Jumat, 19 Jan 2018 02:34

Tetapkan UMK Rp2,1 Juta, Walikota Akui Gaji Honorer Tebingtinggi Hanya Rp1,3 Juta

Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: John
Kamis, 28 Des 2017 08:38
Dibaca: 129 kali
Ist
Aksi unjuk rasa buruh di kantor Gubernur Sumut Medan menuntut perbaikan upah.

Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) Tebing Tinggi tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar Rp 173.462 atau 8,71% dari tahun sebelumnya.

"Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara No.188.44/683/KPTS/2017, tentang penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Tebing Tinggi tahun 2018, ditetapkan bahwa upah minimum pekerja sebesar Rp 2.164.991,59," kata Walikota Tebing Tinggi pada konferensi pers, di aula Balai Latihan Kerja Jalan Gunung Leuser, Rabu (27/12).
Walikota menjelaskan bahwa meskipun angka yang ditetapkan oleh Gubsu tersebut masih tergolong rendah, tapi masih ada daerah lain yang lebih rendah, oleh karenanya diharapkan agar para pengusaha bisa mematuhi ketentuan tersebut.

"Penetapan UMK tahun 2018 yang mulai berlaku pada Januari 2018," ujar Umar didampingi Plt Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Iboy Hutapea.

Walikota berharap para pengusaha bisa mengerti bahwa upah tersebut untuk mengcover kebutuhan pekerja dan keluarganya. 

"Pengusaha dan pekerja harus bisa bekerjasama untuk menghasilkan suatu kesepakatan yang tidak saling merugikan", kata walikota.

Walikota mengakui, UMK yang ditetapkan ini belum menyentuh pekerja sektor non formal, semacam pekerja toko, pekerja konstruksi maupun pekerja informal lainnya. Pasalnya, mereka belum memenuhi syarat-syarat sebagai pekerja formal. Meski demikian, pihaknya akan memperhatikan mereka secara serius dengan memberikan perlindungan maksimal. 

"Pekerja toko maupun konstruksi misalnya, harus dilindungi melalui jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan," tegas Umar Zunaidi.

Terkait upah pekerja honor dilingkungan Pemko Tebing Tinggi yang saat ini masih berkisar di angka Rp1,3 juta, Umar mengakui bahwa angka tersebut masih jauh di bawah UMK yang ditetapkan pemerintah, mengingat keterbatasan anggaran yang ada.

"Memang belum (sesuai dengan UMK), karena keterbatasan APBD kita yang belum mampu untuk memberikan upah yang sesuai dengan UMK", ungkap Walikota.

Editor: Budi

T#g:HonorerTebingtinggiUMK
Berita Terkait
  • Senin, 18 Des 2017 16:18

    Tengku Erry Jelaskan Soal Honor Guru Tidak Tetap & Non PNS

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan untuk ribuan guru tidak tetap (GTT)/non PNS Serdang Bedagai dan Simalungun, Sabtu (16/12/2017). Para tenaga pengajar itu pun diminta

  • Kamis, 07 Des 2017 17:27

    Guru Honorer Paluta Tuntut jadi Pegawai Definitif

    Puluhan guru honorer menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Paluta, Kamis (7/12/2017).

  • Kamis, 07 Des 2017 11:07

    GMKI Medan Salurkan Sembako ke Korban Banjir Tebing Tinggi

    Intensitas hujan yang sangat tinggi di awal bulan Desember ini, menyebabkan meluapnya beberapa sungai di kota Tebing Tinggi, sehingga menggenangi setidaknya 22 kelurahan yang tersebar dalam 5 kecamata

  • Minggu, 03 Des 2017 22:23

    Gubernur Tinjau Banjir Tebing Tinggi

    Gubsu Tengku Erry Nuradi didampingi Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Bupati Serdang Bedagai Soekirman meninjau lokasi banjir yang melanda dua daerah tersebut, Minggu (3/12/2017).Tengk

  • Minggu, 03 Des 2017 08:13

    Kota Tebing Tinggi Dilanda Banjir, KNPI Puji Tindakan Walikota

    Syahri: Alhamdulillah Tanggul Badan Jalan Bendungan Bajayu Bisa Meminimalisir Ketinggian Air.

  • Rabu, 29 Nov 2017 19:49

    Kepsek SDN 0215 Diduga pecat guru honor yang cuti melahirkan

    Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 0215 Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga telah melanggar aturan dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketena

  • Rabu, 29 Nov 2017 11:49

    PGHK Paluta, Nasibmu Kini

    Surat permohonan Persatuan Guru Honor Komite (PGHK) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kepada Pemerintah Kabupaten Paluta agar ditetapkan statusnya sebagai honorer defenitif berbuah pahit. Pas

  • Kamis, 23 Nov 2017 10:53

    KNPI Tebing Tinggi gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tebing Tinggitelah menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Diskusi Pemuda Tahun 2017, dengan tema "Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Pemuda Perangi Na

  • Rabu, 22 Nov 2017 16:22

    UMK Palas Tahun 2018 Ditetapkan Rp2.333.860

    Dewan Pengupahan Daerah Kabupaten Padang Lawas (Depeda Palas) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), telah menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) Palas tahun 2018 sebesar Rp2.333.860/bulan.Penetapan

  • Kamis, 16 Nov 2017 15:26

    PGHK Padang Lawas Utara Pertanyakan Nasibnya

    Persatuan Guru Honor Komite (PGHK) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melayangkan surat permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Paluta agar guru, operator sekolah, maupun tenaga lainnya yang berstat

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak