Jumat, 23 Feb 2018 07:29

Bupati Batubara Nonaktif Akui Terima Uang Milyaran

Medan (utamanews.com)
Oleh: John
Rabu, 17 Jan 2018 10:27
Dibaca: 111 kali
Internet
OK Arya Zulkarnaen

OK Arya Zulkarnaen, Bupati Batubara Nonaktif, mengakui menerima uang proyek hingga miliaran rupiah dari kontraktor Maringan Situmorang, terkait pengaturan sejumlah proyek untuk tahun anggaran 2017.

Ini dikemukakan OK Arya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Senin (15/1), ketika dihadirkan sebagai saksi atas dua terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, dalam sidang kasus suap pengaturan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batubara senilai Rp 3,7 miliar.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Wahyu Prasetyo Wibowo, OK Arya menyebutkan hanya Rp 2,1 miliar, bukan Rp 3,7 miliar. 

Menurut dia, uang yang diterimanya dari kontraktor itu tidak ada paksaan dan diberikan secara ikhlas.

Adapun proyek yang diberikan kepada kontraktor pengerjaan pembangunan Jembatan Sei Magung di Kecamatan Medang Deras dan pembangunan Jembatan Sentang di perbatasan Kelurahan Labuhan Ruku menuju Desa Sentangagar, Kabupaten Batubara.

Selanjutnya, ketua majelis hakim menanyakan kepada OK Arya soal informasi adanya ketentuan 10 persen bagi kontraktor yang mendapatkan proyek. Terhadap pertanyaan tersebut, dia mengatakan tidak pernah mengeluarkan peraturan seperti itu.

"Saya tidak ada mengeluarkan peraturan 10 persen mengenai proyek tersebut," kata OK Arya yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu.

Dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, diadili di Pengadilan Tipikor Medan dalam kasus suap Rp 3,7 miliar terhadap OK Arya Zulkarnain saat masih aktif sebagai Bupati Batubara.

Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK, Ihsan Fernandi, dalam dakwaannya pada persidangan Kamis (7/12/2017) menyebutkan, Maringan memberikan satu lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 561633 senilai Rp 1,5 miliar, satu lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 560012 senilai Rp 1,5 milar dan uang Rp 700 juta kepada OK Arya Zulkarnain.

Uang tersebut, menurut JPU, diserahkan melalui Sujendi Tarsono agar OK Arya melakukan pengaturan dalam proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batubara. 

Proyek tersebut, pembangunan Jembatan Sei Magung di Kecamatan Medang Deras dan proyek pembangunan Jembatan Sentang di perbatasan Kelurahan Labuhan Ruku menuju Desa Sentangagar, Kabupaten Batubara.

Sedangkan Syaiful Azhar didakwa melakukan hal yang sama dan menyuap OK Arya Zulkarnaen sebesar Rp 400 juta. Uang diserahkan melalui Elman Herdady yang merupakan Kadis PUPR Kabupaten Batubara.

Editor: Tommy

T#g:BatubaraKorupsi
Berita Terkait
  • Kamis, 15 Feb 2018 16:45

    Tengku Erry Lantik Faisal Jabat Pjs Bupati Batu Bara

    Gubsu Tengku Erry Nuradi melantik Kepala Biro (Karo) Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provsu, M Faisal Hasrimy sebagai Pjs Bupati Batu Bara di Aula Martabe (Aula Raja Inal Siregar) Lantai II K

  • Rabu, 07 Feb 2018 15:37

    Djarot-Sihar dan PSI Sumut Punya Pandangan Sama untuk Sumut Bersih

    Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur  Djarot Siful Hidayat dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membawa slogan Sumut

  • Selasa, 06 Feb 2018 12:16

    Kasus Mark Up Proyek Lampu Jalan, Jaksa Panggil 4 PNS Cipta Karya Labuhanbatu

    Pengembangan kasus korupsi dugaan Mark Up Proyek Lampu Penerangan Jalan Umum, yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Julius sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, terus ber

  • Senin, 05 Feb 2018 10:35

    Tekan Potensi Tipikor, Bupati Kepulauan Selayar Minta Kades Berhati-Hati

    Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Muh. Basli Ali meminta segenap jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Bontosikuyu untuk betul-betul dapat memanfaatkan anggaran desa sesuai dengan mekanis

  • Selasa, 30 Jan 2018 22:33

    Perdana!!! Desa Pulau Sejuk Gelar Sosialisasi Suksesi Pilkada Batubara 2018

    Guna meningkatkatkan partisipasi masyarakat dalam suksesi Pilkada Batubara 2018, Demokrasi Politik Of Riset (DPR) Desa Pulau Sejuk, Kecamatan Lima Puluh menggelar sosialisasi Pilkada Bupati/wakil Bupa

  • Kamis, 25 Jan 2018 17:45

    PT. Royal Agro Indonesia Gelar Expo Padi 2018 di Batubara

    PT. Royal Agro Indonesia kembali menawarkan produknya dengan menggelar Expo Padi 2018. Acara digelar di areal persawahan Dusun I Desa Aras Kecamatan Air Putih Batubara, Kamis (25/1/2018).Acara dihadir

  • Rabu, 24 Jan 2018 19:24

    Tim Puslitbang Mabes Polri Analisa Kerawanan Pilkada Batubara 2018

    Tim Puslitbang Mabes Polri mengunjungi Polres Batubara untuk melakukan analisis kerawanan Pilkada 2018 di Kabupaten Batubara, Selasa (23/1).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim  Puslitba

  • Rabu, 24 Jan 2018 11:44

    Mendadak!! Plt Bupati Batubara RM Harry Nugroho Mundur Dari Calon Bupati

    Plt Bupati Batubara RM Harry Nugroho, SE dikabarkan mundur dari kursi pencalonan Bupati Kabupaten Batubara pada pelaksanaan Pilkada Batubara yang rencananya akan digelar pada 27 Juni 2018.Informasi di

  • Rabu, 17 Jan 2018 12:47

    Chairuman Harahap Diperiksa KPK

    Politisi Partai Golkar, Chairuman Harahap memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus korupsi pada proyek pengadaan e-KTP, Rabu (17/1/2018).Tiba di KPK, mantan

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:26

    Jaksa Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Kantor BPBD Kepulauan Selayar

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, resmi melimpahkan dua orang tersangka dugaan kasus tindak pidana koruspi pada proyek pembangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daer

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak