Kamis, 26 Apr 2018 18:33
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Anak Berstatus Pelajar Babak Belur Dihajar Satpam Kebun PT. Smart Tbk Padang Halaban

Anak Berstatus Pelajar Babak Belur Dihajar Satpam Kebun PT. Smart Tbk Padang Halaban

Labura (utamanews.com)
Oleh: Dito
Kamis, 12 Apr 2018 14:02
Dok
2 anak yang mengalami penganiayaan
Lokasi Perkebunan PT. Smart,Tbk Padang Halaban yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat Kecamatan Aek Kuo menjadikan perkebunan ini rawan akan potensi pencurian. Seperti yang terjadi pada Rabu (11/4) jelang sore hari, 2 orang anak yang berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Aek kuo kedapatan mencuri di perkebunan tersebut. 

Tindakan tersebut berakhir dengan penangkapan dan pemukulan yang menyebabkan mata prlaku merah, memar dan pipi bengkak. 

Kepada UTAMANEWS.COM salah satu anak menerangkan bahwa memar di wajah tersebut akibat ditinju oleh Tenaga Pengaman yang diduga Oknum TNI yang diperbantukan kepada Perkebunan PT. Smart, Tbk Padang Halaban. 



Saksi lain mengatakan bahwa anak tersebut ditinju sampai terpental ke Parit.

Selanjutnya, Saudara Messo Gulo yang merupakan Tim Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menerangkan telah melihat kondisi korban kedua anak tersebut selanjutnya akan melakukan pendampingan terhadap tindak kekerasan terhadap anak. "Kita harus memberikan perlindungan kepada anak dan tidak boleh mendiamkan tindak kekerasan tersebut," ujarnya.

Surya Dayan Pangaribuan, SH mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolres Labuhanbatu, kedua Anak tersebut dapat keluar dengan catatan masih berstatus pelajar akan tetapi mereka mengikuti sidang pada Kamis mendatang. 

"Anak-anak tersebut memang telah melakukan kesalahan dengan melakukan pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan akan tetapi tindak kekerasan oleh tenaga pengamanan apalagi terindikasi dari oknum militer yang bertindak arogan pada korban, keluarga dan masyarakat yang melihat kejadian tersebut dapat merusak citra TNI yang selama Ini baik di mata masyarakat", ujarnya. 

"Sebelumnya masyarakat sudah pernah melakukan unjuk rasa di perkebunan PT. Smart, Tbk Padang Halaban, semoga saja perkebunan PT. Smart Tbk mencabut pengaduan dan memberhentikan oknum TNI tersebut untuk menghindari terjadinya provokasi aksi balasan masyarakat," pungkasnya.

Editor: Boraspati

T#g:aniayamaling
Berita Terkait
  • Sabtu, 07 Apr 2018 15:37

    DanSatgas Serahkan Penghargaan pada 6 Prajurit Indobatt-03/UNAMID

    Yonkomposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/UNAMID Letkol Inf Syamsul Alam, S.E., menyerahkan penghargaan kepada 4 prajurit Kompi C (Charlie) dan 2 Perwira Satgas Indobatt-03 karena berhasil mengg

  • Sabtu, 07 Apr 2018 06:47

    Gara-gara Uang Rp4000 untuk Air Isi Ulang, Boru Lubis Kritis Ditikam

    Faktor ekonomi kerap menjadi pemicu tindak pidana. Hal ini kembali dialami oleh Miwarti Lubis (48), yang menjadi korban penikaman suaminya sendiri, Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Ke

  • Senin, 02 Apr 2018 11:21

    Ketua Panwascam Susua Nias Selatan Dilempar Batu

    Ketua Panwascam Susua yang bernama Fauduli Laia dilempar batu oleh orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motornya, di daerah Susua, antara desa Hilimbowo dan Hilidanayao, pada Selasa (27/3) sore.I

  • Senin, 19 Mar 2018 16:49

    Pelaku Dihajar Massa Usai Mencuri Ranmor di Parkiran Masjid

    Nekat curi sepeda motor Honda Beat warna putih list merah BK 6512 MAV milik Lukman Hakim Lubis (17) pelajar warga Dusun IV, Desa Tanah Merah, Kecamatan Galang yang diletakkan di parkiran Mesjid Alhida

  • Kamis, 08 Mar 2018 08:28

    Go-Jek Medan Tolak Konfirmasi Wartawan Terkait Pemukulan Terhadap Konsumen

    Pihak manajemen aplikasi jasa angkutan online Go-Jek menolak memberi klarifikasi pasca kejadian pengroyokan para sopir terhadap pimpinan redaksi media cetak di Medan pada Selasa (6/3).Beberapa jurnali

  • Rabu, 07 Mar 2018 06:57

    Dituduh order fiktif, 20-an Driver Go-Car aniaya Pemred Koran terbitan Medan

    Pimpinan Redaksi Harian Orbit Teuku Yudhistira menjadi bulan-bulanan sopir taksi online (taksol) Go-Car, Selasa (6/3). Yudhistira dikeroyok di Brastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.&nb

  • Kamis, 01 Mar 2018 18:21

    Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar SMA, Kasatreskrim: Belum Cukup Alat Bukti

    AKP A. Tarigan, Kasatreskrim Polres Nias Selatan (Nisel), mengaku pihaknya belum memiliki alat bukti yang cukup untuk melanjutkan penyelidikan dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oknum guru NH terha

  • Rabu, 28 Feb 2018 18:08

    3 Laptop Inventaris Setdakab Deli Serdang Hilang

    Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Sekretariat Daerah Bagian Pemerintahan Kabupaten (Setdakab) Deli Serdang yang berada di Jalan Negara-Lubuk Pakam Desa Tanjung Garbus I Kecamatan Lubuk Pakam

  • Kamis, 01 Mar 2018 05:21

    Oknum Guru SMA di Nias Diduga Lakukan Kekerasan Pada Siswa

    Kasus kekerasan terhadap murid kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Kali ini terjadi di SMA Negeri 1 Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Oknum guru berinisial NH diduga melaku

  • Selasa, 27 Feb 2018 08:47

    Material Gardu PLN Dicuri, Warga Kena Pemadaman Listrik

    Material di gardu PLN Medan Area, dicuri oleh orang tak dikenal. Tak pelak hal ini menyebabkan terjadinya sejumlah pemadaman di kota Medan belakangan ini.Anehnya, diperkirakan pencurian telah terjadi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak