Selasa, 24 Okt 2017 14:36

HIMMAH Sumut: Usut "Mesin Uang JR Saragih"

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Kamis, 24 Agu 2017 18:44
Dibaca: 1.771 kali
Dok
Aksi massa di Kejati Sumut, jalan AH Nasution Medan, Kamis (24/8).

Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut Jaksa mengusut dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun. 

Massa menyebut pelaku korupsi di dinas PU di kabupaten tersebut adalah "mesin uang" di kabupaten tersebut.

"Kami dari Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Alwashliyah Sumatera Utara telah melaporkan secara resmi kepada Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara perihal Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun, dengan Nomor : 213/HW-SU/B/Perm/XIII/VI/2017 tertanggal 15 Agustus 2017," ujar Razak Nasution selaku Wakil Ketua HIMMAH Sumut dalam orasinya, Kamis siang, (24/8).

Razak menyatakan bahwa dalam kasus dugaan korupsi tersebut JR Saragih terlibat.

"Kami menduga kuat JR. Saragih selaku penguasa eksekutif di Kabupaten Simalungun ikut serta dalam kasus dugaan korupsi yang sistematis dan terencana ini, yakni dengan memerintahkan Kepala Dinas PU Binamarga Simalungun Beni S.H Saragih, untuk mencari 'uang' sebanyak-banyaknya. Dan kami menduga uang tersebut digunakan untuk 'birahi Politik' JR. Saragih ke depan dengan memanfaatkan hampir seluruh Pekerjaan/Proyek di dinas terkait," ungkapnya.

Dijelaskannya, pada Tahun 2015, Pemerintah menargetkan untuk kontruksi lima Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang mencakup beberapa daerah Kabupaten/Kota senilai Rp2,9 Triliun, namun, di Dinas PU Binamarga Simalungun yang dipimpin Beni S.H Saragih, terjadi penyimpangan.

"Satu di antara temuan dugaan korupsi tersebut adalah Pengadaan SPAM di Silampuyang Nagori Silampuyang Kec. Siantar, SPAM di Desa Maligas Tongah dan Mekar Mulia Kec. Tanah Jawa, SPAM di Nagori Dolok Saribu dan Nagori Pematang Sinaman Kec. Dolok Pardamean, sehingga berpotensi merugikan keuangan Negara sebesar Rp1.518.447.000," tukasnya.

"Kami mendorong Kejatisu untuk segera memberikan status hukum pada Beni Saragih, Kadis PU. Simalungun dan JR. Saragih, Bupati Simalungun, karena yang bersangkutan diduga adalah dua aktor intelektual dalam kasus dugaan korupsi SPAM  T.A 2016 yang merugikan negara ± Rp 1,5 Milyar," pungkasnya.

Menanggapi aksi ini, Staf Humas Kejati Sumut, Yosgernold Siagian, mendatangi pengunjuk rasa. 

Dia mengucapkan apresiasi yang setinggi-tinggnya kepada rekan-rekan PW. HIMMAH Sumatera Utara.

Karena menurutnya, mahasiswa harus berada di garda terdepan dan berperan aktif memonitoring pemerintah di Sumatera Utara khususnya di Dinas pendidikan Siantar dan dinas PU Simalungun.

Laporan Resmi PW HIMMAH, tambahnya, telah masuk ke Pos Pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Saya mewakili pimpinan tertinggi Kejaksaan tinggi Sumatera Utara akan menyampaikan kasus ini menjadi prioritas dan secepatnya diproses," ucapnya.

Editor: Budi

T#g:aurHimmahSimalungun
Berita Terkait
  • Senin, 23 Okt 2017 17:33

    HIMMAH Sumut kembali demo PLN, nyaris bentrok dengan Polisi

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) kembali berunjuk rasa di Kantor PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Jalan Yos Sudarso.

  • Sabtu, 21 Okt 2017 10:51

    Cipayung Plus Sumut siap ikuti Jambore Kebangsaan Kewirausahaan di Jawa Barat

    Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw didampingi Dir Pam Obvit, Dirintel, Dansat Brimob dan Kabid Humas Polda Sumut menerima Audiensi dari elemen Cipayung Plus Sumut, yaitu Septian dari HMI,

  • Kamis, 05 Okt 2017 13:55

    HIMMAH demo, Api membubung di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut

    Mahasiswa kembali mendesak Presiden Joko Widodo untuk memberi perhatian pada kasus "Makelar Listrik" di Sumut dan meminta PLN Bersih No Pungli.

  • Kamis, 28 Sep 2017 17:48

    Lepas Balon Gas Ke Udara Saat Demo, HIMMAH Minta Jokowi Stop Makelar Listrik di PLN Sumut

    Presiden Joko Widodo diminta memberi perhatian pada kasus "Makelar Listrik" di Sumut dan meminta PLN Bersih No Pungli.

  • Kamis, 14 Sep 2017 15:04

    Soal dugaan korupsi dan Pungli, HIMMAH kembali demo PLN Sumut

    Menindaklanjuti aksi unjuk rasa hari Kamis lalu, siang tadi HIMMAH Sumut kembali melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN (Persero) wilayah Sumut, di jalan Yos Sudarso Medan.Abdul Razak Nasution selaku

  • Rabu, 13 Sep 2017 19:53

    Ratusan Massa FP3HH Minta DPRD Humbang Hasundutan Jalankan Hak Angket

    Ratusan Massa terdiri dari tokoh agama, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam-FP3HH (Forum Pemrakarsa Pendiri Pemerhati Humbang Hasundutan) aksi damai ke gedung DPRD Humbang Hasundutan, Rabu (13

  • Selasa, 12 Sep 2017 20:32

    Ratusan Nelayan Batubara Berunjuk Rasa Tolak Pukat Trawl

    Ratusan nelayan yang tergabung dalam Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (MANTAB) menggelar "aksi 129" di Lapangan Bola Kaki Limapuluh jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu

  • Jumat, 08 Sep 2017 19:58

    Ratusan Massa Ormas Islam Aksi Damai di DPRD Deliserdang

    Ratusan massa gabungan Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam dan Masyarakat Deliserdang melaksanakan aksi demo di DPRD Deliserdang untuk aksi solidaritas Rohingnya, Jumat (8/9) sekira pukul 14.3

  • Kamis, 07 Sep 2017 13:07

    Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

    Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap

  • Jumat, 01 Sep 2017 14:31

    Effendi Simbolon silaturahmi ke kelompok Cipayung Sumut

    Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak