Selasa, 19 Jun 2018 15:11
Iklan Paslon Paluta

Kapolrestabes: Yoshua Pasaribu dibunuh karena dikira kibus

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 22 Apr 2017 15:46
Dian
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandy Nugraha memimpin pemaparan kasus pembunuhan Yoshua Pasaribu, Sabtu (22/4).
Selamat Puasa Paluta
Yoshua Imanuel Pasaribu, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di sungai belakang Podomoro Deli City Medan, pada Kamis (20/4/2017) dibunuh oleh jaringan preman kawasan Multatuli, Medan Maimun.

Hal ini dinyatakan oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandy Nugroho SIK, siang tadi, Sabtu (22/4), di Mako Polrestabes Medan.

Menurut Sandy, Yoshua diincar oleh Sopar (otak pelaku, meninggal dunia di tangan petugas), karena sebelum kejadian tersebut, Yoshua tidak ikut diangkat polisi yang melakukan razia narkoba di kawasan itu.

"Pada Selasa, 18 April sekira pukul 03.00 wib, di jalan Multatuli Lorong V Kolong, Sopar menangkap korban, karena merasa curiga dengan korban yang diduga informan polisi, kibus. Kemudian para pelaku lainnya menggeledah sepeda motor korban dan mereka menemukan gari di dalam jok motor tersebut," ungkap Kapolrestabes, didampingi Waka AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kasat Reskrim AKBP Febriansyah, Kasat Sabhara AKBP SW Siregar, Kompol Martuasah Tobing, Kompol Victor Ziliwu, dan jajaran.

Baca juga: Polisi gerebek kampung narkoba Mangkubumi, 8 orang diamankan

Setelah itu, korban mendapat penganiayaan dari belasan pelaku, dan satu diantaranya adalah wanita. Korban sempat mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai, namun dapat ditarik kembali oleh para pelaku.

"Korban diteriaki maling sehingga para pelaku makin banyak yang menganiaya. Puncaknya, korban ditunjang ke sungai dan tak nampak lagi, hingga kemudian dua hari kemudian muncul di pinggir sungai di jalan Guru Patimpus, Medan Barat, sudah tidak bernyawa," terang Sandy.

Tim gabungan Sat Reskrim Polsekta Medan Kota, Medan Barat dibantu Sat Reskrim dan Sat Sabhara Porestabes Medan kemudian melakukan penangkapan terhadap 15 tersangka, namun satu di antaranya, otak pelaku, Sopar melawan saat hendak ditangkap dan melukai petugas. Sopar kena tindakan tegas sehingga meninggal dunia. Sementara petugas yang terluka, Bripka Rinto Aruan, kini dirawat di rumah sakit.

"Terhadap para pelaku yang merupakan jaringan preman setempat ini, ancaman Pasal 338 Subs 170 ayat (2) ke 3 huruf e Jo.351 ayat (3) KUHPidana. Para pelaku ini kebanyakan residivis narkoba," pungkas Kapolrestabes.

Editor: Sam

T#g:Multatulinarkoba
Berita Terkait
  • Rabu, 16 Mei 2018 18:16

    Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, PTPN4 Sosa Gelar Seminar Sosialisasi

    Bertujuan mengantisipasi penyebaran dan penyalahgunaan narkoba, dan dalam rangka pembinaan komunikasi sosial bagi karyawan PTPN4 tentang deteksi dini bahaya dan pencegahan narkoba, Manajemen PTPN4 Sos

  • Sabtu, 12 Mei 2018 09:12

    Paulus: Penyalahguna Narkoba Sebaiknya Cepat Taubat

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta kepada pengguna atau penyalahguna narkoba segera berhenti mengkonsumsi barang haram tersebut dan bertaubat, selagi masih ada kesempatan. 

  • Minggu, 06 Mei 2018 20:36

    Dandim 0824: Kita Harus Bantu Polres Perangi Narkoba dan Miras Oplosan

    Perkembangan kondisi wilayah di era global ini memang semakin banyak tantangannya dengan semakin majunya teknologi informasi yang memudahkan sisi negatifnya merasuk pada dunianya kaum muda sebagai gen

  • Jumat, 27 Apr 2018 20:17

    2 WNA Malaysia Ditangkap Bawa 91 Gram Sabu di Bandara Kualanamu

    Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu (KPPBC TMP B) Kualanamu dan Kanwil DJBC Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan sabu ke Sumatera Utara me

  • Sabtu, 21 Apr 2018 06:21

    Wanita Angkatan Bersenjata memiliki peran yang sangat stategis bagi peradaban manusia

    Wanita Angkatan Bersenjata dengan fisik dan mental yang teruji memiliki tiga peran yang sangat strategis bagi peradaban manusia saat ini yaitu peran sebagai ibu dalam rumah tangga, peran sebagai abdi

  • Kamis, 19 Apr 2018 10:19

    Sumut Tertinggi Peredaran Narkoba, Sihar Ajak Anak Muda Gali Potensi Diri

    Cawagub Sumatera Utara, Sihar Sitorus mengaku miris melihat provinsi Sumut yang telah mengalami tahap darurat narkoba. Dirinya pun menilai, hal ini tak terlepas dari sulitnya lapangan pekerjaan yang m

  • Kamis, 12 Apr 2018 16:42

    Pendam I/BB pukul genderang perang terhadap narkoba

    Kapendam I/BB menyatakan di seluruh jajaran TNI AD, terutama Pendam I/BB melakukan program Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika (P4GN).

  • Jumat, 13 Apr 2018 17:43

    Butuh Peran Semua Pihak Untuk Berantas Narkoba

    Siapa yang tidak mengenal Narkoba? Penyalahgunaan Obat-obatan terlarang ini sangat memberikan dampak buruk, terutama bagi kaum muda. Di Indonesia sendiri, masalah Narkoba menjadi permasalahan Negara y

  • Sabtu, 07 Apr 2018 19:27

    Jangan Sampai Lingkungan Komplek TNI Terlibat Narkoba

    Jangan sampai ada keluarga dan lingkungan komplek TNI di daerah manapun yang terlibat dalam penggunaan maupun pengedar narkotika dan obat-obatan berbahaya narkoba. Untuk itu, mari tunjukkan kepada ban

  • Jumat, 30 Mar 2018 09:00

    Yayasan Kartika Jaya Persit KCK Cab XXXVIII Beri Sosialisasi Anti Narkoba

    Yayasan Kartika Jaya Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cab XXXVIII Kodim 0824 Jember, laksanakan Sosialisasi Anti Narkoba pada siswa SMP dan SMA Kartika, di Aula Kodim 0824 Jember, Kamis (29/

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak