Kamis, 23 Nov 2017 23:30

Kapuspen TNI: TNI Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Selasa, 12 Sep 2017 18:52
Dibaca: 1.322 kali
Puspen TNI
Konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba di perbatasan Kalimantan

Pasukan TNI yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar Narkoba jaringan berskala Internasional, yang masuk melalui jalur darat Entikong, tepatnya di Jalan lintas Batang Tarang No.6 Pasar Makkawing, Kec. Batang Tarang, Kab. Sanggau, Kalimantan Barat, pada tanggal 27 Agustus 2017 lalu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.,M.Si didampingi Kepala Badan Narkotika Negara (BNN), Dirjen Bea dan Cukai serta Deputi Pemberantasan Narkoba BNN saat Jumpa Pers dengan awak media di Lobby Gedung BNN, Jalan MT. Haryono No.11 Cawang, Jakarta Timur, Selasa (12/9/2017).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa personel TNI yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tidak dilengkapi dengan anjing pelacak, akan tetapi TNI bekerjasama dengan BNN, Bea Cukai dan Kepolisian Daerah serta masyarakat setempat untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan masuknya Narkoba ke wilayah Indonesia.

"Dengan perpaduan kemampuan dari masing-masing instansi gabungan yang ada (TNI, BNN, Bea Cukai dan Kepolisian) termasuk peran masyarakat yang begitu besar, akhirnya kita dapat mengungkap kasus narkoba yang cukup besar," ujar Mayjen TNI Wuryanto.

Kapuspen TNI menyampaikan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan oleh aparat gabungan yaitu Narkotika golongan 1 (satu) jenis Shabu Kristal seberat kurang lebih 10,39 kg, uang tunai Rp 1,65 Milyar, 12 Buku Tabungan, 3 (tiga) unit Sepeda Motor, Sertifikat Rumah, Perhiasan, 11 unit Ponsel, dan Kartu Identitas para pelaku.

Selanjutnya, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto mengharapkan peran serta dari masyarakat untuk dapat  memberikan informasi sekecil apapun agar dapat mengungkap peredaran Narkoba lainnya. "Informasi itu sangat penting untuk bisa mengungkap dan mencegah peredaran Narkoba yang semakin hari semakin marak dan makin membahayakan, karena ini menjadi tanggungjawab kita bersama," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjelaskan bahwa dengan terungkapnya kasus Narkoba berskala internasional, tentu akan menjadi peringatan/warning bagi bandar Narkoba untuk tidak memasukan barang-barang haram itu ke Indonesia.  

"Berdasarkan informasi yang sudah dirilis tahun 2016, sekitar 250 ton barang haram yang diperkirakan masuk ke Indonesia," ucapnya.

"Ini pasti menjadi skenario besar untuk menghancurkan Bangsa Indonesia yang luar biasa. TNI akan tetap mendukung kebijakan pemerintah untuk memerangi Narkoba, karena TNI bagian dari komponen bangsa Indonesia harus ikut dalam memerangi Narkoba, seperti yang telah disampaikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo bahwa saat ini Indonesia adalah darurat Narkoba," tutur Mayjen TNI Wuryanto.

Ditambahkan oleh Kapuspen TNI bahwa Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sudah membentuk Tim dan  Staf Ahli Khusus serta sistem yang menangani masalah Narkoba, karena kemungkinan jalan-jalan masuk ke Indonesia bukan melalui Bandara saja, tetapi kemungkinan jalan masuk lainnya akan ditempuh walaupun sangat sulit. "TNI akan semaksimal mungkin untuk dapat mencegah masuknya barang-barang haram ini, dengan melakukan patroli-patroli, baik di Pulau Terluar, di perbatasan darat, serta melaksanakan patroli di laut," pungkasnya.

Editor: Budi

T#g:Kalimantannarkobatni
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Nov 2017 10:53

    KNPI Tebing Tinggi gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tebing Tinggitelah menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Diskusi Pemuda Tahun 2017, dengan tema "Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Pemuda Perangi Na

  • Rabu, 22 Nov 2017 07:52

    Olahraga Bersama HUT Ke-46 Korpri di Mabesal

    Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) menggelar olahraga bersama Dewan Pengurus Korpri TNI dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri tahun 2017, Selasa (20/11/2017), di Lapangan Apel Mabesal, Cilangka

  • Selasa, 21 Nov 2017 20:10

    Serah terima jabatan Kapuspen TNI

    Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si. 

  • Selasa, 21 Nov 2017 20:20

    Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah Jabat Kapuspen TNI

    Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si.

  • Senin, 20 Nov 2017 22:40

    Dua Gubernur Lepas Kirab Gita Dirgantara Taruna AAU

    Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama Gubernur Akademi Angkatan Utara (AAU), Marsda TNI Sri Mulyo Handoko melepas Display Drumband "Gita Dirgantara" Taruna AAU dalam rangka Latihan Cakra Paksa (Navigasi Ud

  • Senin, 20 Nov 2017 21:30

    Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Harus Tetap Dipertahankan

    Soliditas TNI dan Polri yang merupakan tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik harus benar-benar dijaga dan tetap dipertahan

  • Senin, 20 Nov 2017 16:50

    Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Politik dan Keamanan

     Pegang terus disiplin dan loyalitas agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu solid, karena soliditas TNI dan Polri dapat menciptakan stabilit

  • Jumat, 17 Nov 2017 23:57

    Panglima TNI: Dokter Militer Sangat Vital Dalam Kondisi Damai dan Perang

    Perwira Prajurit Karier TNI khusus tenaga kesehatan dituntut menjadi Perwira TNI yang memiliki kualifikasi sebagai tenaga kesehatan. Fungsi dan tugas dokter militer sangat vital baik dalam kondisi dam

  • Selasa, 14 Nov 2017 20:14

    105 Perwira Siswa Sekkau Angkatan 102 Gelar Latihan Perang

    Sebanyak 105 Perwira Siswa Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan 102 tahun 2017, terdiri dari 101 personel TNI AU, dua personel TNI AL dan dua personel TNI AD, menggelar Latihan Pe

  • Senin, 13 Nov 2017 20:23

    Kasum TNI: Siswa Seskoad Harus Ikuti Perkembangan Ancaman Global

     Fenomena global dan kompetisi global termasuk perubahan populasi penduduk dunia dipengaruhi oleh semakin berkurangnya sumber energi, air dan pangan perlu diantisipasi. Oleh karena itu, Perwira S

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak