Jumat, 20 Okt 2017 15:55

SWURF band berkarier di musik indie

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 22 Mei 2017 20:22
Dibaca: 333 kali
SWURF Band terbentuk pada 22 Desember 2016 dengan beranggotakan 4 mahasiswa dari Universitas yang berbeda di kota Medan.


Muhammad Syarfan Khair Akbar atau yang akrab disapa Nunu sebagai Vokalis, Javier Warganda alias Jeje sebagai Bassis, dan Muhammad Imam sebagai Gitaris merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU). Sedangkan Muhammad Fadhil sebagai Drummer merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Seperti yang kita lihat saat ini dimana industri musik sedang berkembang sangatlah pesat dan para musisi berani menghasilkan musik yang berbeda dari yang lain, begitu juga Band yang terbentuk pada 22 Desember 2016 ini, memilih berkarier di musik indie. 

Band indie rock medan satu ini baru saja merilis single perdana mereka yang berjudul "dalstons fantasy".

Single pertama mereka ini cukup menarik karena swurf mengatakan lagu ini berbeda dengan lagu lagu band pada umumnya yang sering bertemakan tentang cinta, lagu "dalstons fantasy" ini bertemakan imajinatif. 

"Lagu ini bercerita tentang anak kecil yang terkena tindakan asusila. Dalstons disini maksudnya adalah setan tetapi yang berupa manusia. Maksud dari setan itu adalah sifat manusia itu sendiri", imbuh Nunu sang vokalis.

Hadirnya single perdana Swurf ini menjadikan penanda bergabungnya Swurf di industri musik di kota Medan. 

"Ya semoga lagu ini diterima dengan baik oleh masyarakat Medan dan dapat mengenal swurf sebagai band indie rock baru di kota Medan," ujar Hafiz manajer swurf.  

SWURF Band juga sudah sering tampil di beberapa acara di Kota Medan seperti menjadi Band pembuka pada saat acara Medan Local Market x Businnes Work Project di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU. 

Selain itu Swurf Band juga beberapa kali menjadi pengisi acara di berbagai acara Pentas Seni di sekolah-sekolah, seperti acara pentas seni di SMA Negeri 2 Medan dan di SMA Harapan 3 Medan.
 
Swurf Band juga pernah menjadi pengisi acara di beberapa Cafe di kota Medan seperti  menjadi pengisi acara di Rock Coffe dalam acara Stoner Swamp.
 
Mereka juga pernah menjadi salah satu pengisi acara yang diselenggarakan oleh jurusan Teknik Industri USU pada tanggal 30 April 2017. 

Dari serangkaian acara yang telah diisi oleh swurf di atas mereka juga diundang untuk mengisi acara di Cafe OLD TIME KOPI THUA yang berada di jalan Ringroad Gagak Hitam, Medan. 

Editor: Elya

T#g:publisherband
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Okt 2017 17:18

    Mencatat Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK

    Tak terasa, kabinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah bergulir hampir tiga tahun. Apabila diibaratkan sebuah babak, kehidupan pemerintahan mantan Walikota So

  • Senin, 02 Okt 2017 03:42

    Tengku Erry: Waspadai Perisitiwa G30S/PKI Terulang Dalam Konteks Berbeda

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menilai ancaman paham komunis adalah bahaya laten yang masih tetap harus diwaspadai segenap elemen bangsa. Karena bisa saja peristiwa serupa terjadi di masa sekarang, namun de

  • Sabtu, 12 Agu 2017 18:32

    GMKI: Pemprov Sumut dan Angkasa Pura tidak serius bangun Bandara Silangit

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menilai pembangunan Bandara Silangit masih lambat dan belum terlihat sebagai pintu gerbang objek wisata internasional."Kebijakan Presiden Jokowi untuk menjad

  • Selasa, 08 Agu 2017 11:38

    KPK ajukan banding atas vonis terdakwa kasus e-KTP

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengajukan banding terhadap vonis mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman dan mantan D

  • Selasa, 20 Jun 2017 06:20

    Band Indie Zvara tunjukkan eksistensi dengan berkarya

    Istilah Indie diambil dari kata Independent yang berarti merdeka, bebas, mandiri, dan nggak bergantung. Banyak yang menganggap indie itu sebuah genre musik, seperti halnya rock, jazz, atau sebagainya.

  • Minggu, 11 Jun 2017 20:01

    Wanita bawa 9.675 butir ekstasi ini lolos di Bandara Palembang, ketangkap di Bali

    Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BNNP Bali terkait lolosnya ribuan butir pil ekstasi dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

  • Jumat, 09 Jun 2017 12:19

    Partai Gerindra Siap Usung Rachel Maryam di Pilkada Bandung

    Partai Gerindra menyiapkan kadernya, Rachel Maryam, untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah Kota Bandung tahun 2018.

  • Rabu, 07 Jun 2017 13:57

    Silangit Siap Jadi Bandara Internasional

    Persiapan menjelang peningkatan status menjadi bandara bertaraf internasional, Bandara Silangit terus berbenah.

  • Senin, 22 Mei 2017 14:52

    Bermula dari Hobi, Sylvi Dhea Hadir Menginspirasi

    Tidak ada hasil yang mengkhianati proses, itulah pepatah yang pantas untuk gadis cantik kelahiran Medan, 20 Juli 1997 ini.

  • Minggu, 21 Mei 2017 22:01

    Ray Vivaldy, Berkarya Dengan Bahasa

    Ray Vivaldy Panjaitan merupakan mahasiswa semester 2 Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU). Mahasiswa kelahiran Medan 24 Maret 1998 ini, sangat fasih dalam berbahasa Inggris.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak