Selasa, 14 Agu 2018 18:19

ESET: Pengguna Internet harus waspadai kejahatan siber

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: John
Minggu, 11 Jun 2017 20:41
Warta Ekonomi
Ilustrasi
Internet telah mengubah gaya hidup manusia, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaannya.

Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi lebih mudah, internet memiliki sisi gelap yang mengintai penggunanya. Lengah sedikit, siapa saja bisa menjadi korban.

Marketing Director PT Prosperita-ESET Indonesia Chrissie Maryanto mengatakan kebanyakan pengguna internet di Indonesia masih belum benar-benar memahami kejahatan siber yang mengintainya. Keterbatasan pengetahuan ini bisa menjadi bumerang bagi pengguna dan membawa malapetaka seperti kehilangan kendali atas perangkatnya dan pencurian kredensial yang menyebabkan kerugian secara finansial.

"Oleh karena itu, pengguna internet harus lebih mawas diri dan mulai mengimplementasikan software agar bisa berinternet dengan aman dan nyaman," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (9/4/2017).

Menurut Akamai report, Indonesia telah menjadi surga bagi para penjahat cyber sejak 2013 yang lalu. Di tahun yang sama, Telematika Sharing Vision menyampaikan hasil penelitiannya Indonesia mendapat 42.000 serangan dunia maya per hari. Data 2016 menunjukan dari 1.627 kasus yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada tahun 2016, 1.207 kasus atau sekitar 70% merupakan kasus kejahatan dunia maya atau cyber crime.

Belum ada data resmi dari Kepolisian Republik Indonesia atau instansi berwenang lainnya yang menyebutkan siapakah para peretas yang menggunakan fasilitas internet di Indonesia itu, namun sejak 2012-April 2015, Subdit IT/Cyber Crime menangkap 497 orang tersangka kasus cyber crime, 389 orang di antaranya merupakan warga negara asing, dan 108 orang merupakan warga negara Indonesia.

Technical Consultat PT Prosperita-ESET Indonesia Yudhi Kukuh mengatakan bahwa untuk menemukan orang yang bertanggung jawab di balik sebuah kejahatan cyber sangatlah sulit.

"Tapi. kami menemukan makin banyak data yang menunjukkan pelaku cyber crime berasal dari Indonesia. Hal tersebut dikemukakan menyusul temuan penyebaran malware Remote Access Trojan lokal di Indonesia secara terbuka melalui beberapa forum lokal. Pelaku menjajakan berbagai program RAT dengan harga yang cukup terjangkau," katanya.

Editor: Sam

T#g:ITEtechno
Berita Terkait
  • Minggu, 12 Agu 2018 21:42

    Dinas Perpustakaan & Kearsipan Gelorakan Literasi Kemerdekaan

    Dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Ir.H. Leo Sunarta M.MA gelorakan literasi kemer

  • Rabu, 08 Agu 2018 13:08

    Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Peringati HUT Ke-4 KRI Usman Harun-359

    Prajurit TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J/United Nations Interm Forces In Lebanon (UNIFIL) memperingati HUT

  • Senin, 16 Jul 2018 14:26

    Generasi Muda IMM diminta jadikan Teknologi Informasi sebagai alat perekayasa sosial

    Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara, secara resmi dilantik pada Sabtu (14/7/2018).

  • Kamis, 21 Jun 2018 00:21

    Desa Unik Ini Memiliki Matahari Buatan

    Manusia tercipta sebagai mahluk berakal yang mampu mencari solusi dari sebuah masalah. Seperti misalnya cara mengatasi musim dingin yang ekstrim, sebuah kreatifitas berhasil mengembalikan kehangatan di sebuah desa di Italia.

  • Selasa, 19 Jun 2018 13:29

    Kombatan dan Tim Kuasa Hukum Djoss Laporkan Fitnah ke Polda Sumut

    Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Sumatera Utara (Sumut) didampingi Tim Kuasa Hukum Djarot-Sihar (Djoss) menyambangi Polda Sumut, Senin (18/6/2018).

  • Sabtu, 09 Jun 2018 07:09

    Tengku Erry: Budaya Literasi Untuk Membangun Sumut

    Gubsu Dr Ir Tengku Erry Nuradi MSi mengatakan literasi sangat perlu bagi pejabat. Seperti Dr Ir Hj R Sabrina MSi yang kini menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) sebagai hasi

  • Senin, 14 Mei 2018 23:14

    Perlombaan Teknologi Tepat Guna Tebing Tinggi

    Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan membuka perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan BPMK Rabu (9/5) di aula BPMK dan diikuti oleh 21 orang peserta dari pelajar SMA/SMK se Tebing Tinggi.

  • Sabtu, 28 Apr 2018 14:28

    Masih Berfungsi, Planetarium Tertua di Dunia

    ILMU sains abad pertengahan di balik Planetarium Royal Eise Eisinga cukup mencengangkan siapapun yang melihatnya. Astronom amatir Belanda Eise Essinga berhenti sekolah pada usia 12 tahun, tapi dia membangun model sistem tata surya yang sempurna di ruang t

  • Jumat, 20 Apr 2018 08:20

    Peserta ISTX 2018 Laksanakan Latihan Aplikasi Cyber Lindungi Network

    Peserta Information System and Technology Exchange (ISTX) 2018 antara prajurit TNI dengan tentara Angkatan Bersenjata Amerika Serikat melaksanakan latihan aplikasi keamanan Cyber untuk melindungi Network dari serangan dan ancaman Cyber luar, bertempat di

  • Kamis, 19 Apr 2018 20:19

    Aslog Panglima TNI: Kemajuan Teknologi Rubah Budaya Kerja Secara Komputerisasi

    Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang teknologi telah memudahkan dalam mengerjakan tugas menjadi lebih cepat dan lebih baik. Kemajuan teknologi akan merubah budaya kerja dari budaya konvens

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak