Sabtu, 19 Okt 2019 18:18

Ini profil Eddy Saputra Salim, Kadis yang ditangkap Saber Pungli tadi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Kamis, 06 Apr 2017 18:03
Dok
Tim Saber Pungli Polda Sumut mengamankan Pejabat Eselon II Pemprovsu, Eddy Saputra Salim, Kamis (6/4)
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provsu Ir Eddy Saputra Salim, yang diamankan oleh tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) siang tadi ternyata sudah menjadi kepala dinas di kantor yang mengurus izin tambang di seluruh Sumut ini sejak 2013.

Ir Eddy Saputra Salim MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provsu oleh Gubernur H Gatot Pujo Nugroho ST MSi bersamaan dengan 15 pejabat struktural eselon II lainnya pada Jumat 2 Mei 2014.

Jabatan ini dikukuhkan kembali oleh Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi pada 6 Januari 2017 dalam pengukuhan 52 pejabat lingkungan Pemprov Sumut, Jumat 6 Januari 2017. Pengukuhan dan pelantikan ini sebagai tindaklanjut dari amanat PP RI Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, dan merupakan hasil dari lelang jabatan yang dinilai kontroversial oleh sebagian politikus DPRDSU.

Sebelum menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Eddy adalah Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Provinsi Sumut.

Sempat muncul isu tak sedap dalam kepemimpinannya saat itu ke publik. Dimana Eddy Saputra dituding memperjualbelikan proyek yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2013, senilai Rp 130 Miliar kepada rekanan.

"Kadis Tarukim dinilai kuat aktor yang mengotorisasi seluruh pengadaan proyek (tender), mulai dari proses pembukaan dokumen, penawaran, evaluasi hingga penetapan pemenang meskipun ada panitia pengadaan. Praktik jual beli proyek diduga dilakukan untuk kepentingannya atau arahan dari oknum pejabat tinggi di Sumut dan orang-orang berpengaruh lainnya," dilansir oleh MedanBisnis tanggal 23 Agustus 2013.

Dugaan praktik jual beli proyek semakin diperkuat ketika Kadis Tarukim itu memimpin langsung pertemuan Pra Contract Meeting (PCM) dengan para direksi perusahaan atau kontraktor pelaksana dan pengawas dan diikuti Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Ruang Rapat Kantor Dinas Tarukim Sumut yang berlanjut di ruang Kadis.

Dari pengamatan wartawan, para kontraktor kecewa dengan acara PCM itu. Pasalnya, rapat PCM yang hanya untuk memastikan kesiapan kontraktor sebelum mengerjakan proyek, justru bernada menekan kontraktor. "Pak Kadis menekan-nekan (kita) gaya bicaranya," cetus satu kontraktor yang diamini kontraktor lainnya.

Bahkan KPA Eddi Rinjani terlihat langsung turut meninggalkan rapat itu. Namun sayang, Eddi tidak memberi komentar sekalipun tampak di wajahnya perasaan kecewa dengan diambilalihnya wewenangnya memimpin KPA.

"Masyarakat jasa konstruksi Sumut mengecam tindakan Kadis Tarukim itu. Begitulah kalau sudah diaturnya semua proyek. Kadis mau memastikan agar kepentingannya berjalan dengan bagus sehingga tidak ada masalah tercium ke publik," kata Junjungan Pasaribu, mantan Anggota Dewan Pengurus Anggota LPJK Nasional. 

Diduga puncak karir Eddy akan terhenti pasca ditangkap oleh polisi hari ini, dimana Tim Saber Pungli Polda Sumatera Utara melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Eddy Saputra Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumatera Utara di kantornya, hari ini, Kamis (6/4).

Kejadian ini cukup ironi, karena tadi pagi Kadis tersebut mendampingi Gubernur Tengku Erry untuk mengikuti kegiatan pencegahan korupsi bersama KPK di lantai 2 kantor Gubernur Sumut, jalan Diponegoro Medan.

Belum diperoleh keterangan resmi dari Polda Sumut terkait penangkapan ini.

* Artikel ini telah diedit pada tanggal 11 April 2017, atas permintaan pihak terkait, -red
Editor: Sam

T#g:Eddy Saputra SalimKorupsiSaber Pungli
Berita Terkait
  • Jumat, 18 Okt 2019 18:38

    Andy Faisal: Pemprov Sumut Tidak Pernah Menghambat Upaya Penegakan Hukum

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung setiap upaya penegakan hukum oleh aparat penegak hukum di daerah ini, termasuk upaya pemberantasan korupsi. Bahkan, sejak awal kepemimpin

  • Kamis, 15 Agu 2019 15:25

    Dana Hibah KNPI TA 2018, Terindikasi Korupsi?

    Sangat kuat dugaan praktik KKN pengunaan dana Hibah KNPI 2018 senilai 500 juta dilakukan oleh pihak KNPI versi saudara MHH. Dana tersebut diambil dan laporan pertangung jawabannya terindikasi dimanipu

  • Rabu, 31 Jul 2019 22:51

    Diskusi Mingguan GMKI Pematangsiantar- Simalungun, "Dimana Mahasiswa Ketika Korupsi Merajalela?"

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Pematangsiantar- Simalungun menggelar diskusi mingguan dengan topik "Dimana Mahasiswa Ketika Korupsi Merajalela?"Diskusi ini rutin dilakukan guna meningkatkan kapas

  • Senin, 22 Jul 2019 21:32

    Harry: Walau Bukan KPA dan PPK, Diduga Bahar Tak Bisa Lepas Dari Tanggung Jawab 

    Diduga sebagai Pengguna Anggaran (PA)  Baharuddin Siagian Kadis Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara tidak bisa lepas dari tanggung jawab. Walau sampai sejauh ini Bahar terkesan lepa

  • Sabtu, 20 Jul 2019 11:10

    Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut Kembali Geledah Kantor BPKD Siantar

    Tim Unit IV Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan pengembangan kasus pungli, dan kembali mengeledah kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematang Siantar, Jumat (19/7/20

  • Kamis, 18 Jul 2019 22:28

    Geledah Rumah Sujamrat, Polisi Selidiki Keterlibatan Kadispora Sumut

    Usai melakukan pengeledahan di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Disporasu), Kamis (18/7/2019), sekira pukul 10.00- 13.00 WIB di Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Tim Unit I

  • Rabu, 12 Jun 2019 19:02

    Diduga Hamburkan Uang Rakyat Rp6.6 M, DPRD Sumut Desak Rehab Rumah Gubernur Diusut

    Proyek pembangunan pendopo di Komplek Rumah Dinas (Rumdis) Gubsu di Jl Sudirman Medan yang menelan anggaran Rp 6,6 miliar lebih ditengarai menghambur-hamburkan uang rakyat.Pasalnya, proyek yang diduga

  • Rabu, 08 Mei 2019 20:38

    Kasus Suap DPRD Sumut, Musdalifah divonis 6 tahun penjara

    Musdalifah, satu dari tujuh anggota DPRD Sumatera Utara 2009-2014, dalam kasus menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, dihukum lebih tinggi 2 tahun dari 6 rekannya yang lain karen

  • Kamis, 25 Apr 2019 09:45

    HUT Kota Siantar ke-148, ILAJ: Pemberantasan Korupsi Masih Lemah

    Institute Law And Justice atau yang sering dikenal dengan singkatan ILAJ menanggapi situasi Kota Pematangsiantar yang sudah berumur 148 tahun di tahun 2019. ILAJ menyebut Kota ini masih miskin akal se

  • Jumat, 01 Mar 2019 18:51

    Mahasiswa Tuntut Laporan ke Polisi Soal Dugaan Korupsi Rp334 Miliar Gus Irawan Ditindaklanjuti

    Mengadu Ke DPRD Sumut, Mahasiswa Anti Korupsi: Gus Irawan Diduga Gelapkan Rp334 Miliar Dana Bank Sumut.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak