Senin, 18 Des 2017 06:34

Kades Hatongga Palas Diduga Tilep DD 2016

Palas (UtamaNews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 05 Okt 2017 11:15
Dibaca: 230 kali
Dok
Sisa pipa dari kegiatan pipanisasi air bersih di Desa Hatongga yang belum terpakai bersumber dari dana desa tahun 2016 yang diduga bermasalah.

Kepala Desa Hatongga Kecamatan Batang Lubu Sutam (Batam) di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Abdul Gani Lubis diduga telah menilep anggaran dana Desa (DD) tahun 2016, terutama pada kegiatan pipanisasi air bersih.

Kenyataan ini diungkapkan oleh seorang warga Desa Hatongga yang tidak disebutkan identitasnya kepada wartawan, Rabu (4/10/2017), sambil menunjukkan dokumen penjabaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Desa Hatongga tahun anggaran 2016.

"Abang (wartawan -red) lihat aja sendiri di RAB dana desa tahun 2016 ini. Untuk kegiatan bidang pelaksanaan pembangunan desa pipanisasi air bersih sepanjang 4.273 meter dengan biaya sebesar Rp 423.380.000," ungkap sumber. 

"Setelah kami lihat, ternyata kegiatan pipanisasi air bersih yang dikerjakan oleh kepala desa kami menduga hanya dibuat sepanjang 3000-an meter saja. Kami menduga ukuran kegiatan pipanisasi dikurangi volumenya," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, proses pengadaan pipa untuk kegiatan pengerjaan pipanisasi air bersih, tidak melibatkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  dan tidak merujuk pada Peraturan Bupati Palas nomor 8 tahun 2016 tentang pengadaan barang dan jasa. 

"Kami dari masyarakat Desa Hatongga meminta kepada Bapak Bupati Palas agar memeriksa ulang proses pengerjaan pembangunan di desa kami yang bersumber dari dana desa 2016, agar pengelolaan dana desa ke depan bisa lebih baik lagi," pintanya. 

Sementara itu, Kepala Desa Abdul Gani Lubis, saat dihubungi wartawan via seluler, Rabu (4/10/2017) mengakui, memang kegiatan pengerjaan pipanisasi air bersih di tahun 2016 tidak sesuai dengan rencana awal. 

"Memang rencana awalnya pengerjaan pipanisasi saluran air bersih dibuat sepanjang  4.273 meter. Tapi, karena tanahnya tidak diberikan warga, makanya gak jadi dibuat sesuai rencana awal," ungkapnya. 

"Tapi, ada sekitar 4.000-an meter juga kita buat pengerjaan pipanisasi saluran air bersih itu. Masih ada sisa pipa yang masih disimpan," klaim Abdul Gani.

Menurutnya, sisa pipa dari kegiatan pipanisasi air bersih itu, akaj dijual pihalnya kepada siapa saja yang mau membeli dan uang dari hasil penjualan pipa akan digunakan untuk keperluan di desa. 

"Kalau pengadaan pipa untuk pengerjaan pipanisasi air bersih itu, sudah kita lakukan proses lelang. Kebetulan, bendahara desa kita punya CV, makanya menggunakan perusahaan punya bendahara desa untuk pengadaan pipanya itu," jelasnya.

Editor: Budi

T#g:ADDKorupsiPalas
Berita Terkait
  • Minggu, 17 Des 2017 18:37

    KPU Palas Tandatangani MoU dengan IDI Palas

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas (Palas) Syarifuddin Daulay dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Palas, dr. M. Daniel Hasibuan, menandatangani nota kesepahaman bersam

  • Minggu, 17 Des 2017 13:07

    Pemkab Palas Langgar Amanat UUD 1945 Tentang Pendidikan

    UUD Negara RI tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan meneyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak m

  • Jumat, 15 Des 2017 16:25

    Tuntut Pesangon Dibayar, Eks Karyawan PT SHBM Demo Disnaker Palas

    Sedikitnya 50-an orang eks karyawan PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM)  yang berlokasi di Desa Siali-ali,  Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang tergabung dalam ser

  • Rabu, 13 Des 2017 18:43

    Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Bapaslon Perseorangan Dimulai

    Kegiatan verifikasi faktual atas berkas syarat dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas) sudah mulai sejak Selasa (12/12/2017) hingga Senin (25/12

  • Rabu, 13 Des 2017 11:43

    Polrestabes Medan Raih Penghargaan WBK dari MenPAN RB

    Suatu kebanggaan bagi Polrestabes Medan yang meraih penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

  • Senin, 11 Des 2017 20:11

    KPU Palas Serahkan Berkas Syarat Dukungan Bapaslon Perseorangan

    Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas (KPU Palas), menyerahkan berkas syarat dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan, kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Palas, Drs. H. Rah

  • Sabtu, 09 Des 2017 12:09

    Memaknai Peringatan Hari Anti Korupsi

    Korupsi dalam bahasa Latin 'corruptio' dari kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok.

  • Kamis, 07 Des 2017 18:57

    Tiga Pocong Minta Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditangkap

    Puluhan massa dari Jaringan Aliansi dan Gerakan Mahasiswa untuk Perubahan (Jalan Gempur) Tabagsel berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/12/2017). Uniknya, aksi ini sambil me

  • Kamis, 07 Des 2017 17:47

    Perubahan Status Jalan Nasional di Palas Terganjal Gubernur

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), lewat koordinasi kerja Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palas bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palas, terus mendorong perubahan status

  • Rabu, 06 Des 2017 09:16

    Bupati dan DPRD Tandatangani Ranperda P-APBD Palas 2017

    Lewat mekanisme rapat paripurna penetapan rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Palas tahun 2017 yang digelar DPRD Palas bertempat di ruang rapat gedung DPRD Palas, Jalan Karya Pembangunan, Sibuhuan, pada

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak