Jumat, 15 Des 2017 03:57

9 Pasangan selingkuh diamankan dari hotel melati

Sragen (utamanews.com)
Oleh: Wiji
Kamis, 15 Jun 2017 05:15
Dibaca: 603 kali
Dok
Pasangan mesum ini saat dibawa ke kantor Satpol PP Sragen
Aparat gabungan menggerebek Hotel Pondok Indah, Hotel Sukowati, serta sarang pekerja seks komersial (PSK) di Pasar Joko Tingkir, Nglangon, Sragen, Senin (12/6/2017) malam.

Tim menangkap sembilan pasangan selingkuh dan dua orang PSK dalam penggerebekan itu.

Aparat gabungan ini terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Sabhara Polres Sragen, Kodim 0725/Sragen, Subdenpom IV/Sragen, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Dinas Sosial (Dinsos). 

Tim yang dikoordinasi Kabid Ketenteraman Ketertiban Masyarakat dan Linmas Satpol PP Sragen, Sugeng Priyono, bergerak dengan truk dan mobil patroli mulai dari Pasar Joko Tingkir Nglangon mendapatkan dua PSK.

Mereka juga bergerak ke Hotel Sukowati dan Hotel Pondok Indah dan menemukan sembilan pasangan selingkuh. Dari sembilan pasangan selingkuh itu, Satpol PP menemukan lima orang di antaranya berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu identitas lainnya.

Kepala Satpol PP Sragen Tasripin melalui Kabid Ketenteraman Ketertiban Masyarakat dan Linmas Satpol PP Sragen, Sugeng Priyono, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Selasa (13/6/2017), menyampaikan semua pasangan tidak resmi dan PSK digelandang ke Kantor Satpol PP semua. Dia menyatakan mereka diminta membuat pernyataan secara tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya.
 
Selain itu, Sugeng juga meminta petugas Satpol PP mendata identitas lengkap berdasarkan KTP dan identitas lainnya. 

"Operasi pekat itu di luar prediksi saya. Pada Bulan Puasa mestinya aktivitas seperti itu tidak terjadi tetapi hasil operasi pekat itu di luar dugaan saya karena hasilnya signifikan. Dalam waktu hanya dua jam di tiga lokasi ternyata bisa menemukan sembilan pasangan tidak resmi dan dua PSK. Mereka kami buatkan berita acara sampai Selasa pukul 01.00 WIB," ujar Sugeng.

Operasi penyakit masyarakat (pekat) itu terus digiatkan sampai menjelang Lebaran. Sugeng mengelus dada ketika menjumpai salah satu perempuan berhijab yang statusnya masih pelajar. Perempuan itu masih berusia 16-17 tahun.

Dia menjelaskan saat perempuan itu dimintai keterangan ternyata sudah mengenal teman laki-lakinya sudah lama karena ternyata tetangga dekatnya yang baru pulang dari perantauan. Selain itu, Sugeng juga melihat status pekerjaan di KTP para pasangan tidak resmi itu juga berstatus sebagai pelajar/mahasiswa.

Dia mencatat ada empat orang yang statusnya pelajar/mahasiswa. Namun, Sugeng sangsi dengan status di KTP itu. Selain itu, Sugeng juga menemukan satu orang asal Wonogiri yang membawa surat keterangan dari desa tentang proses perceraiannya dengan istrinya.

"Ya, mereka pendatang baru semua, termasuk dua PSK yang digaruk dari Pasar Joko Tingkir Nglangon. Rata-rata bagi lelaki hidung belang itu alasannya karena tidak harmonis dengan istrinya atau masih proses cerai dengan istrinya. Kalau pasangan tidak resmi yang belum kawin itu biasa membuat alasan segera menikah dan seterusnya," tuturnya.

Kasat Sabhara Polres Sragen AKP Agung Ari Purnowo mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso menyampaikan Polres menerjunkan beberapa personel untuk bergabung dengan tim dari Satpol PP Sragen itu. 

"Operasi pekat itu dikoordinasi Satpol PP. Polres hanya statusnya sebagai anggota tim pendukung," tuturnya.

Editor: Budi

Sumber: Solopos

T#g:PSKmesum
Berita Terkait
  • Kamis, 26 Okt 2017 18:16

    Kepergok mesum di masjid, pasangan ini setuju dinikahkan

    Sugeng Prihantono (47) dan Susilowati (33), pasangan selingkuh yang kepergok mesum di toilet masjid di wilayah Welahan, Jepara, akan dinikahkan.

  • Kamis, 14 Sep 2017 23:14

    Satpol PP bongkar warung kitik-kitik di pantai Binasi Sorkam Barat

    Ratusan aparat Satuan polisi Pamong Praja, dipimpin langsung Hikmal Batubara Kasat Pol PP Tapteng membongkar pondok kitik-kitik di sepanjang ruas jalan pantai Binasi, Kelurahan Binasi, kecamatan Sorka

  • Rabu, 19 Jul 2017 21:49

    ABG 17 dan 13 Tahun Lakukan Hubungan, Si Cowok Diamankan Polisi

    Seorang remaja pria bernama Taufiq Saifullah alias Agas, 17 tahun, diamankan Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru, pada Sabtu lalu (15/7/2017.

  • Minggu, 16 Jul 2017 01:56

    Habis foto hot di sekitar Istana Bogor, kini viral video mesum di kolam renang

    Video sepasang remaja yang berbuat mesum di kolam renang kini viral di media sosial. Sebelumnya publik juga heboh akan foto remaja mesum di pedestrian Sempur Bogor.

  • Senin, 26 Jun 2017 06:16

    Medsos berisi foto syur SPG Samarinda belum diblokir

    MK diduga tak akan bisa lagi meng-upload foto-foto syur dirinya. Ia telah diamankan polisi pekan lalu. Namun, ternyata siapa saja masih bisa melihat kemolekan tubuh mantan sales promotion girl (SPG) p

  • Jumat, 09 Jun 2017 21:19

    Ibu rumah tangga asal Sukorejo manfaatkan medsos untuk bisnis lendir

    AG, 35 tahun, ibu rumah tangga, warga Lingkungan Balapan, Kelurahan Jati Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, ditangkap jajaran Polres Blitar Kota, karena terbukti melakukan praktik prostitusi online.

  • Rabu, 07 Jun 2017 16:57

    Bupati Tapteng pimpin penertiban pondok kitik-kitik

    Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani beserta Forkopimda melakukan penertiban dan pembongkaran pondok kitik-kitik di beberapa titik, dimulai dari pantai Kalangan dan Sibuluan Kec. Pandan, Ra

  • Minggu, 04 Jun 2017 09:04

    Kapolsek Patumbak Pimpin Razia Pekat ke Kafe dan Tempat Hiburan Malam

    Demi terciptanya suasana bulan suci Ramadhan yang kondusif, Polsek Patumbak melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) ke sejumlah kafe dan tempat hiburan malam, di wilayahnya.

  • Kamis, 01 Jun 2017 13:01

    Polrestabes Surabaya razia daerah rawan prostitusi dan pornografi

    Polrestabes Surabaya melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim dibantu Satpol PP Surabaya, melakukan razia ke lokasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan terhadap prostitusi dan pornografi.

  • Selasa, 30 Mei 2017 21:50

    Bupati: Pondok Kitik-kitik Harus ditertibkan di Tapteng

    Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul mengadakan rapat koordinasi dengan Forkopimda Tapteng di Ruang Garuda, Senin (29/5).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak