palas. Jadwal pendaftarannya dimulai seja

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:43

    Dinilai Lalaikan Hak Karyawannya, Disnaker Palas Peringati PT. Grafindo

    Menindaklanjuti surat dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas), nomor : 560/524/2017, tanggal 20 September 2017, Perihal penyelesaian permasalahan Sdr. Mara Kombang Hasibuan, te

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:23

    Zainal: Giring Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Ke Ranah Hukum

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Padang Lawas diarahkan ke ranah hukum, pasalnya nyaris setiap tahun paket proyek peningkatan jalan dengan anggaran milyaran rupiah

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak