Rabu, 17 Jan 2018 04:07

Kapolrestabes: Yoshua Pasaribu dibunuh karena dikira kibus

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 22 Apr 2017 15:46
Dibaca: 1.640 kali
Dian
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandy Nugraha memimpin pemaparan kasus pembunuhan Yoshua Pasaribu, Sabtu (22/4).
Yoshua Imanuel Pasaribu, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di sungai belakang Podomoro Deli City Medan, pada Kamis (20/4/2017) dibunuh oleh jaringan preman kawasan Multatuli, Medan Maimun.

Hal ini dinyatakan oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandy Nugroho SIK, siang tadi, Sabtu (22/4), di Mako Polrestabes Medan.

Menurut Sandy, Yoshua diincar oleh Sopar (otak pelaku, meninggal dunia di tangan petugas), karena sebelum kejadian tersebut, Yoshua tidak ikut diangkat polisi yang melakukan razia narkoba di kawasan itu.

"Pada Selasa, 18 April sekira pukul 03.00 wib, di jalan Multatuli Lorong V Kolong, Sopar menangkap korban, karena merasa curiga dengan korban yang diduga informan polisi, kibus. Kemudian para pelaku lainnya menggeledah sepeda motor korban dan mereka menemukan gari di dalam jok motor tersebut," ungkap Kapolrestabes, didampingi Waka AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kasat Reskrim AKBP Febriansyah, Kasat Sabhara AKBP SW Siregar, Kompol Martuasah Tobing, Kompol Victor Ziliwu, dan jajaran.

Baca juga: Polisi gerebek kampung narkoba Mangkubumi, 8 orang diamankan

Setelah itu, korban mendapat penganiayaan dari belasan pelaku, dan satu diantaranya adalah wanita. Korban sempat mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai, namun dapat ditarik kembali oleh para pelaku.

"Korban diteriaki maling sehingga para pelaku makin banyak yang menganiaya. Puncaknya, korban ditunjang ke sungai dan tak nampak lagi, hingga kemudian dua hari kemudian muncul di pinggir sungai di jalan Guru Patimpus, Medan Barat, sudah tidak bernyawa," terang Sandy.

Tim gabungan Sat Reskrim Polsekta Medan Kota, Medan Barat dibantu Sat Reskrim dan Sat Sabhara Porestabes Medan kemudian melakukan penangkapan terhadap 15 tersangka, namun satu di antaranya, otak pelaku, Sopar melawan saat hendak ditangkap dan melukai petugas. Sopar kena tindakan tegas sehingga meninggal dunia. Sementara petugas yang terluka, Bripka Rinto Aruan, kini dirawat di rumah sakit.

"Terhadap para pelaku yang merupakan jaringan preman setempat ini, ancaman Pasal 338 Subs 170 ayat (2) ke 3 huruf e Jo.351 ayat (3) KUHPidana. Para pelaku ini kebanyakan residivis narkoba," pungkas Kapolrestabes.

Editor: Sam

T#g:Multatulinarkoba
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jan 2018 14:22

    Polisi Tangkap Jennifer Dunn

    Jennifer Dunn ditangkap aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).

  • Jumat, 29 Des 2017 13:49

    Video Hisap Sabu Viral di Medsos, Oknum Polisi Deli Serdang Diamankan

    Seksi Propam Polres Deli Serdang  mengamankan Bripka D personil Polres Deli Serdang yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang wilayah hukum (wilkum) Polsek Galang

  • Jumat, 22 Des 2017 23:52

    Jelang Operasi Lilin Toba 2017, Polres Deli Serdang Laksanakan Patroli dan Razia

    Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Deli Serdang tetap aman kondusif menjelang perayaan Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, personil gabungan Polres Deli Serda

  • Kamis, 21 Des 2017 19:21

    Tengku Erry Wanti-wanti Ribuan Siswa Batu Bara & Asahan Agar Jauhi Narkoba

    Usai melepas jalan santai yang diikuti 3.000 lebih siswa SMA/SMK dari Kabupaten Batu Bara dan Asahan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menerima komitmen anti narkoba dari peserta did

  • Rabu, 20 Des 2017 15:50

    Sopir Angkutan Umum Kena Tes Urin di Terminal Lubuk Pakam

    Puluhan personil Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Dinas Perhubungan Deli Serdang, Sat Pol PP Deli Serdang, Sat Lantas Polres Deli Serdang dan Polsek Lubuk Pakam mel

  • Senin, 18 Des 2017 22:18

    Bakti Sosial Sapma & Satpel IPK Kota Medan Bantu Panti Asuhan

    Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) dan Satuan Pelajar (Satpel) DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan bekerjasama dengan BNNP Sumut melaksanakan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Bait Allah, jalan Pendidi

  • Jumat, 15 Des 2017 23:45

    Satgas BNN USM: Mahasiswa harus mampu membuat lingkungannya bebas Narkoba

    Banyak hal yang mendorong kawula muda menjadi pencandu Narkoba, antara lain coba-coba karena penasaran, kemudian senang-senang, alasan untuk menghilangkan kepenatan akibat masalah pribadi, mengembalik

  • Rabu, 06 Des 2017 12:06

    Anak Tersangka Narkoba ditangkap Polsek Sunggal karena terlibat Curanmor

    Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal  Polrestabes Medan berhasil menangkap Reza Afriandi (20 tahun) salah satu dari komplotan Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah Medan

  • Minggu, 03 Des 2017 16:13

    BNN Gerebek Rumah Diduga Pabrik Narkoba di Semarang

    Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah di Jalan Halmahera Nomor 27, Kota Semarang, yang diduga sebagai pabrik tempat produksi pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol), Minggu (3/12)

  • Jumat, 01 Des 2017 20:11

    Bawa Shabu di Sepatu dan Celana Dalam, Warga Medan ditangkap di Bandara Batam

    Nazaruddin, 44 tahun, warga Medan, Sumatera Utara ditangkap oleh petugas Bea Cukai dan Avsec Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (30/11/2017).Menurut Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak