Selasa, 24 Okt 2017 14:31

Terkait Banyak Penyimpangan Bantuan

Duta Koperasi & UKM Sumut Desak Penghentian Bantuan Bagi Kelompok Nelayan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Rabu, 11 Okt 2017 04:11
Dibaca: 177 kali
Dok
Muhammad Ja'far Hasibuan

Duta Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Ja'far Hasibuan, mengeluhkan masih banyaknya koperasi nelayan yang fiktif di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut). 

Ja'far menyebut bahwa kondisi tersebut disebabkan mental nelayan yang masih mau mengharapkan bantuan dari pemerintah tanpa punya niat untuk mengikuti aturan dan ketentuan yang sudah ada. Ia mengaku sudah mendatangi lokasi kehidupan nelayan di 33 kabupaten/kota di Sumut.

"Melihat kenyataan ini, saya mengkhawatirkan kesejahteraan nelayan tidak akan meningkat karena mental yang seperti itu. Ironisnya, hampir seluruh Dinas Perikanan dan Kelautan di kabupaten/kota belum memberikan penyadaran bagi para nelayan itu. Malah para petugas di dinas tersebut cenderung memanfaatkan kepolosan atau ketidakpahaman nelayan. Oleh karenanya, saya mengkhawatirkan ke depan akan banyak petugas atau pegawai di dinas tersebut tersangkut masalah hukum," keluhnya, di Medan, Selasa (10/10).

Pemuda berprestasi tingkat nasional tahun 2016 ini menyarànkan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten/kota maupun provinsi untuk menghentikan segala bentuk bantuan dari pemerintah kepada kelompok nelayan dan segera membentuk koperasi nelayan. 

"Hal ini untuk mensukseskan program Kementerian Perikanan dan Kelautan RI sebab memang ada regulasi atau aturan kementerian soal tata cara pemberian bantuan kepada nelayan dimana disebutkan bahwa nelayan yang berhak mendapatkan bantuan pemerintah adalah nelayan yang sudah terdaftar menjadi anggota koperasi nelayan," jelasnya.

Ia menyebutkan telah mendapat dukungan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk mengawasi praktek illegal loging melalui laut dan juga segala bantuan untuk masyarakat nelayan di Sumut.

"Saya sebenarnya mengapresiasi kinerja Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara. Hanya saja, pejabat di bawahnya belum maksimal melaksanakan arahan Pak Zonny Waldi sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan Provsu," katanya.

Untuk itu, ia mengharapkan supaya penataan dan pembinaan terhadap koperasi-koperasi nelayan di Sumut, dapat dilakukan secepatnya oleh instansi terkait, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Koperasi di kabupaten/kota se Sumut, termasuk inatansi tersebut di Provinsi Sumatera Utara. 

Ditambahkannya, agar kelompok-kelompok nelayan yang ada selama ini untuk dibubarkan dan membangun koperasi-koperasi nelayan. Selain itu, aparat penegak hukum, seperti kejaksaan dan kepolisian setempat, dapat mengusut dan membongkar kasus penyimpangan dan penyelewengan bantuan bagi masyarakat nelayan.

Editor: Budi

T#g:KoperasiNelayan
Berita Terkait
  • Rabu, 27 Sep 2017 17:17

    Sekda Dorong Koperasi Sumut Berinovasi

    Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Namun, kenyataannya banyak koperasi yang hanya sekadar papan nama. Hal ini disebabkan karena kurang sadarnya masyarakat untuk berkoperasi. Selama i

  • Jumat, 08 Sep 2017 23:18

    Erry: Satyalancana ini untuk seluruh penggiat koperasi di Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasihnya atas raihan penghargaan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI Joko Widodo untuk bidang Koperasi dan UKM dua bulan lalu di Makassar.

  • Selasa, 15 Agu 2017 17:45

    Nelayan Langkat Marah-marah di DPRD

    Sejumlah nelayan tambak udang dan kepiting di Kabupaten Langkat, marah marah di kantor DPRD Kabupaten Langkat. Hal itu di karenakan mereka tak kunjung menerima ganti rugi akibat kegiatan Survey Seismi

  • Kamis, 03 Agu 2017 18:13

    Bupati Tapteng Serahkan Klaim Asuransi Nelayan senilai Rp480 juta

    Bupati Tapteng menyerahkan Klaim Asuransi sebesar Rp480.000.000 (empat ratus delapan puluh juta  rupiah) kepada 3 orang perwakilan Keluarga Nelayan yang meninggal dunia, masing masing sebesar Rp1

  • Minggu, 16 Jul 2017 21:36

    Gawat, bantuan kapal dari pemerintah diduga dijual seharga Rp3-4 juta

    Sebagian dari puluhan kapal boat 0,5 GT bantuan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada sejumlah kelompok nelayan di Kota Gunungsitoli, diduga diperjualbelikan.

  • Rabu, 12 Jul 2017 20:22

    Tengku Erry Terima Anugerah Satyalancana Pembangunan Dari Presiden Jokowi

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan kepada Gubenur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi pada puncak Hari Koperasi Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7/2017).

  • Rabu, 12 Jul 2017 18:02

    Bupati Ashari Tambunan Terima Penghargaan Bakti Koperasi

    Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima penghargaan Bakti Koperasi dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah A. Agung Gde Ngurah Puspayoga di Hotel Karebosi Condotel, Jalan Jend M Yusu

  • Minggu, 02 Jul 2017 06:12

    3 Nelayan terombang-ambing di lautan selama 5 hari, ditemukan selamat

    Badan SAR Nasional merilis informasi tentang temuan tiga nelayan yang terombing-ambing selama lima hari di laut akibat mesin perahu mereka mengalami kerusakan.

  • Jumat, 02 Jun 2017 19:42

    Anggota CU Cinta Mulia minta PN. Simalungun Tunda Eksekusi Lelang

    Anggota credit union (CU) Cinta Mulia melalui kuasa hukum Raja PS Janter Aruan meminta agar Pengadilan Negeri (PN) Simalungun membatalkan lelang terhadap aset CU Cinta Mulia.

  • Jumat, 05 Mei 2017 22:46

    Panglima TNI : Petani dan Nelayan Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi

    Para petani dan nelayan adalah manusia-manusia yang luar biasa, mereka adalah Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi terkini. Apabila di Indonesia tidak ada petani dan nelayan, mungkin bangsa Indonesia sudah me

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak