Jumat, 21 Sep 2018 08:14

Diduga rekan maling, pemuda ini tewas dimassa di masjid Al Ikhlas Medan Johor

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Minggu, 08 Okt 2017 15:28
Dok
Terduga maling yang tewas dimassa saat ditemukan Aparat Kepolisian

Apes, seorang pemuda berusia 20-25 tahunan, yang belum diketahui identitasnya, tewas dimassa di pelataran masjid  Al Ikhlas Kelurahan Pangkalan Mansur Kecamatan Medan Johor, subuh tadi, Minggu (8/10).

Informasi diperoleh dari Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SIK, pihaknya menerima informasi dari Kepala lingkungan bahwa ada tersangka Ranmor dihajar massa di masjid Jalan Karya Tani, kemudian Timsus Anti Begal Polsek Delta meluncur ke lokasi dan melihat pelaku sudah tergeletak tidak bergerak, tidak sadarkan diri.

"Pagi hari tadi sekitar pukul 05.00 wib, personel kita menemukan di pelataran parkir masjid dengan wajah bengkak lebam, hidung dan mulut berdarah, luka di bagian tangan, dan diduga sudah meninggal," tutur Kompol Wira, Minggu pagi.

Dikatakannya, Timsus kemudian membawa pelaku ke Rumah Sakit 
Bhayangkara, dan sesampainya di IGD lalu dicek oleh dokter piket bahwa pelaku sudah tidak bernyawa lagi. "Selanjutnya pelaku tersebut dimasukkan ke ruang jenazah," ujarnya.

Lebih lanjut Wira menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi, terduga tersangka saat itu bersama seorang temannya ingin mencuri sepeda motor warga yang sedang melakukan sholat subuh di masjid tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Amin, dia dan temannya saat itu sedang berada dekat masjid dan melihat 2 orang laki-laki dicurigai mengendarai sepeda motor RX King masuk ke areal masjid dan memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir. Salah satu pelaku menuju tempat wudhu, sedangkan pelaku yang satu lagi berada di atas sepeda motor tadi," tambahnya.

"Saat itu saksi Amin dan warga tetap mengintip gerak gerik kedua orang tadi. Lalu pelaku yang whudu menuju sepeda motor jamaah yang terparkir, setelah itu pelaku menghidupkan mesin sepeda motor dan hendak keluar dari mesjid. Melihat hal tersebut, Amin dan warga langsung menutup gerbang masjid dari luar sehingga pelaku yang membawa sepeda motor korban terjatuh karena tidak bisa keluar, selanjutnya saksi berteriak maling, sehingga pelaku yang membawa sepeda motor korban langsung lari ke belakang masjid dan tidak berhasil ditangkap. Sedangkan pelaku yang mengendarai RX King berhasil ditangkap warga, sehingga warga yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan dan menghakimi pelaku sampai meninggal di tempat," ujarnya lebih lanjut.

Dijelaskannya, pemilik dari sepeda motor yang ingin dicuri kedua tersangka adalah Julfikar (50tahun) warga Jalan Karya Budi Gang Budi Kelurahan Pangkalan Mansur.

"Turut juga kita amankan satu unit sepeda motor Yamaha RX King milik pelaku," pungkasnya.

Editor: Budi

T#g:aniayaDelitua
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Agu 2018 17:16

    Viral... Oknum TNI Diduga Aniaya Petugas Pengisian BBM di Tamora

    Viral seorang oknum aparat TNI diduga menganiaya petugas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.Peristiwa itu terjadi pa

  • Sabtu, 28 Jul 2018 09:28

    Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Deli Tua

    Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Deli Tua kembali dilakukan Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang yakni Satpol PP Deliserdang, Dinas Perhubungan, Muspika Deli Tua bersama aparat Kelurahan Deli Tua.

  • Jumat, 13 Jul 2018 17:13

    Begini Nasib Ibu dan Anak korban "tendangan" AKBP Yusuf

    Walau sudah dicopot dari jabatannya, cerita terkait viral video kekerasan yang dilakukan oleh AKBP Yusuf belum selesai juga. Dalam video viral tersebut AKBP Yusuf melakukan tindakan main hakim sendiri

  • Rabu, 13 Jun 2018 17:43

    Pria Berkaos Perbakin Pelaku Pemukulan Viral di Medsos, Ditangkap Polisi

    Polisi mengamankan dua orang terduga pelaku kasus penganiayaan di jalan Nibung Raya, Petisah Minggu (10/6/2018) lalu. Dimana pada aksi kebrutalan tersebut, tindakan pelaku pria berkaos Perbakin, sempa

  • Sabtu, 09 Jun 2018 17:29

    Dipicu Harta Warisan, Abang Bacok Adik Kandung

    Brexson Sitorus (39) warga jalan Air bersih, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, bersimbah darah, setelah dibacok abang kandungnya sendiri BS, saat berada di rumah orang tuanya yang ber

  • Minggu, 20 Mei 2018 23:00

    Diduga Stress Anak Kandung Tega Habisi Nyawa Ayahnya

    Sabar Sianturi (65) warga Dusun Kampung Bandung Desa Mandala Sena, Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labusel, diduga tewas di tangan RS (40) yang merupakan anak kandung korban.Menurut penuturan tetangg

  • Kamis, 10 Mei 2018 20:20

    Koperasi PT. Smart, Tbk Padang Halaban Tak Bayar Hak Pensiun Karyawan

    Mei 2018, Iskandar Sianturi kembali merasa kecewa kepada PT. Smart, Tbk Padang Halaban dengan alasan bahwa 5 bulan semenjak terhitung berstatus sebagai karyawan pensiunan, dirinya tidak mendapatkan ha

  • Kamis, 12 Apr 2018 14:02

    Anak Berstatus Pelajar Babak Belur Dihajar Satpam Kebun PT. Smart Tbk Padang Halaban

    Lokasi Perkebunan PT. Smart,Tbk Padang Halaban yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat Kecamatan Aek Kuo menjadikan perkebunan ini rawan akan potensi pencurian. Seperti yang terjadi pada Rabu (11/

  • Sabtu, 07 Apr 2018 06:47

    Gara-gara Uang Rp4000 untuk Air Isi Ulang, Boru Lubis Kritis Ditikam

    Faktor ekonomi kerap menjadi pemicu tindak pidana. Hal ini kembali dialami oleh Miwarti Lubis (48), yang menjadi korban penikaman suaminya sendiri, Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Ke

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak