Sabtu, 21 Okt 2017 10:14
  • Home
  • Ekonomi
  • Proyek Strategis Nasional Berdampak Positif

Bagi Masyarakat Sumut

Proyek Strategis Nasional Berdampak Positif

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rinal
Jumat, 28 Jul 2017 11:28
Dibaca: 295 kali
Ist
Irwan Parlaungan Batubara
Selain Maritim, Ekonomi dan Pangan, Infrastruktur merupakan salah satu dari fokus arah pembangunan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Untuk mengupayakan peningkatan pembangunan infrastruktur, pemerintah telah menerbitkan Perpres No.58 tahun 2017 sebagai revisi Perpres No.03/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Dari total 248 proyek, Sumatera Utara mendapatkan jatah sebanyak 17 proyek di antaranya, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pembangunan Smelter Kuala Tanjung, Kawasan Industri Kuala Tanjung, Jalur Kereta Api Tebing Tinggi-Pelabuhan Kuala Tanjung dan Jalan Tol Medan-Binjai.

Kemudian, secara khusus dari 17 proyek, pemerintah pusat menaruh perhatian terhadap pengembangan Kuala Tanjung di Kab. Batubara dengan harapan agar mampu menjadi pesaing utama Singapura sebagai Kota Pelabuhan.

Menurut pemerhati pembangunan dari Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pemerataan Ekonomi Sumut,  Irwan Parlaungan Batubara, dampak pembangunan sudah bisa dirasakan secara nyata dengan dioperasionalkannya Tol Medan-Binjai dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi pada idul fitri 1438 H pada Idul Fitri 1438 H/ 2017 M.

Meski pengerjaan belum mencapai 100%, Tol medan-Binjai dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sudah cukup membantu kelancaran arus mudik, mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan stabilitas harga bahan pokok. 

Selain itu, banyaknya proyek pembangunan infrastuktur sebagai upaya pemerataan pembangunan di Indonesia, akan memberikan dampak pada peningkatan iklim investasi.

"Pada Lebaran 1438 H kemarin, arus mudik cukup lancar, angka kecelakaan berkurang dan distribusi bahan pokok lancar sehingga harga stabil. Ini berkat operasional Tol medan-Binjai dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Lalu banyaknya proyek pembangunan memicu adanya predikat investment grade serta naiknya peringkat Indonesia pada level BBB-/stable per 19 Mei 2017 oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P)", ujar Irwan saat berbincang-bincang dengan UTAMANEWS, di Kamis (27/7).

Dikatakannya, itikad baik pembangunan dari pemerintah tidak akan mampu berjalan dengan lancar tanpa mendapatkan dukungan dari masyarakat selaku target akhir dari proses pembangunan itu sendiri. 

"Oleh karena itu, sebaiknya masyarakat, terutama yang berdomisili di Kuala Tanjung, Batubara, sebagai salah satu wilayah prioritas pembangunan oleh Pemerintah harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas SDM. Kualitas SDM yang baik sangat diperlukan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton saja, tapi dapat turut berperan sebagai aktor pembangunan," tambahnya.

Kepada semua pihak, khususnya aparat keamanan, juga hendaknya meredam tingginya peredaran Narkoba di Kuala Tanjung, Batubara. 

"Karena narkoba akan merusak SDM masyarakat di wilayah tersebut. Bisa saja negara asing yang tidak mau Indonesia maju melalui pembangunan kota Pelabuhan Kuala Tanjung merusak rencana Pemerintah melalui Narkoba. Masyarakat harus berperang melawan Narkoba untuk siap menyongsong persaingan dunia yang semakin kompetitif", tutup Irwan.

Editor: Sam

T#g:ekonomiIrwan Parlaungan BatubaraKEK
Berita Terkait
  • Jumat, 20 Okt 2017 11:40

    Diskusi KMI, CSIS Nilai Capaian Ekonomi Jokowi Naik Signifikan

    Pencapaian yang diperoleh Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi, selama tiga tahun memimpin, mengalami kenaikan signifikan, terutama untuk bidang ekonomi.Penilaian ini disampaikan peneliti dari The Cen

  • Kamis, 12 Okt 2017 09:02

    Tengku Erry Optimis Inflasi Sumut Stabil

    Memasuki triwulan III tahun 2017, tingkat inflasi di Sumut mencapai 1,82 persen. Angka ini masih di bawah rata-rata nasional yang mencapai 2,66 persen. Begitupun, diharapkan tingkat inflasi di Sumut h

  • Rabu, 11 Okt 2017 15:51

    Langka, LPG 3 Kg di Palas Rp 30.000/Tabung

    Tercatat sejak sepekan terakhir distribusi tabung gas LPG bersubsidi ukuran tabung 3 kilogram (Kg)  di sejumlah daerah di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami Kelangkaan. Harganya berkisar Rp

  • Kamis, 14 Sep 2017 08:54

    Harga Karet Alam di Palas Rp7.500/Kg

    Tercatat sejak dua bulan terakhir, harga jual getah karet alam di tingkat petani di Kabupaten Padang Lawas (Palas) masih stabil, yakni berada di level Rp6.000 sampai Rp7.500/Kg.Paijan Hasibuan, satu p

  • Senin, 11 Sep 2017 08:41

    Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Siap Garap Potensi Pertanian Putabangun

    Julukan 'negeri sejuta pesona', mungkin tidaklah terlalu berlebihan untuk menggambarkan keelokan dan keragaman daya tarik wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Se

  • Kamis, 17 Agu 2017 23:17

    RAPBN 2018, Belanja Negara Rp2.204 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

    Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun anggaran 2018 mendatang sebesar 5,4%, dengan tingkat inflasi 3,5%, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) Rp13.500, suku bunga Su

  • Kamis, 17 Agu 2017 16:47

    Warga Medan Raup Rezeki di Hari Kemerdekaan di Langkat

    Meriahnya perayaan 17 Agustus di Alun alun T Amir Hamzah, Jalan Proklamasi, Kota Stabat, ternyata membawa berkah tersendiri bagi para penjual dagangan.Salah satunya adalah Sanusi. Warga Medan Polonia

  • Rabu, 16 Agu 2017 12:06

    Tahun ketiga Jokowi-JK, pemerintah akan fokuskan 'Pemerataan Ekonomi Berkeadilan'

    Di bagian lain pidatonya pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Tahun 2017, Presiden Jokowi mengakui, bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan.

  • Senin, 07 Agu 2017 10:17

    Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Hutang Indonesia

    Upaya Pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan mulai dirasakan hasilnya.

  • Rabu, 02 Agu 2017 08:51

    PP GMKI dukung Presiden terbitkan Perppu 2/2017, dan apresiasi proyek strategis nasional

    Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia memberikan dukungan terkait sikap pemerintah yang tegas dalam menanam nilai-nilai Pancasila yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak