Sabtu, 23 Jun 2018 05:30

DJ Karaoke DBlues Dikeroyok Sekelompok Preman

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 18 Nov 2017 17:28
Dok
Korban saat membuat laporan polisi
Selamat Puasa Paluta

Dalam kondisi babak belur Rio Sinulingga (27) pria yang ngekos di Jln Iskandar Muda Medan mendatangi Polsekta Medan Helvetia, Sabtu (18/11) pagi. 

Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai Disk Jokey (DJ) karaoke De Blues di Kompleks Milenium Plaza Jln Kapten Muslim, kec Medan Helvetia dikeroyok oleh sekolompok preman.

Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa penganiayaan yang dialami DJ Rio terjadi dengan seketika, saat itu pelaku yang diketahui bernama Batak (42), Jason (30), Haliman (32) dan beberapa rekan lainnya mendatangi counter DJ yang berada di lantai 3 karaoke De Blues. 

Tak lama, pria yang bernama Batak langsung memukul DJ Rio tepat di bagian bibirnya hingga mengalami luka. Perkelahian pun tak terhindarkan antara DJ Rio dan Batak. Beberapa saat kemudian, Jason dan Haliman berikut beberapa rekannya langsung membantu Batak untuk menganiaya DJ Rio. 

Tak ayal, DJ Rio hanya bisa melindungi diri. Sekelompok preman itu membabi buta memukuli DJ Rio hingga babak belur. Beruntung tamu dan petugas keamanan berhasil melerai perkelahian tersebut. Sementara sekelompok preman itu langsung meninggalkan lokasi. 

Tak terima atas penganiayaan itu, DJ Rio mengalami luka di bagian bibir, memar di sekujur kepala dan leher mendatangi Polsekta Medan Helvetia guna membuat laporan resmi kepolisian. 

Kepada awak media DJ Rio mengaku, tak tahu apa sebab dirinya dianiaya. Menurutnya, Batak menganiayanya karena Rio menganggu kekasihnya yang bernama Lisa.

"Aku gak tau apa-apa, bang. Aku di counter DJ, tiba-tiba si Batak itu datang langsung dipukulnya aku. Katanya pulak aku ganggu ceweknya. Padahal, di mana ceweknya pun aku gak tahu bang," ujar Rio.

Rio menjelaskan, bahwa dirinya dikeroyok sekitar enam orang. 

"Aku dikeroyok di counter DJ, bang Black dan bang Agung saksinya. Aku gak pernah buat ribut bang, gak terima kali aku diginikan. Pokoknya harus gol orang itu," ungkapnya. 

Kapolsekta Medan Helvetia Kompol Trila Murni ketika dikonfirmasi akan memproses laporan tersebut. 

"Buat dulu laporan dan Visumnya. Setelah itu panggil saksi-saksi, akan kita proses selanjutnya," tandasnya.

Editor: Budi

T#g:aniayahelvetia
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Jun 2018 17:43

    Pria Berkaos Perbakin Pelaku Pemukulan Viral di Medsos, Ditangkap Polisi

    Polisi mengamankan dua orang terduga pelaku kasus penganiayaan di jalan Nibung Raya, Petisah Minggu (10/6/2018) lalu. Dimana pada aksi kebrutalan tersebut, tindakan pelaku pria berkaos Perbakin, sempa

  • Sabtu, 09 Jun 2018 17:29

    Dipicu Harta Warisan, Abang Bacok Adik Kandung

    Brexson Sitorus (39) warga jalan Air bersih, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, bersimbah darah, setelah dibacok abang kandungnya sendiri BS, saat berada di rumah orang tuanya yang ber

  • Minggu, 20 Mei 2018 23:00

    Diduga Stress Anak Kandung Tega Habisi Nyawa Ayahnya

    Sabar Sianturi (65) warga Dusun Kampung Bandung Desa Mandala Sena, Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labusel, diduga tewas di tangan RS (40) yang merupakan anak kandung korban.Menurut penuturan tetangg

  • Kamis, 10 Mei 2018 20:20

    Koperasi PT. Smart, Tbk Padang Halaban Tak Bayar Hak Pensiun Karyawan

    Mei 2018, Iskandar Sianturi kembali merasa kecewa kepada PT. Smart, Tbk Padang Halaban dengan alasan bahwa 5 bulan semenjak terhitung berstatus sebagai karyawan pensiunan, dirinya tidak mendapatkan ha

  • Kamis, 12 Apr 2018 14:02

    Anak Berstatus Pelajar Babak Belur Dihajar Satpam Kebun PT. Smart Tbk Padang Halaban

    Lokasi Perkebunan PT. Smart,Tbk Padang Halaban yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat Kecamatan Aek Kuo menjadikan perkebunan ini rawan akan potensi pencurian. Seperti yang terjadi pada Rabu (11/

  • Sabtu, 07 Apr 2018 06:47

    Gara-gara Uang Rp4000 untuk Air Isi Ulang, Boru Lubis Kritis Ditikam

    Faktor ekonomi kerap menjadi pemicu tindak pidana. Hal ini kembali dialami oleh Miwarti Lubis (48), yang menjadi korban penikaman suaminya sendiri, Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Ke

  • Senin, 02 Apr 2018 11:21

    Ketua Panwascam Susua Nias Selatan Dilempar Batu

    Ketua Panwascam Susua yang bernama Fauduli Laia dilempar batu oleh orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motornya, di daerah Susua, antara desa Hilimbowo dan Hilidanayao, pada Selasa (27/3) sore.I

  • Kamis, 08 Mar 2018 08:28

    Go-Jek Medan Tolak Konfirmasi Wartawan Terkait Pemukulan Terhadap Konsumen

    Pihak manajemen aplikasi jasa angkutan online Go-Jek menolak memberi klarifikasi pasca kejadian pengroyokan para sopir terhadap pimpinan redaksi media cetak di Medan pada Selasa (6/3).Beberapa jurnali

  • Rabu, 07 Mar 2018 06:57

    Dituduh order fiktif, 20-an Driver Go-Car aniaya Pemred Koran terbitan Medan

    Pimpinan Redaksi Harian Orbit Teuku Yudhistira menjadi bulan-bulanan sopir taksi online (taksol) Go-Car, Selasa (6/3). Yudhistira dikeroyok di Brastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.&nb

  • Kamis, 01 Mar 2018 18:21

    Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar SMA, Kasatreskrim: Belum Cukup Alat Bukti

    AKP A. Tarigan, Kasatreskrim Polres Nias Selatan (Nisel), mengaku pihaknya belum memiliki alat bukti yang cukup untuk melanjutkan penyelidikan dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oknum guru NH terha

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak