Sabtu, 25 Nov 2017 07:11

2 TKI Ilegal dan 2 Bayi Dipulangkan dari Malaysia

DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Iyus
Jumat, 28 Jul 2017 21:18
Dibaca: 296 kali
Dok
2 TKI Ilegal dan 2 Balita saat berada Desk wajib lapor TKI di Bandara Kualanamu

Bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia, Yulia Novita, 26 tahun, warga Desa Pagu Dalam, Kecamatan Kurai, Padang Pariaman dan Bagus anaknya yang masih balita serta Indah, 34 tahun, warga Desa Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Tapsel dan Nurlizawati yang masih balita warga Jalan Eka Warni, Medan Johor dipulangkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Malaysia pada Jumat (28/7/2017).

Yulia Novita dan anaknya Bagus, Indah dan Nurlizawati tiba di Bandara Kuala Namu dengan pesawat Sriwijaya Air didampingi staf KJRI Tan Kiok Hoa sekira pukul 12.00 Wib. Setibanya di Bandara Kuala Namu, keempatnya pun langsung disambut petugas BP3TKI Medan di Bandara Kuala Namu.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Medan di Pos Bandara Kuala Namu, Amir Hakim didampingi Abdi Sihotang dan Koordinator Suyoto menerangkan pemulangan tersebut atas kerjasama pihaknya dengan KJRI di Penang, Malaysia. "Kita hanya menfasilitasi serta memberangkatkan ke tujuan masing-masing," ujarnya.

Lanjutnya, yang dideportasi ini ada empat orang masing-masing dua orang dewasa dan dua orang balita, dimana dua orang dewasa tersebut sudah tujuh tahun bekerja di Malaysia sebagai TKI ilegal. Sedangkan kedua bayi tersebut hasil perkawinan sesama TKI illegal, dimana bayi atas nama Bagus anak dari TKI Yulia Novita hasil perkawinannya dengan pria kewarganegaraan Myanmar.

Sedangkan Nurlizawati kedua orangtuanya merupakan Warga Negara Indoneisa (WNI). "Kedua orangtuanya melarikan diri saat ada razia di Malaysia dan meninggalkan Nurlizawati sendiri sehingga dititip ke pihak kedutaan dan dipulangkan pada keluarganya yang ada di Medan," tandasnya.

Editor: Herda

T#g:TKIIlegal
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Nov 2017 16:01

    Koptan Mandiri Laporkan Oknum Polisi Diduga Pelaku Perambahan dalam Kawasan Hutan

    H. M. Wahyudi, SST, MKes Ketua Koperasi Tani Mandiri menuturkan adanya oknum anggota Polisi yang bertugas di wilayah Sat Polres Tanjung Balai diduga telah melakukan Perambahan dalam kawasan hutan Regi

  • Jumat, 27 Okt 2017 13:17

    Pemulangan Jenazah TKW Korban Kecelakaan di Malaysia Diwarnai Isak Tangis

    Isak tangis mewarnai kedatangan dua jenasah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Malaysia pada Selasa (24/10/2017) lalu di terminal kargo Bandara Kualanamu pa

  • Senin, 09 Okt 2017 18:59

    Bakamla RI Tangkap Kapal Ilegal Fishing di Perairan Halmahera

    Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menangkap sebuah kapal ikan bernama Triton yang diduga melakukan illegal fishing di Perairan Halmahera, beberapa hari lalu.Kapal Triton dit

  • Sabtu, 16 Sep 2017 13:46

    Bobby Dalimunthe: Jangan sebut siswa siluman

    Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum menemukan solusi pasti.Rekomendasi Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara untuk meminta orang tua siswa PPDB no online agar memindahkan anak mereka ke

  • Senin, 28 Agu 2017 20:38

    JBMI bantu pengurusan kepulangan TKI Ilegal dari Malaysia

    Darwin Marpaung, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Jami'yah Batak Muslim Indonesia (DPC JBMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara, membantu pengurusan dokumen sehingga seorang warga Indonesia yang dulunya

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:12

    Petugas temukan 4 ekor burung Cendrawasih Papua "tak bertuan" di Kualanamu

    Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan menggagalkan penyelundupan empat ekor Burung Cendrawasih Kuning Besar (Paradisea Apoda) dari Surabaya, di Lini 1 Terminal Kargo Bandara Kuala Namu. Inform

  • Sabtu, 29 Jul 2017 19:39

    30 TKI bermasalah masih berada di Malaysia

    Sedikitnya 30 orang lebih Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah masih berada di Malaysia.

  • Sabtu, 29 Jul 2017 11:49

    Polisi gagalkan penyelundupan tiga kontainer kain impor

    Aparat kepolisian dari Polda Kepulauan Riau mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor pada sebuah lahan kosong tidak jauh dari Sekolah Yos Sudarso Batam. Barang selundupan ini rencananya aka

  • Rabu, 12 Jul 2017 18:42

    Impor Beresiko Tinggi Berdampak Bagi Ekonomi dan Penerimaan Negara

    Impor Beresiko Tinggi adalah impor yang dilakukan secara illegal sehingga dapat merusak daya saing industri dalam negeri, karena harga produk yang dihasilkan menjadi lebih mahal dari pada barang-baran

  • Jumat, 30 Jun 2017 22:30

    Mulai malam ini, Malaysia Gelar Razia Besar-besaran Pekerja Ilegal

    Dirjen Imigrasi Malaysia Datuk Seri Mustafar Bin Haji Ali dalam jumpa pers berakhirnya program pendaftaran E-Card atau Kartu Pekerja Ilegal Sementara di Kantor Imigrasi Putrajaya menyatakan bahwa Jawa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak