Jumat, 19 Jan 2018 02:44
  • Home
  • Ekonomi
  • Strategis, Sumut Harus Mampu Rebut Peluang Besar Sektor Perkebunan

Strategis, Sumut Harus Mampu Rebut Peluang Besar Sektor Perkebunan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Kamis, 14 Des 2017 12:44
Dibaca: 78 kali
Humas Pemprovsu
Rapat Kordinasi Teknis Pembangunan Perkebunan
Mulai tahun ini dan ke depannya, pemerintah akan fokus pada pengembangan sektor perkebunan dengan kegiatan peremajaan serta upaya pengambalian kejayaan rempah dan tanaman strategis perkebunan Indonesia lainnya.

Karenanya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta seluruh stakeholder perkebunan daerah harus memanfaatkan peluang besar yang ada karana Sumut memiliki potensi besar di bidang perkebunan.

Hal itu dikatakan Erry dalam acara Rapat Kordinasi Teknis Pembangunan Perkebunan yang melibatkan seluruh stakeholder perkebunan di Sumut, di Garuda Plaza Hotel Medan, Rabu (13/12/2017).

Hadir disitu Direktur Pembenihan Perkebunan Kementerian Pertanian HM Anas, anggota DPRD Sumut Jhon Togu Damanik, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga, Kadis Perkebunan Sumut Herawati, para Kepala Dinas Perkebunan/Pertanian se Sumut, pelaku usaha perkebunan, asosiasi pengusaha perkebunan dan Asosiasi Petani, para akademisi dan praktisi perkebunan.

Erry mengungkapkan potensinya eksisting perkebunan mengusahai luas areal mencapai 2,14 juta ha atau 28 persen dari luas daratan Provinsi Sumatera Utara. Diantara  total areal perkebunan tersebut, seluas 1,12 juta ha adalah perkebunan rakyat yang mengelola komoditas utama seperti kelapa sawit, karet, kopi, kelapa, kakao serta komoditas potensial lainnya seperti aren, tembakau, tebu dan komoditas rempah.

"Potensi perkebunan di Suamtera Utara sudah dikenal sejak zaman penjajahan kolonial Belanda yang menjadi incaran kaum kolonial. Beberapa komoditas yang dikembangkan kala itu disamping tembakau adalah lada, gambir, aren, pala, kelapa dan kopi. Sejarah menunjukkan bahwa kebun sawit komersil pertama tahun 1911 di Indonesia berada di Sumatera Utara yakni di Pulau Raja dan Tanah Itam Ulu. Dari Sumut inilah kemudian kebunkelapa sawit berkembang ke berbagai provinsi," jelas Erry.

Karenanya kami mengajak segenap pemangku kepentingan perkebunan di Sumut untuk bersama, bahu membahu menjadikan Sumatera Utara sebagai provinsi terdepan di bidang perkebunan.

Dalam kesempatan itu Gubsu menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa traktor dan implement, alat pasca panen kopi, bantuan kepada pengangkar benih kopi, alat pengolahan kopi, peralatan pengolah karet dan bantuan peremajaan tanaman kopi. Gubsu Erry juga menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian atas usaha dan upayanya dalam pengembangan perkebunan di daerah.

Sementara itu, Direktur Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian, HM Anas mengungkapkan bahwa Indonesia pada  tahun 2016 mengalami kehilangan potensi pendapatan dari sektor perkebunan sekitar Rp 507,559 triliun akibat produktivitas  hasil perkebunan yang rendah. "Agar tidak lagi mengalami kehilangan potensi pendapatan itu, maka pemerintah mulai fokus lagi memperhatikan sektor perkebunan khususnya pada 15 komoditas andalan Indonesia," ujarnya.

Dia juga mengatakan setelah pencapaian swasembada pangan, pemerintah akan fokus pada upaya pengembalian kejayaan rempah serta tanaman strategis perkebunan Indonesia lainnya.  Jadi kedepannya, menurut Anas pengembangan perkebunan tidak hanya fokus pada komoditi tanaman sawit dan karet saja.

Selain sawit dan karet, tanaman perkebunan yang diprioritaskan itu antara lain kopi, kakao,  kelapa,  teh, tembakau cengkeh,  sagu,  tebu, mete,  kapas,  nilam, lada, pala, cengkeh, sagu dan tembakau.  Menurut dia, potensi pendapatan yang hilang itu terbesar dari kelapa sawit, karet , kopi, kakao dan kelapa. Dia menegaskan,  bicara soal produktivitas, maka yang paling utama adalah soal benih. Oleh karena itu, kata  Anas, Pemerintah berupaya terus meningkatkan penyaluran benih unggul untuk petani yang menjadi pemilik sebagian besar lahan perkebunan.

Benih/bibit kopi  siap tanam di tahun 2018 yang disiapkan Ditjen Perkebunan untuk  provinsi misalnya disiapkan sebanyak 821.700 batang.  Karet 270.000 batang dan kakao 547.800 batang. "Setelah sukses dengan swasembada tanaman pangan, Pemerintah ingin juga hasil perkebunan Indonesia lebih bagus," katanya.

Anas menegaskan, agar program peningkatan hasil perkebunan itu berhasil bagus di provinsi seperti Sumut, pemerintah daerah harus juga memfokuskan perhatian pada tanaman perkebunannya. Pemerintah provinsi/kabupaten/kota harus memiliki data akurat tentang komoditas unggulan perkebunan tersebut, mulai luasannya di setiap daerah, produksi, produktivitas hingga petaninya.    

Dengan data lengkap dan akurat , katanya, daerah seperti Sumut bisa mendapatkan pagu anggaran yang lebih besar. Anggaran dari ditjen perkebunan di Sumut tahun 2017  Rp 27, 07 miliar dengan realisasi Rp6,7 miliar atau 24, 9 persen.

Sedangkan, Kepala Dinas Perkebunan Provsu Herawati meminta kabupaten/kota di seluruh Sumatera Utara agar membangun penangkaran benih  sehiangga menjadi salah satu penghambat dalam pengembangan komoditi perkebunan di daerah yang bersangkutan. Selain itu dia juga mendorong seluruh kabupaten agar dapat memanfaatkan dana alokasi APBN untuk pengembangan perkebunan melalui pengajuan proposal yang dilengkapi data akurat.

Editor: Budi

T#g:PTPNperkebunan
Berita Terkait
  • Jumat, 22 Des 2017 12:52

    Tiga BUMN Berbagi Kebahagiaan Menyambut Natal Bersama 1.000 Anak Yatim Piatu di Sumut

    Tiga Perusahaan BUMN yakni PTPN III Holding (Persero), PT Bank BTN (Persero) dan PT Inalum (Persero) menggelar program BUMN Hadir Untuk Negeri dengan tema "BUMN Berbagi Melalui Santunan Kepada Anak Pa

  • Senin, 18 Des 2017 10:18

    PTPN III (Persero) Serahkan Bantuan PKBL untuk Masyarakat Sumut & Pendidikan untuk Anak Sekolah

    PTPN III (Persero) kembali menyalurkan bantuan dalam program bina lingkungan yang diserahkan pada tanggal 12 Desember 2017 di Aula Kelapa Sawit PTPN III Jalan Sei Batanghari Medan oleh Alexander Maha,

  • Senin, 11 Des 2017 17:21

    PTPN III (Persero) Rayakan Natal Tahun 2017

    Perhatikanlah Orang yang Tulus, Lihatlah Pada Orang yang Jujur dan Orang yang Suka Damai Akan Ada Masa Depan

  • Selasa, 14 Nov 2017 20:24

    Sertifikat hak pakai tanah 300 Ha milik PTPN sudah terbit, Tengku Erry Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kampus II USU

    Gubsu Tengku Erry Nuradi meletakkan batu pertama pembangunan Kampus II Universitas Sumatera Utara (USU) di Kwala Bekala, Kabupaten Deliserdang, Selasa (14/11/2017).

  • Senin, 13 Nov 2017 08:21

    Soal 9 Dokter, PTPN III (Persero): Jalan Sesuai Kesepakatan Awal

    Perlakuan yang diterapkan oleh PTPN III (Persero) terhadap tenaga kesehatan yang terdiri dari sembilan dokter dan satu apoteker tetap akan mengikuti kesepakatan awal yang telah dibuat oleh Manajemen d

  • Rabu, 25 Okt 2017 16:55

    Ditimpa Pohon Karet, Warga Minta PTPN III Tebang Pohon

    Masyarakat meminta pohon Karet yang merunduk dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, yang terletak di sepanjang pinggiran Jalan Gunting Saga-Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kab. Labura, a

  • Senin, 23 Okt 2017 14:53

    Perlakuan PTPN III (Persero) Terhadap Tenaga Medis Sudah Sesuai Aturan

    Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, PTPN III (Persero) telah melaksanakan serah kelola seluruh fasilitas kesehatan kepada PT. Sri Pamela Medika Nusantara ya

  • Selasa, 17 Okt 2017 16:47

    PTPN III (Persero) Tandatangani Nota Kerjasama dengan Kejatisu dan Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja

    Dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) tandatangani nota kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Suma

  • Selasa, 26 Sep 2017 15:16

    63 Petani Kelapa Sawit UD Lestari Terima Sertifikasi RSPO

    Kelompok Petani Kelapa Sawit Mandiri, UD Lestari, menerima sertifikasi sawit berkelanjutan atau RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) yang pertama di Sumatera Utara.

  • Minggu, 24 Sep 2017 02:04

    Datangi PTPN II, Tengku Erry Bahas Lahan Eks HGU di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mendatangi kantor direksi PTPN II di Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang guna membahas lahan eks HGU di sejumlah daerah di Sumut, Jumat (22/9/2017).Gubernur be

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak