Jumat, 24 Nov 2017 18:04

PT. SHBM Diharap Tinjau Surat Mutasi Pekerjanya

Palas (UtamaNews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Senin, 11 Sep 2017 20:21
Dibaca: 250 kali
Dok
Kasi Pengupahan dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Muhammad Idrisman Mendefa.

Manajemen PT Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM), yang saat ini sedang masa transisi ke perusahaan PT. KAS STA Group Kebun Sosa, diharapkan dapat mengkaji ulang dan meninjau kembali kebijakan mutasi kerja 2 orang karyawannya, atas nama Robet Simamora dan Hotma Simamora ke Kebun Bahar Jambi, di Jambi.

Hal ini berdasarkan konfirmasi wartawan dengan Kasi Pengupahan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Palas, Muhammad Idrisman Mendefa, Senin (11/9/2017) dalam menanggapi persoalan hubungan industrial di lingkungan perusahaan PT SHBM akhir-akhir ini.

"Kita mengharapkan setiap perusahaan agar senantiasa mengkaji dan meninjau UU 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, merujuk peraturan perusahaan, perjanjian kerja, dalam setiap mengambil kebijakan mutasi pekerja," ucapnya. 

"Dalam hal mutasi kerja yang dialami oleh saudara Robet Simamora dan Hotma Simamora, tentunya PT. SHBM harus mengambil kebijakan mutasi dengan melihat UU Ketenagakerjaan itu. Seperti pada pasal 32, disebutkan, perusahaan harus mempertimbangkan objektivitas dan kemampuan pekerja, serta memperhatikan asas keterbukaan, keadilan, dan hak asasi pekerja," ujarnya.

"Pada ayat 1, Pasal 32 disebutkan, penempatan tenaga kerja dilaksanakan berdasarkan asas, terbuka, bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa diskriminasi," ungkapnya. 

"Pada ayat 2 disebutkan, penempatan tenaga kerja diarahkan untuk menempatkan tenaga kerja pada jabatan yang tepat sesuai dengan keahlian, keterampilan, bakat, minat dan kemampuan dengan memperhatikan harkat, martabat, hak asasi, dan perlindungan hukum," paparnya.

"Serta mengkomunikasikan dengan pekerja yang bersangkutan, perihal mutasi kerja dengan pekerja yang bersangkutan. Diharapkan dengan adanya komunikasi tersebut, akan terjalin hubungan industrial yang harmonis dan bersinergi," jelasnya.

Dalam surat mutasi kerja, lanjutnya, sebaiknya disebutkan alasan-alasan kenapa pekerja dimutasikan. "Kebijakan perusahaan menerbitkan surat mutasi kerja, juga harus mengacu pada peraturan perusahaan, perjanjian kerja dan perjanjian kerja bersama (PKB)," papar Mendefa.

"Kami berharap persoalan mutasi kerja karyawan PT SHBM ini, bisa mempertimbangkan ketentuan Pasal 32 undang-undang ketenagakerjaan. Karena sampai kini, kami belum melihat peraturan perusahaan PT. SHBM yang disahkan oleh Disnaker," pungkasnya.

Sementara, informasi diperoleh dari sejumlah karyawan PT SHBM menyebutkan, perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Bahar, Jambi tersebut, bukan bagian dari perusahaan PT. SHBM, melainkan perkebunan pribadi milik Direktur PT. SHBM.

Menyikapi persoalan ini, Asisten PT. SHBM yang sedang masa peralihan ke PT. KAS STA Group, Abdul Hadi Lubis, saat pertemuan monitoring bersama KC FSPMI Palas dan Disnaker Palas, pada Rabu (6/9/2017) minggu lalu menyatakan, pihaknya akan menyampaikan persoalan ini pada pimpinan perusahaan.

Editor: Sam

T#g:MutasiPalasSHBM
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Nov 2017 12:13

    CV PN Tiap Tahun Temuan BPK-RI, API: Penegak Hukum Harus Lakukan Pemeriksaan

    CV. Putra Nasution (PN) adalah salah satu dari 16 perusahaan kontraktor di Kabupaten Padang Lawas yang setiap tahun nyaris jadi temuan BPK-RI, namun setiap tahun pula mengerjakan paket proyek pembangu

  • Rabu, 22 Nov 2017 20:52

    Wabup Palas Serahkan Nota Pengantar KUA-PPAS APBD Palas 2018

    Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Wabup Palas) drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, menyerahkan dokumen nota pengantar rancangan kebijakan umum anggaran dan perioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPA

  • Rabu, 22 Nov 2017 16:22

    UMK Palas Tahun 2018 Ditetapkan Rp2.333.860

    Dewan Pengupahan Daerah Kabupaten Padang Lawas (Depeda Palas) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), telah menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) Palas tahun 2018 sebesar Rp2.333.860/bulan.Penetapan

  • Selasa, 21 Nov 2017 22:21

    Durian Batam Diminati Warga Barumun

    Musim buah durian kembali tiba di sejumlah daerah di Kabupaten Padang Lawas (Palas). Para petani buah durian lokal pun, semakin ramai menjajakan buah durianya untuk dijual kepada masyarakat di daerah

  • Rabu, 22 Nov 2017 05:02

    Wabup Palas Hadiri Konsultasi Publik RPJMD Palas

    Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas (Wabup Palas) drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu membuka kegiatan forum konsultasi publik, tentang rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (

  • Selasa, 21 Nov 2017 16:20

    KPU Palas Ingatkan Anggota PPK Se-Palas Taati Koridor Hukum

    Dalam rangka melaksanakan tahapan penyerahan syarat dukungan, verifikasi administrasi, verifikasi faktual dan rekapitulasi jumlah dukungan bagi bakal calon perseorangan pada pada pemilihan bupati dan

  • Selasa, 21 Nov 2017 13:40

    Pembangunan Masjid Agung Palas Kekurangan Volume Fisik

    Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas perlu dilakukan pengawasan yang lebih, pasalnya tahap awal pembangunan telah jadi temuan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan

  • Selasa, 21 Nov 2017 13:00

    Harga TBS Sawit Pengaruhi Penjualan Pupuk Non Subsidi

    Fluktuasi pada harga jual tandan buah segar (TBS) sawit di Kabupaten Padang Lawas (Palas),  sangat mempengaruhi fluktuasi penjualan pupuk non subsidi, herbisida dan alat pertanian lainnya. D

  • Selasa, 21 Nov 2017 06:31

    Penegak Hukum Diminta Periksa Kadis PU Palas

    Penegak Hukum di Sumatera Utara diminta memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas, pasalnya pejabat itu membenarkan sejumlah pembagunan proyek peningkatan jalan yang pengerjaannya d

  • Selasa, 21 Nov 2017 03:41

    Harga Jual Cabe di Palas Turun

    Tercatat sejak seminggu terakhir ini, harga jual komoditas cabe di Pusat Pasar tradisional di Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami penurunan.Pantauan wartawan di Pasar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak