Selasa, 24 Okt 2017 14:34

Jalan Provsu Sosopan-Sibuhuan Terancam Putus Lagi

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Selasa, 19 Sep 2017 21:59
Dibaca: 116 kali
Dok
Beginilah kondisi Jalan Provsu via Sosopan-Sibuhuan yang baru setahun lalu dibuat untuk mengatasi kelongsoran di jalan lama, yang saat ini tidak bisa dilalui lagi.
Musim hujan datang, kondisi dan keadaan jalan Provinsi Sumut (Provsu) Sosopan-Sibuhuan, di titik Desa Hulim dan Desa Sianggunan, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) terancam putus lagi. 

Jalan yang baru dibangun karena terjadi longsor beberapa bulan yang lalu itu, saat ini kondisi di jalan lama pun tinggal hanya tinggal tersisa dua meter lagi. Bila jalan tidak ada penanganan segera, dikhawatirkan jalan akan berpotensi putus total.

Pantauan wartawan, Selasa (19/9/2017), masih terlihat sejumlah kendaraan mobil masih melintas di jalan ini. Meski, harus memanfaatkan jalan yang tersisa dua meter tersebut.

Sedangkan kondisi dan keadaan badan jalan yang lama, yang terputus akibat digerus aliran Sungai Ulu Aer, sebelumnya masih bisa dilewati. Tapi kini, badan jalan sudah tak bisa dilewati, sehingga kenderaan harus melalui jalan yang baru dibangun, tapi kini sudah longsor lagi. Jalan lama ini memang tetap diperbaiki, meski sudah ada jalan baru. 

"Gawat lagi ini kalau hujan seperti ini. Jalan lama sudah longsor lagi dan tak bisa dilewati, sedangkan jalan yang baru pun sudah terancam putus lagi," kata Hasan Nasution, warga Aek Bargot, saat bertemu wartawan, Selasa (19/9/2017).

Sebelumnya, kata Hasan, jalan yang lama, yang di pinggiran aliran sungai Ulu Aer memang tetap dibenahi, meskipun hanya upaya penimbunan. Itu dilakukan, karena jalan baru dianggap terlalu terjal.

"Kan, abang lihat sendiri. Kondisi jalan baru yang masih sebatas pengerasan itu sudah tergerus lagi akibat hujan yang mengguyur beberapa hari lalu. Kondisi jalan sudah menyempit. Bahkan, tanahnya sudah terlihat melunak. Padahal, sebelumnya sudah dilakukan pengerasan," ucapnya.

Sebelumnya, pembuatan jalan baru ini dilakukan setelah mendapat anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Saat itu, anggaran dari BNPB ini digiring oleh Saleh Partaonan Daulay,  Anggota DPR RI yang saat itu menjabat Ketua Komisi VIII, setahun yang lalu.

Perbaikan jalan pun dilakukan oleh BPBD Palas secara swakelola waktu itu. Besaran anggaran yang turun dari BNPB waktu itu, senilai Rp 8,2 miliar, dengan panjang jalan yang diperbaiki sekitar 5 kilometer, badan jalan baru yang dibuka waktu itu.

Setelah badan jalan baru selesai pengerjaannya, waktu itu, Kepala BNPB sudah langsung turun ke lokasi dan mengapresiasi pengerjaan.  

Warga pun merasa bersyukur dengan adanya jalan baru ini waktu itu. Sebab, bila masih mempertahankan jalan lama, tentu sudah sulit dilakukan, karena posisi jalan yang lama persis di pinggiran aliran sungai Ulu Aer, yang kerap meluap dan menggerus badan jalan yang lama saat hujan turun.

"Kita senang juga dengan adanya jalan baru ini, karena jalan lama memang sudah rawan. Biarpun jalan baru ini tanjakannya agak tajam. Tapi, saat ini, kondisi jalan yang baru, sudah longsor pula," tambah Hasan.

Masyarakat di sini mengharapkan, adanya gerak cepat dari pemerintah untuk segera memperbaiki kerusakan jalan ini. 

"Jika tidak segera diperbaiki jalan yang baru, ditakutkan kerusakannya akan bertambah parah dan tidak tertutup kemungkinan jalan Provsu via Sosopan-Sibuhuan akan terputus, karena jalan yang lama sudah tidak bisa dilalui lagi," pungkasnya.

Editor: Budi

T#g:InfrastrukturLongsorPalas
Berita Terkait
  • Selasa, 24 Okt 2017 14:14

    Pejabat Tinggi Palas Terjaring Razia Narkoba, Jangan Karena Sedikit Kotoran, Semua Dianggap Kotor

    Terkait informasi yang berkembang perihal pejabat tinggi pemerintah di Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang terjaring razia narkoba di Kota Medan, pada Minggu (22/10/2017) dini hari, tentu menarik perh

  • Senin, 23 Okt 2017 21:13

    Irigasi Kering, Petani Padi Bertanam Kangkung di Sawah

    Dikarenakan saluran irigasi yang mengairi areal persawahan padi milik sejumlah petani padi di Desa Hasahatan Julu, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengering, petani padi di sini bera

  • Senin, 23 Okt 2017 19:53

    Terjaring Razia di Diskotik Delta Medan, Ketua DPRD Palas dan Tim Telah Kembali ke Palas

    Pasca terjaring razia gabungan di Diskotik Delta Medan pada hari Minggu (22/10/2017) kemarin, Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas (Palas) H. Syahwil Nasution, bersama Sekretaris DPRD Palas H. Panguhum N

  • Senin, 23 Okt 2017 19:43

    Masyarakat Palas Terkejut, Ketua DPRD Palas Terjaring Razia Narkoba

    Masyarakat Kabupaten Padang Lawas dikejutkan adanya berita di beberapa media online, Ketua DPRD Palas SN terjaring razia di tempat hiburan malam dan yang paling menghebohkan hasil pemeriksaan urine di

  • Senin, 23 Okt 2017 15:13

    PT. KAS Dinilai Terlantarkan Karyawan PT. SHBM

    Terkait peralihan aset perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM) berlokasi di Desa Siali-ali, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang sejak awal b

  • Minggu, 22 Okt 2017 19:52

    Bupati Palas Hadiri Hari Santri Ke-22 dan Lantik Pengurus BSPPL

    Bupati Kabupaten Padang Lawas (Bupati Palas) H. Ali Sutan Harahap didampingi Wabup Palas, H. Ahmad Zarnawi Pasaribu dan Sekdakab Palas, Arpan Nasution bersama sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Palas, meng

  • Jumat, 20 Okt 2017 14:20

    Di Lokasi Proyek Underpass Titi Kuning Medan, Gubernur Video Conference dengan Jokowi

    Presiden Jokowi membuka acara percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi secara  serentak di seluruh Indonesia tahun 2017 di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Kamis, (19/10/2017).Pembukaan

  • Kamis, 19 Okt 2017 21:09

    Ketua MPC Pemuda Pancasila: Sekretaris DPD Partai Golkar "Tampar" Bupati Palas

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas (Palas) "tampar" Bupati Palas, pasalnya pengerjaan paket proyek yang dikerjakannya nyaris setiap tahun didu

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:37

    Dandim 0824 pimpin Anggota dan Masyarakat Gali Timbunan Longsor Untuk Temukan Korban Bencana

    Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru lokasi kejadian bencana alam tanah longsor dapat dikatakan sebagai segitiga perbatasan karena desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember,

  • Selasa, 17 Okt 2017 19:17

    Pendaftar PPK-PPS Terus Serbu KPU Palas

    Memasuki hari kelima tahapan masa pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, sejumlah pendaftar terus "menyerbu" ka

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak