Sabtu, 20 Jan 2018 18:20

Terkait Banyak Penyimpangan Bantuan

Duta Koperasi & UKM Sumut Desak Penghentian Bantuan Bagi Kelompok Nelayan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Rabu, 11 Okt 2017 04:11
Dibaca: 292 kali
Dok
Muhammad Ja'far Hasibuan

Duta Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Ja'far Hasibuan, mengeluhkan masih banyaknya koperasi nelayan yang fiktif di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut). 

Ja'far menyebut bahwa kondisi tersebut disebabkan mental nelayan yang masih mau mengharapkan bantuan dari pemerintah tanpa punya niat untuk mengikuti aturan dan ketentuan yang sudah ada. Ia mengaku sudah mendatangi lokasi kehidupan nelayan di 33 kabupaten/kota di Sumut.

"Melihat kenyataan ini, saya mengkhawatirkan kesejahteraan nelayan tidak akan meningkat karena mental yang seperti itu. Ironisnya, hampir seluruh Dinas Perikanan dan Kelautan di kabupaten/kota belum memberikan penyadaran bagi para nelayan itu. Malah para petugas di dinas tersebut cenderung memanfaatkan kepolosan atau ketidakpahaman nelayan. Oleh karenanya, saya mengkhawatirkan ke depan akan banyak petugas atau pegawai di dinas tersebut tersangkut masalah hukum," keluhnya, di Medan, Selasa (10/10).

Pemuda berprestasi tingkat nasional tahun 2016 ini menyarànkan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten/kota maupun provinsi untuk menghentikan segala bentuk bantuan dari pemerintah kepada kelompok nelayan dan segera membentuk koperasi nelayan. 

"Hal ini untuk mensukseskan program Kementerian Perikanan dan Kelautan RI sebab memang ada regulasi atau aturan kementerian soal tata cara pemberian bantuan kepada nelayan dimana disebutkan bahwa nelayan yang berhak mendapatkan bantuan pemerintah adalah nelayan yang sudah terdaftar menjadi anggota koperasi nelayan," jelasnya.

Ia menyebutkan telah mendapat dukungan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk mengawasi praktek illegal loging melalui laut dan juga segala bantuan untuk masyarakat nelayan di Sumut.

"Saya sebenarnya mengapresiasi kinerja Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara. Hanya saja, pejabat di bawahnya belum maksimal melaksanakan arahan Pak Zonny Waldi sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan Provsu," katanya.

Untuk itu, ia mengharapkan supaya penataan dan pembinaan terhadap koperasi-koperasi nelayan di Sumut, dapat dilakukan secepatnya oleh instansi terkait, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Koperasi di kabupaten/kota se Sumut, termasuk inatansi tersebut di Provinsi Sumatera Utara. 

Ditambahkannya, agar kelompok-kelompok nelayan yang ada selama ini untuk dibubarkan dan membangun koperasi-koperasi nelayan. Selain itu, aparat penegak hukum, seperti kejaksaan dan kepolisian setempat, dapat mengusut dan membongkar kasus penyimpangan dan penyelewengan bantuan bagi masyarakat nelayan.

Editor: Budi

T#g:KoperasiNelayan
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Des 2017 09:40

    Kepala Dinas Kopdag Asahan: Koperasi Tani Mandiri Dipimpin Wahyudi, Sah

    Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Drs. H. Witoyo MM selaku Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Asahan yang merupakan pembina Koperasi, berhasrat ingin memajukan Koptan Mandiri yang menurutnya tela

  • Kamis, 07 Des 2017 21:47

    Angin Koncang, Sudah Seminggu Nelayan Tak Melaut

    Nasib nelayan kecil di wilayah perairan Kabupaten Batubara semakin terpuruk. Pasalnya, angin kencang melanda wilayah tersebut sehingga membuat para nelayan kecil ini tidak dapat melaut.Pantauan Wartaw

  • Rabu, 08 Nov 2017 19:38

    Bakamla RI Bagikan Life Jacket di Bangka Tengah

    Sejumlah life jacket dibagikan Bakamla RI kepada puluhan nelayan setempat pada acara Sosisalisasi Keselamatan Laut dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia bagi nelayan, di Kab. Bangka Tengah, Pr

  • Rabu, 01 Nov 2017 11:41

    Koptan Mandiri dibawah pimpinan H.M Wahyudi menang di tingkat MA

    Koperasi Tani Mandiri di bawah kepemimpinan H. M. Wahyudi, SST, MKes menang di Mahkamah Agung (MA) RI.

  • Senin, 30 Okt 2017 23:50

    KTNA Palas Minta Keseriusan Pemerintah Bina Petani

    Pemerintah diminta lebih serius lagi dalam membina petani di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), dalam rangka meningkatkan hasil produktifitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di dae

  • Rabu, 27 Sep 2017 17:17

    Sekda Dorong Koperasi Sumut Berinovasi

    Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Namun, kenyataannya banyak koperasi yang hanya sekadar papan nama. Hal ini disebabkan karena kurang sadarnya masyarakat untuk berkoperasi. Selama i

  • Jumat, 08 Sep 2017 23:18

    Erry: Satyalancana ini untuk seluruh penggiat koperasi di Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasihnya atas raihan penghargaan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI Joko Widodo untuk bidang Koperasi dan UKM dua bulan lalu di Makassar.

  • Selasa, 15 Agu 2017 17:45

    Nelayan Langkat Marah-marah di DPRD

    Sejumlah nelayan tambak udang dan kepiting di Kabupaten Langkat, marah marah di kantor DPRD Kabupaten Langkat. Hal itu di karenakan mereka tak kunjung menerima ganti rugi akibat kegiatan Survey Seismi

  • Kamis, 03 Agu 2017 18:13

    Bupati Tapteng Serahkan Klaim Asuransi Nelayan senilai Rp480 juta

    Bupati Tapteng menyerahkan Klaim Asuransi sebesar Rp480.000.000 (empat ratus delapan puluh juta  rupiah) kepada 3 orang perwakilan Keluarga Nelayan yang meninggal dunia, masing masing sebesar Rp1

  • Minggu, 16 Jul 2017 21:36

    Gawat, bantuan kapal dari pemerintah diduga dijual seharga Rp3-4 juta

    Sebagian dari puluhan kapal boat 0,5 GT bantuan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada sejumlah kelompok nelayan di Kota Gunungsitoli, diduga diperjualbelikan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak