Minggu, 22 Okt 2017 18:45

Pekerja Tidak Didaftarkan BPJS, Perusahaan Bisa Kena Sanksi

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Senin, 18 Sep 2017 21:28
Dibaca: 122 kali
Dok
Kepala BPJS Kabupaten Palas, Mourinho Felly Latuferisa alias Neno, memberikan keterangan pers.

Bila diketahui masih ada perusahaan yang beroperasi di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), dan perusahaan tidak atau belum mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS, maka perusahaan bisa dikenakan sanksi. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Palas, Mourinho Felly Latuferisa, kepada wartawan, di kantonya, Senin (18/9/2017).

"Ketentuan kepesertaan BPJS bagi setiap pekerja, sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS," jelas Neno, panggilan akrabnya. 

"Hal ini termaktub dalam Bab V pendaftaran peserta dan pembayaran iuran. Pada Pasal 14 disebutkan, setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program jaminan sosial," ungkap Neno. 

Dalam Pasal 15, lanjutnya, pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti. 

Ketentuan mengenai itu, jelasnya, tertuang dalam Perpres nomor 109 tahun 2003 tentang penahapan kepesertaan program jaminan sosial.

Dalam Pasal 2, ayat 1 dan 2 dari Perpres nomor 109 tahun 2003 disebutkan, setiap pemberi kerja dan pekerja berhak atad jaminan sosial. 

"Jaminan sosial sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi,  jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian," paparnya.

Sedangkan sanksi bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS, ucap Neno, tertuang dalam PP nomor 86 tahun 2013 tentang tata cara sanksi.

"Menurut informasi yang kami terima, sampai saat ini masih banyak perusahaan di Kabupaten Palas yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS. Perusahaan seperti ini yang akan kami surati," sebutnya. 

Sesuai aturannya, BPJS Ketenagakerjaan akan melayangkan surat pemberitahuan pertama kepada perusahaan. Bila surat pemberitahuan pertamanya dilayangkan, dalam waktu 7 hari tidak ditanggapi perusahaan, BPJS akan melayangkan surat pemberitahuan kedua. 

"Apabila BPJS sudah dua kali melayangkan surat pemberitahuan ke perusahaa, dan perusahaan belum juga menanggapi. Maka BPJS bersama Disnaker Palas akan melakukan kunjungan ke perusahaan tersebut," katanya. 

Selanjutnya, untuk memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak juga mendaftarkan pekerjanya ke BPJS, surat pemberitahuan pertama dan kedua, berikut berita acara kunjungan ke perusahaan akan diserahkan ke Kejari Palas untuk diproses secara hukum. 

Menurut Neno, perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS, sementara perusahaan sudah bertahun-tahun beroperasi di daerah Palas, tentunya bukan hanya pekerja yang dirugikan, tetapi juga merugikan negara. 

"Bentuk sanksi yang akan diberikan kepada perusahaan yang tidak daftarkan pekerjanya ke BPJS, dapat berupa sanksi administratif, bahkan bisa berupa sanksi pidana," tegasnya.

Editor: Sam

T#g:BPJSPalas
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Okt 2017 19:52

    Bupati Palas Hadiri Hari Santri Ke-22 dan Lantik Pengurus BSPPL

    Bupati Kabupaten Padang Lawas (Bupati Palas) H. Ali Sutan Harahap didampingi Wabup Palas, H. Ahmad Zarnawi Pasaribu dan Sekdakab Palas, Arpan Nasution bersama sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Palas, meng

  • Kamis, 19 Okt 2017 21:09

    Ketua MPC Pemuda Pancasila: Sekretaris DPD Partai Golkar "Tampar" Bupati Palas

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas (Palas) "tampar" Bupati Palas, pasalnya pengerjaan paket proyek yang dikerjakannya nyaris setiap tahun didu

  • Selasa, 17 Okt 2017 19:17

    Pendaftar PPK-PPS Terus Serbu KPU Palas

    Memasuki hari kelima tahapan masa pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, sejumlah pendaftar terus "menyerbu" ka

  • Selasa, 17 Okt 2017 15:37

    Diduga Pungli Rekrutmen Panwascam, Panwaslih Palas Didemo Massa

    Diduga kuat telah terjadi praktek pungutan liar (Pungli) pada saat proses rekrutmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), serta diduga seorang komisioner Panwaslih Palas merupakan kader salah satu p

  • Senin, 16 Okt 2017 18:56

    Wabup Palas Buka Kegiatan Pelatihan Kerja

    Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Wabup Palas) H. Ahmad Zarnawi Pasaribu membuka kegiatan pelatihan kerja yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palas kerjasama dengan Balai Besar Pendidik

  • Senin, 16 Okt 2017 05:46

    KNPI: Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Dinilai Tidak Miliki Rasa Malu

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas dinilai tidak miliki rasa malu, terkait dengan pengerjaan proyek peningkatan jalan yang diduga nyaris setia

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:14

    KPU Palas Buka Pendaftaran PPK/PPS

    Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas (KPU Palas), membuka prosedur pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Palas. Jadwal pendaftarannya dimulai seja

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:43

    Dinilai Lalaikan Hak Karyawannya, Disnaker Palas Peringati PT. Grafindo

    Menindaklanjuti surat dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas), nomor : 560/524/2017, tanggal 20 September 2017, Perihal penyelesaian permasalahan Sdr. Mara Kombang Hasibuan, te

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:23

    Zainal: Giring Sekretaris DPD Partai Golkar Palas Ke Ranah Hukum

    Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Padang Lawas diarahkan ke ranah hukum, pasalnya nyaris setiap tahun paket proyek peningkatan jalan dengan anggaran milyaran rupiah

  • Kamis, 12 Okt 2017 18:12

    Ribuan Jemaah Hadiri Amaliyah Akbar Pemkab Palas

    Sedikitnya seribuan jemaah pengajian kaum ibu utusan dari 12 kecamatan di Kabupaten Padang Lawas (Palas) terlihat antusias mengikuti kegiatan amaliyah akbar yang digelar Pemkab Palas bertempat di lapa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak