Rabu, 20 Sep 2017 14:29

Aneh, dikonfirmasi soal dugaan pemotongan SPPD, Pejabat Pemprovsu marah-marah

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tim
Selasa, 15 Agu 2017 15:55
Dibaca: 232 kali
Winda
Kabiro Binsos Pemprov Sumut saat difoto usai konfirmasi, Selasa (15/8)

Drs. H M. Yusuf MM., Kabiro Binsos Pemprov Sumut mengusir wartawan ketika mengkonfirmasi dugaan adanya potongan SPPD pegawai Biro Binsos Pemprov Sumut sebesar 30 persen. 

Informasi diperoleh, kejadian ini berawal saat wartawan melakukan konfirmasi pada Bendahara Binsos, Rusli. 

Dikatakan Rusli, maaf saya tidak berhak untuk menjawabnya.
 
"Silahkan ke pak Kabiro saja," ujar Rusli di ruangannya, Selasa siang, (15/8/2017).

Namun, tiba-tiba Kabiro Binsos, Yusuf, datang sambil marah-marah mengusir wartawan.  

"Ngapain kau tanyak-tanyak soal potongan. Kayak BPK aja kau. Gak takut mau kau beritakan. Kau buat di halaman 1. Gak takut aku," ketus Yusuf sambil melarang wartawan mengambil fotonya.

Yusuf terus marah-marah sambil mengatakan, "Kau gak pakai aturan. Masuk ke ruangan orang gak assalamualaikum," katanya sambil berlalu.

Sebelumnya, informasi diperoleh dari sumber di Biro Binsos, perlakuan Kabiro sangat kejam dan tega kepada para pegawai. 

"SPPD kami sudah dipotong 30 persen, bahkan pernah honor kami ke daerah sampai sekarang belum dibayar. Ketika kami tagih, maka jawabnya nanti-nantilah itu," sebut sumber mencontohkan ucapan Kabiro.

Lebih lanjut kata sumber, "Kabiro menjelaskan kepada kami potongan 30 persen itu dibagi. Di antaranya untuk Kabiro 10 persen, 10 persen untuk Bendahara Binsos dan yang 10 persennya untuk petinggi Pemprov."

Yang lebih anehnya lagi, lanjutnya, ternyata antara antara Kabiro dengan bawahannya tidak pernah sejalan terkait kebijakan Kabiro. 

"Pasalnya, Kabid atau Kabag tidak mau terjebak dengan dugaan korupsi," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:BinsosKorupsipungliuneg2
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Sep 2017 06:06

    Mendagri Minta Kepala Daerah Waspadai Area Rawan Korupsi

     Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta kepada seluruh kepala daerah di Sumut agar mewaspadai area rawan korupsi, sehingga ke depan tidak akan ada lagi kasus Operasi Tangkap Tangan

  • Kamis, 14 Sep 2017 13:14

    Dugaan Pemotongan Dana BOS Tingkat SD Kab. Nias Selatan

    Isu terjadinya pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di lingkup Dinas Pendidikan Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, dibantah oleh Kepala Bidang (Kabid)

  • Kamis, 07 Sep 2017 13:07

    Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

    Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap

  • Rabu, 06 Sep 2017 14:26

    GMKI minta KPK tuntaskan kasus suap DPRD Sumut

    Korwil PP GMKI Sumut-NAD, Swangro Lumbanbatu menegaskan bahwa GMKI menolak dengan tegas upaya-upaya DPR RI untuk memangkas kewenangan KPK.

  • Senin, 04 Sep 2017 20:44

    Dorong Kru di dalam Pesawat, 2 Penumpang Citilink Batal Terbang

    Dua penumpang maskapai Citilink nomor penerbangan QG 837 tujuan Jakarta masing-masing Remond Sianipar dan Rosmida Sihombing, keduanya merupakan pasangan suami istri (Pasutri) warga Medan, diturunkan d

  • Senin, 04 Sep 2017 10:54

    Penerimaan Avsec Bandara Kuala Namu Diprotes

    Penerimaan tenaga pengaman Aviation Security (Avsec) Bandara Kuala Namu diprotes seorang pelamar yang dinyatakan lulus namun posisinya digantikan pelamar yang sebelumnya sudah dinyatakan kalah. Sehing

  • Senin, 04 Sep 2017 05:44

    Tim Saber Pungli Diminta Awasi Proyek Lift RS Haji Medan

    Indra Sanjaya, Direktur Komunitas Indonesia Bersih (KIB) meminta Tim Saber Pungli untuk mengawasi proses tender pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Haji Medan, khususnya pengadaan pemasangan lift

  • Rabu, 30 Agu 2017 23:20

    Modus tunda eksekusi, Juru Sita PN Stabat peras warga Tanjung Pura

    Mengaku bisa menunda pelaksanaan eksekusi, juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Edy Syahputra, melakukan pungutan liar (pungli) terhadap masyarakat.

  • Rabu, 30 Agu 2017 20:00

    Barang Sitaan Bea Cukai di Bandara Kuala Namu, dilelang atau dimusnahkan?

    Sejumlah penumpang di Bandara Kuala Namu mempertanyakan proses penindakan barang bawaan (dagangan) milik para penumpang oleh Bea Cukai Bandara Kuala Namu, khususnya yang dari Bangkok, Thailand.

  • Rabu, 30 Agu 2017 02:30

    POM TNI Dampingi Tim Ahli KPK Cek Fisik Helikopter AW-101

    Polisi Militer (POM) TNI mendampingi Tim Ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan secara fisik Helikopter Augusta Westland (AW)-101 di Skadron Teknik (Skatek) 021 Lanud Halim Perd

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak