Kamis, 23 Nov 2017 01:33
  • Home
  • Ekonomi
  • Dongkrak Ekonomi Kreatif, Putra Daerah Ini Inisiasi Gerakan Memakmurkan Cirebon

Dongkrak Ekonomi Kreatif, Putra Daerah Ini Inisiasi Gerakan Memakmurkan Cirebon

Cirebon (utamanews.com)
Oleh: Rls
Kamis, 06 Apr 2017 18:13
Dibaca: 283 kali
Sudah jadi "rahasia umum" bahwa Cirebon memiliki potensi unggul di bidang ekonomi kreatif mulai dari hasil karya seni, destinasi pariwisata, fashion, hingga kuliner.


Namun sayangnya, segala potensi tersebut belum mampu menopang perekonomian kota Cirebon, apalagi membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya.

"Ekonomi kreatif di Cirebon belum dikelola secara maksimal, akibatnya Cirebon masih mengalami kemunduran dibanding daerah-daerah lain di Jawa Barat. Padahal, bila dikelola secara tepat, dan konsisten bisa menjadi sumber kekuatan baru bagi pertumbuhan ekonomi," ujar Anggawira, pengusaha muda nasional.

Berangkat dari keprihatinannya melihat kondisi kota Cirebon yang belum memunjukan tanda- tanda kemajuan selama beberapa dasawarsa, putra daerah ini menginisiasi sebuah gerakan yang menjadi ujung tombak kemajuan ekonomi di Cirebon. Lewat "Gerakan Memakmurkan Cirebon", Anggawira berkomitmen ingin mengangkat harkat martabat masyarakat Cirebon melalui industri kreatif yang memiliki value dan marketable. 

"Gerakan ini menginisiasi lahirnya entrepreneur muda di Cirebon yang bukan hanya mampu menghasilkan kreasi, namun juga cermat dalam menangkap peluang pasar yang mendatangkan keuntungan. Dengan begitu, kreasi yang mereka hasilkan bukan hanya menciptakan nilai keindahan, tapi juga nilai ekonomi tinggi," ungkap Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini. 

Lebih lanjut, Anggawira memaparkan dua faktor yang menjadi penghambat ekonomi kreatif di Cirebon. Pertama, kata Anggawira, kebanyakan generasi muda di Cirebon belum memiliki kesadaran untuk berwirausaha. Mereka masih terpaku menjadi karyawan, atau berpikir untuk urbanisasi ke Jakarta dan kota- kota besar lainnya di Jakarta. Padahal, menurutnya banyak anak- anak muda di Cirebon yang mahir 

membuat kerajinan batik, kerajinan gerabah, kerajinan kerang dan lain-lain sebagai hasil warisan turun-temurun. 

"Tapi masalahnya mereka belum punya jiwa ekonomi yang kuat. Yang mereka pikirkan hanya ingin mencari pekerjaan, punya gaji cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari- hari. Nah, lewat gerakan ini kami ingin mencoba merubah mindset mereka, dan mendidik mereka untuk memiliki jiwa entrepreneur yang tangguh," jelas Anggawira. 

Faktor kedua, lanjut Anggawira, yakni masalah akses permodalan. Ongkos produksi barang- barang kerjaninan memang tak bisa dibilang murah, terlebih bagi pengusaha-pengusaha kecil menengah atau yang baru merintis. Tak jarang, usaha mereka harus berhenti ditengah jalan karena kehabisan modal, sementara industri kerjajinan kelas kakap semakin mendominasi pasar. 

"Masalah ini mungkin kedengarannya klise namun itulah kenyataannya, persoalan semacam ini belum mampu diatasi pemerintah. Untuk itu, kami ingin mendorong terbentuknya sebuah regulasi pembiayaan permodalan dengan bunga rendah, dan akses cepat bagi para pelaku usaha kreatif di Cirebon," imbuh Anggawira.

Editor: Herda

T#g:Cirebonekonomi
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Nov 2017 19:10

    Harga Jual Beras di Palas Melonjak

    Tercatat selama dua minggu terakhir, harga jual beras lokal di tingkat pengecer dan grosir di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami kenaikan mencapai Rp 20.000/karung ukuran 30 kg. Kenaikan ha

  • Senin, 06 Nov 2017 11:56

    Bukalapak Bersama CIMB Principal Asset Management Ajak Rakyat Berinvestasi di BukaReksa

    Dalam rangka meningkatkan literasi investasi serta keamanan berinvestasi reksa dana, Bukalapak bekerjasama dengan CIMB Principal Asset Management menggelar roadshow edukasi BukaReksa yang sebelumnya t

  • Kamis, 02 Nov 2017 18:52

    Tiga Hari Buka, 25 Unit Betor TVS Terjual

    Minat warga di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) untuk membeli becak bermotor (betor), dengan sepeda motor bermerek TVS tipe Max, 125 cc, dirasa cukup tinggi dalam membangun usaha sendiri.Kenyataa

  • Kamis, 02 Nov 2017 09:42

    Dunia Usaha Apresiasi Kinerja Pemprov Sumut Dipimpin Tengku Erry

    Kalangan dunia usaha di daerah ini mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di bawah kepemimpinan Gubernur Tengku Erry Nuradi.

  • Jumat, 20 Okt 2017 11:40

    Diskusi KMI, CSIS Nilai Capaian Ekonomi Jokowi Naik Signifikan

    Pencapaian yang diperoleh Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi, selama tiga tahun memimpin, mengalami kenaikan signifikan, terutama untuk bidang ekonomi.Penilaian ini disampaikan peneliti dari The Cen

  • Kamis, 12 Okt 2017 09:02

    Tengku Erry Optimis Inflasi Sumut Stabil

    Memasuki triwulan III tahun 2017, tingkat inflasi di Sumut mencapai 1,82 persen. Angka ini masih di bawah rata-rata nasional yang mencapai 2,66 persen. Begitupun, diharapkan tingkat inflasi di Sumut h

  • Rabu, 11 Okt 2017 15:51

    Langka, LPG 3 Kg di Palas Rp 30.000/Tabung

    Tercatat sejak sepekan terakhir distribusi tabung gas LPG bersubsidi ukuran tabung 3 kilogram (Kg)  di sejumlah daerah di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami Kelangkaan. Harganya berkisar Rp

  • Kamis, 14 Sep 2017 08:54

    Harga Karet Alam di Palas Rp7.500/Kg

    Tercatat sejak dua bulan terakhir, harga jual getah karet alam di tingkat petani di Kabupaten Padang Lawas (Palas) masih stabil, yakni berada di level Rp6.000 sampai Rp7.500/Kg.Paijan Hasibuan, satu p

  • Senin, 11 Sep 2017 08:41

    Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Siap Garap Potensi Pertanian Putabangun

    Julukan 'negeri sejuta pesona', mungkin tidaklah terlalu berlebihan untuk menggambarkan keelokan dan keragaman daya tarik wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Se

  • Kamis, 17 Agu 2017 23:17

    RAPBN 2018, Belanja Negara Rp2.204 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

    Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun anggaran 2018 mendatang sebesar 5,4%, dengan tingkat inflasi 3,5%, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) Rp13.500, suku bunga Su

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak