Jumat, 19 Jan 2018 16:29

Aneh, dikonfirmasi soal dugaan pemotongan SPPD, Pejabat Pemprovsu marah-marah

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tim
Selasa, 15 Agu 2017 15:55
Dibaca: 369 kali
Winda
Kabiro Binsos Pemprov Sumut saat difoto usai konfirmasi, Selasa (15/8)

Drs. H M. Yusuf MM., Kabiro Binsos Pemprov Sumut mengusir wartawan ketika mengkonfirmasi dugaan adanya potongan SPPD pegawai Biro Binsos Pemprov Sumut sebesar 30 persen. 

Informasi diperoleh, kejadian ini berawal saat wartawan melakukan konfirmasi pada Bendahara Binsos, Rusli. 

Dikatakan Rusli, maaf saya tidak berhak untuk menjawabnya.
 
"Silahkan ke pak Kabiro saja," ujar Rusli di ruangannya, Selasa siang, (15/8/2017).

Namun, tiba-tiba Kabiro Binsos, Yusuf, datang sambil marah-marah mengusir wartawan.  

"Ngapain kau tanyak-tanyak soal potongan. Kayak BPK aja kau. Gak takut mau kau beritakan. Kau buat di halaman 1. Gak takut aku," ketus Yusuf sambil melarang wartawan mengambil fotonya.

Yusuf terus marah-marah sambil mengatakan, "Kau gak pakai aturan. Masuk ke ruangan orang gak assalamualaikum," katanya sambil berlalu.

Sebelumnya, informasi diperoleh dari sumber di Biro Binsos, perlakuan Kabiro sangat kejam dan tega kepada para pegawai. 

"SPPD kami sudah dipotong 30 persen, bahkan pernah honor kami ke daerah sampai sekarang belum dibayar. Ketika kami tagih, maka jawabnya nanti-nantilah itu," sebut sumber mencontohkan ucapan Kabiro.

Lebih lanjut kata sumber, "Kabiro menjelaskan kepada kami potongan 30 persen itu dibagi. Di antaranya untuk Kabiro 10 persen, 10 persen untuk Bendahara Binsos dan yang 10 persennya untuk petinggi Pemprov."

Yang lebih anehnya lagi, lanjutnya, ternyata antara antara Kabiro dengan bawahannya tidak pernah sejalan terkait kebijakan Kabiro. 

"Pasalnya, Kabid atau Kabag tidak mau terjebak dengan dugaan korupsi," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:BinsosKorupsipungliuneg2
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jan 2018 12:47

    Chairuman Harahap Diperiksa KPK

    Politisi Partai Golkar, Chairuman Harahap memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus korupsi pada proyek pengadaan e-KTP, Rabu (17/1/2018).Tiba di KPK, mantan

  • Rabu, 17 Jan 2018 10:27

    Bupati Batubara Nonaktif Akui Terima Uang Milyaran

    OK Arya Zulkarnaen, Bupati Batubara Nonaktif, mengakui menerima uang proyek hingga miliaran rupiah dari kontraktor Maringan Situmorang, terkait pengaturan sejumlah proyek untuk tahun anggaran 2017.Ini

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:26

    Jaksa Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Kantor BPBD Kepulauan Selayar

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, resmi melimpahkan dua orang tersangka dugaan kasus tindak pidana koruspi pada proyek pembangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daer

  • Sabtu, 23 Des 2017 10:53

    Aliansi Jurnalis Hukum Buka Posko Pengaduan Pedagang Pasar Kota Medan

    Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Hukum (DPP-AJH) melaksanakan sosialisasi pembukaan posko pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana korupsi, persekusi atau penidasan hak rakyat.&

  • Kamis, 21 Des 2017 18:01

    Kejatisu Akui Ada Pungli Pada PSB di Perumahan Karyawan PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir

    Staf Humas Kejati​ Sumut mengakui bahwa sesuai hasil telaah aparatur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), telah terjadi Pungli (pungutan liar) pada kegiatan Pasang Sambung Baru (PSB) di k

  • Selasa, 19 Des 2017 13:19

    Kepala BKD Pematang Siantar diduga Korupsi Proyek Pasar

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pematangsiantar, ZS, SE, diduga sebagai 'dalang' dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pekerjaan revitalisasi Pasar Ikan di Pasar Dwikora Tahun 2015 sem

  • Senin, 18 Des 2017 22:28

    BPN Rantau Prapat: Pengurusan Sertifikat Tanah Melalui Program PTSL Gratis

    Efendi Batu Bara Kepala Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) BPN Rantau Prapat diwakili oleh Marwansyah Ritonga, mengungkapkan bahwa tidak ada pengutipan untuk pembuatan sertifikat tanah melalui Pr

  • Senin, 18 Des 2017 20:08

    GARANSI Tuntut Kejatisu Usut Kasatpol PP Pematangsiantar Drs. RS

    Puluhan massa dari Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI), dipimpin oleh Henri Sitorus, melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin siang (18/12

  • Senin, 18 Des 2017 15:48

    Mewaspadai Difteri Pada Anak

    Beberapa hari terakhir, Indonesia dikagetkan dengan maraknya orang terserang penyakit difteri. Difteri disebabkan infeksi bakteri corynebacterium diphtheriae dan biasanya mempengaruhi selaput lendir h

  • Rabu, 13 Des 2017 11:43

    Polrestabes Medan Raih Penghargaan WBK dari MenPAN RB

    Suatu kebanggaan bagi Polrestabes Medan yang meraih penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak