Sabtu, 25 Nov 2017 07:04

Manajemen PT Grafindo Pusat Bingung, Persoalan Hak Karyawannya Belum Tuntas

Palas (UtamaNews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Rabu, 18 Okt 2017 17:28
Dibaca: 79 kali
Dok
Mara Kombang Hasibuan

Manajemen PT Grafindo Media Pratama kantor pusat di Bandung mengaku heran dan bingung, terkait belum tuntasnya persoalan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) karyawannya, atas nama Mara Kombang Hasibuan. 

Hal ini terungkap, saat wartawan menghubungi Ganjar Winahyu, Manajemen Aset PT. Grafindo kantor pusat di Bandung, via seluler, Rabu (18/10/2017). 

"Lho, saya pikir persoalannya (Mara Kombang-red), sudah selesai," ujarnya seolah terkejut. 

"Iya, persoalan Pak Mara Kombang Hasibuan terjadi pada saat saya menjabat sebagai Manajemen HRD. Tapi, saat ini, saya tidak lagi menjabat HRD. Dan, persoalan ini saya sampaikan ke Manajemen HRD, yang kini dijabat Pak Haris," katanya. 

"Saya akan mendorong ke Pak Haris, agar persoalan ini segera diselesaikan. Nanti saya infokan lagi ke yang menangani persoalan ini, agar segera diselesaikan, karena persoalan ini bukan lagi kewenangan saya," sebutnya. 

Sebelumnya, pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas), dalam waktu dekat akan melayangkan surat peringatan pertama, kepada manajemen perusahaan penerbitan buku terkemuka di Indonesia itu, karena dinilai manajemen PT. Grafindo lalai dalam menyelesaikan persoalan hubungan industrial dengan karyawannya.

"Kami menilai manajemen PT Grafindo Media Pratama lalai atau menganggap remeh, dalam hal persoalan proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PPHI) dengan karyawannya, atas nama Mara Kombang Hasibuan," ungkap Kabid Hubind Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri.

"Dalam surat kami terdahulu, dan kami yakini surat tersebut sudah diterima oleh manajemen PT Grafindo, baik di perwakilan Siantar, maupun yang ke kantor regional di Medan, sudah kami lampirkan mengenai persoalan PPHI yang terjadi, berdasarkan laporan serikat pekerja FSPMI Palas selaku penerima kuasanya," ungkapnya. 

Tapi, lanjutnya, sampai kini, pihaknya belum mendapatkan kompirmasi dari pihak manajemen PT Grafindo, apakah perusahaan tersebut memiliki itikad baik atau tidak dalam hal menyelesaikan persoalan PPHI tersebut.

"Kami mengimbau agar manajemen PT Grafindo Media Pratama, dapat segera menyelesaikan persoalan PPHI dengan karyawannya ini. Tentunya, proses penyelesaiannya tetap merujuk pada aturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku," tegasnya.

Editor: Budi

T#g:FSPMIGrafindo
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 15:12

    DPP FSPMI Lakukan Penguatan Buruh di Tabagsel-Labuhanbatu

    Bertujuan meningkatkan harkat martabat dan kesejahteraan kaum buruh yang tersebar di daerah Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan, meliputi 5 daerah kabupaten/kota dan para buruh yang tersebar di Kabupate

  • Rabu, 15 Nov 2017 14:35

    Kinerja UPT Wasnaker Wilayah 7 di Sibolga Dinilai Mandul

    Kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut c/q UPT. Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) wilayah 7 yang berkantor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga, dinilai mandul dalam melakukan tindaka

  • Selasa, 14 Nov 2017 14:44

    FSPMI Minta Pemkab Palas Segera Tetapkan UMK 2018

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta Pemkab Palas melalui Disnaker setempat agar segera menetapkan besaran upah minimum kab

  • Senin, 06 Nov 2017 16:56

    Disnaker Palas Tripartit Nasib Karyawan PT. SHBM

    Terkait peralihan aset perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT. Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM), berlokasi di Desa Siali-ali, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang dibel

  • Jumat, 27 Okt 2017 16:57

    Diberhentikan Bekerja Sepihak, Karyawan PT KAS/PT SHBM Spontan Mogok

    Diduga karena salah seorang karyawan diberhentikan bekerja secara sepihak oleh manajemen PT Karya Agung Sawit (PT. KAS) STA Group, yang masih masa peralihan aset dari perusahaan PT Sumber Huta Baru Ma

  • Senin, 23 Okt 2017 15:13

    PT. KAS Dinilai Terlantarkan Karyawan PT. SHBM

    Terkait peralihan aset perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM) berlokasi di Desa Siali-ali, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang sejak awal b

  • Minggu, 22 Okt 2017 11:32

    Sahuti Persoalan Buruh Perkebunan, FSPMI Sumut Konsolidasi Buruh Tabagsel

    Bertujuan untuk menyahuti aspirasi dan menampung persoalan-persoalan perburuhan perkebunan kelapa sawit di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Sumut lakukan k

  • Jumat, 13 Okt 2017 21:43

    Dinilai Lalaikan Hak Karyawannya, Disnaker Palas Peringati PT. Grafindo

    Menindaklanjuti surat dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas), nomor : 560/524/2017, tanggal 20 September 2017, Perihal penyelesaian permasalahan Sdr. Mara Kombang Hasibuan, te

  • Senin, 09 Okt 2017 18:39

    Nasib Karyawannya Terkatung-katung, PT. Grafindo Dituding Tidak Manusiawi

    Manajemen PT Grafindo Media Pratama, salah satu perusahaan penerbitan ternama di Indonesia dituding tidak manusiawi. Pasalnya, hingga kini, nasib satu karyawannya bernama Mara Kombang Hasibuan, yang d

  • Sabtu, 07 Okt 2017 15:27

    FSPMI Sumut Gelar Aksi Peringati Hari Kerja Layak Sedunia

    Meski diguyur hujan, semangat seratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara tidak luntur, dan tetap menggelar aksi di Bundaran SIB, Jalan Gatot S

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak