Senin, 18 Jun 2018 05:18
Iklan Paslon Paluta

Koperasi PT. Smart, Tbk Padang Halaban Tak Bayar Hak Pensiun Karyawan

Labura (utamanews.com)
Oleh: Junos P.
Kamis, 10 Mei 2018 20:20
Junos P
Iskandar Sitorus
Selamat Puasa Paluta
Mei 2018, Iskandar Sianturi kembali merasa kecewa kepada PT. Smart, Tbk Padang Halaban dengan alasan bahwa 5 bulan semenjak terhitung berstatus sebagai karyawan pensiunan, dirinya tidak mendapatkan haknya sebagai anggota koperasi. 

Kepada UTAMANEWS.COM, Iskandar menjelaskan bahwa selama menjadi anggota koperasi simpan pinjam, ia memenuhi kewajiban dengan cara pemotongan gaji sebesar Rp175.000 perbulan. "Saat ini di masa pensiun mengapa dipersulit untuk menikmati hasil pensiun," tuturnya, Kamis (10/5).

Sementara Surya Dayan, SH., selaku aktifis hukum menyatakan bahwa dalam kurun waktu belakangan ini, masyarakat Aek Kuo sudah gerah melihat PT. Smart, TBK Padang Halaban. "Bukan hanya karena kasus Opung Sianturi, tapi juga melihat kasus-kasus sebelumnya seperti pemukulan anak di bawah umur," ujarnya. 

"Pernah juga terjadi aksi demonstrasi masyarakat kepada management tapi semua seolah tak tersentuh hukum. PT. Smart, Tbk Padang Halaban merasa seperti di atas angin. Jika terus begini tunggu saja waktunya masyarakat muak dengan tingkah orang-orang yang ada di situ," tambah Surya Dayan,  SH.

Editor: Boraspati

T#g:aniayaPensiun
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Jun 2018 17:43

    Pria Berkaos Perbakin Pelaku Pemukulan Viral di Medsos, Ditangkap Polisi

    Polisi mengamankan dua orang terduga pelaku kasus penganiayaan di jalan Nibung Raya, Petisah Minggu (10/6/2018) lalu. Dimana pada aksi kebrutalan tersebut, tindakan pelaku pria berkaos Perbakin, sempa

  • Sabtu, 09 Jun 2018 17:29

    Dipicu Harta Warisan, Abang Bacok Adik Kandung

    Brexson Sitorus (39) warga jalan Air bersih, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, bersimbah darah, setelah dibacok abang kandungnya sendiri BS, saat berada di rumah orang tuanya yang ber

  • Minggu, 20 Mei 2018 23:00

    Diduga Stress Anak Kandung Tega Habisi Nyawa Ayahnya

    Sabar Sianturi (65) warga Dusun Kampung Bandung Desa Mandala Sena, Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labusel, diduga tewas di tangan RS (40) yang merupakan anak kandung korban.Menurut penuturan tetangg

  • Kamis, 12 Apr 2018 14:02

    Anak Berstatus Pelajar Babak Belur Dihajar Satpam Kebun PT. Smart Tbk Padang Halaban

    Lokasi Perkebunan PT. Smart,Tbk Padang Halaban yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat Kecamatan Aek Kuo menjadikan perkebunan ini rawan akan potensi pencurian. Seperti yang terjadi pada Rabu (11/

  • Sabtu, 07 Apr 2018 06:47

    Gara-gara Uang Rp4000 untuk Air Isi Ulang, Boru Lubis Kritis Ditikam

    Faktor ekonomi kerap menjadi pemicu tindak pidana. Hal ini kembali dialami oleh Miwarti Lubis (48), yang menjadi korban penikaman suaminya sendiri, Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Ke

  • Senin, 02 Apr 2018 11:21

    Ketua Panwascam Susua Nias Selatan Dilempar Batu

    Ketua Panwascam Susua yang bernama Fauduli Laia dilempar batu oleh orang tak dikenal saat mengendarai sepeda motornya, di daerah Susua, antara desa Hilimbowo dan Hilidanayao, pada Selasa (27/3) sore.I

  • Kamis, 08 Mar 2018 08:28

    Go-Jek Medan Tolak Konfirmasi Wartawan Terkait Pemukulan Terhadap Konsumen

    Pihak manajemen aplikasi jasa angkutan online Go-Jek menolak memberi klarifikasi pasca kejadian pengroyokan para sopir terhadap pimpinan redaksi media cetak di Medan pada Selasa (6/3).Beberapa jurnali

  • Rabu, 07 Mar 2018 06:57

    Dituduh order fiktif, 20-an Driver Go-Car aniaya Pemred Koran terbitan Medan

    Pimpinan Redaksi Harian Orbit Teuku Yudhistira menjadi bulan-bulanan sopir taksi online (taksol) Go-Car, Selasa (6/3). Yudhistira dikeroyok di Brastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.&nb

  • Kamis, 01 Mar 2018 18:21

    Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar SMA, Kasatreskrim: Belum Cukup Alat Bukti

    AKP A. Tarigan, Kasatreskrim Polres Nias Selatan (Nisel), mengaku pihaknya belum memiliki alat bukti yang cukup untuk melanjutkan penyelidikan dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oknum guru NH terha

  • Kamis, 01 Mar 2018 05:21

    Oknum Guru SMA di Nias Diduga Lakukan Kekerasan Pada Siswa

    Kasus kekerasan terhadap murid kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Kali ini terjadi di SMA Negeri 1 Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Oknum guru berinisial NH diduga melaku

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak